IOCSIOCS

Journal of Management Science (JMAS)Journal of Management Science (JMAS)

Untuk memperkuat disiplin tidak cukup hanya dengan ancaman, tetapi perlu seimbang dengan tingkat kesejahteraan yang memadai. Meskipun demikian, disiplin tidak hanya ditentukan oleh faktor kesejahteraan, tetapi masih banyak faktor lain yang juga memerlukan kebiasaan yang terus-menerus. Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan di PT. Bandar Sumatera Indonesia, masalah yang dihadapi dapat dirumuskan sebagai berikut: apa faktor yang mempengaruhi efektivitas dan efisiensi kerja karyawan di PT. Bandar Sumatera Indonesia, sementara hipotesis masalah adalah sebagai berikut: faktor yang mempengaruhi efektivitas dan efisiensi kerja karyawan adalah disiplin. Disiplin merupakan kebutuhan mutlak bagi karyawan PT. Bandar Sumatra Indonesia.

Secara umum, sistem motivasi, pendidikan dan pelatihan, sistem gaji dan insentif berjalan dengan baik.Hanya sistem penilaian kinerja karyawan yang masih perlu diperbaiki.Pelatihan karyawan dilakukan dalam beberapa elemen dan tahap, termasuk disiplin, karena disiplin adalah dasar untuk menciptakan karyawan berkualitas, jujur, bertanggung jawab, dan setia kepada atasan, serta antusias menjalankan tugas, baik dalam lingkungan pelayanan maupun di luar lembaga.Setiap pelanggaran disiplin diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.Sanksi bertujuan untuk mendidik karyawan dan menjadi contoh bagi karyawan lain yang belum melakukan pelanggaran.Faktor yang diterapkan oleh perusahaan dalam memengaruhi efektivitas kerja meliputi sistem motivasi, sistem pendidikan dan pelatihan, sistem gaji dan insentif, serta sistem pemberian insentif untuk mengevaluasi kinerja kerja dan promosi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan sumpah atau janji karyawan terhadap peningkatan disiplin kerja, karena dalam studi ini terlihat bahwa karyawan yang tidak mengambil sumpah cenderung kurang disiplin. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas kebijakan sanksi disiplin yang ada, terutama dalam konteks keadilan dan transparansi proses penegakannya, karena karyawan merasa tidak adil dengan sanksi yang diberikan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem pelatihan dan pengembangan karyawan yang lebih komprehensif, karena sistem pendidikan dan pelatihan saat ini belum mampu mencapai target efektivitas kerja yang diharapkan. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan solusi holistik untuk meningkatkan disiplin dan efisiensi kerja karyawan di perusahaan, sekaligus memperbaiki sistem manajemen sumber daya manusia secara keseluruhan.

  1. #sistem manajemen konten#sistem manajemen konten
  2. #sistem manajemen sumber#sistem manajemen sumber
Read online
File size141.65 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-24F
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test