STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN

JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan pendokumentasian informed consent pada kasus bedah di UGD RSUD Dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan deskriptif analitis. Responden terdiri dari 3 dokter dan 18 pasien bedah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan informed consent telah sesuai prosedur, namun masih terdapat beberapa hambatan seperti komunikasi yang tidak efektif, kurangnya sosialisasi, keterbatasan SDM, serta ketidaktahuan dan ketidakpedulian pasien.

Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas telah sesuai dengan Permenkes No.290/2008, namun masih ditemui hambatan berupa komunikasi yang tidak efektif, minimnya sosialisasi, keterbatasan SDM, serta kurangnya kesadaran pasien.Hambatan tersebut perlu diatasi agar pelaksanaan informed consent dapat lebih optimal dan melindungi hak pasien serta dokter.

Bagaimana pengaruh pelatihan komunikasi medis berbasis budaya lokal terhadap keberhasilan pengisian informed consent di UGD? Apakah pendampingan relawan penerjemah lokal dapat menurunkan ketidaklengkapan formulir informed consent pada pasien dengan hambatan bahasa dan literasi? Studi intervensi berbasis aplikasi mobile yang berisi video edukatif informed consent dalam bahasa dayak dan bahasa indonesia sederhana dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarganya sehingga mendukung kepatuhan terhadap standar hukum kesehatan.

  1. #informed consent#informed consent
  2. #hak pasien#hak pasien
Read online
File size225.58 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-27T
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test