SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL
Jurnal Pengabdian PenMaRimJurnal Pengabdian PenMaRimKorupsi merupakan permasalahan krusial yang menghambat pembangunan nasional dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam upaya pencegahannya, pendidikan menjadi instrumen strategis untuk membentuk karakter dan integritas generasi muda. bertujuan untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini melalui sistem pendidikan formal maupun nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses, tantangan, serta efektivitas sosialisasi kebijakan pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada sejumlah institusi pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun sosialisasi telah dilakukan melalui berbagai program seperti pelatihan guru, integrasi materi antikorupsi dalam kurikulum, dan kampanye publik, implementasi di lapangan masih menghadapi hambatan, seperti kurangnya pemahaman tenaga pendidik dan rendahnya partisipasi aktif peserta didik. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen yang lebih kuat dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, guna menciptakan budaya antikorupsi yang berkelanjutan.
Proses sosialisasi telah dilaksanakan melalui berbagai metode, namun pelaksanaannya belum merata dan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman pendidik serta kurangnya keterlibatan masyarakat.Meskipun demikian, sosialisasi ini sudah menunjukkan dampak positif dalam membangun kesadaran antikorupsi, tetapi perlu penguatan pelatihan, sumber daya, dan sinergi antar pemangku kepentingan agar dapat berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya nyata di lingkungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas model pelatihan guru dalam pendidikan anti korupsi berbasis kompetensi, untuk mengetahui metode pelatihan mana yang paling mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengajarkan nilai antikorupsi secara aktif dan kontekstual. Kedua, bisa dikembangkan studi mengenai peran keluarga dan komunitas lokal dalam memperkuat nilai antikorupsi di luar sekolah, dengan menguji bagaimana pendekatan partisipatif bersama orang tua dan tokoh masyarakat dapat menciptakan ekosistem pendidikan antikorupsi yang lebih holistik. Ketiga, perlu penelitian tindakan sekolah (school-based action research) yang menguji penerapan program antikorupsi berbasis proyek nyata, seperti pengelolaan dana kelas secara transparan atau kantin jujur, untuk melihat bagaimana praktik langsung dapat membentuk perilaku integritas siswa secara berkelanjutan. Ketiga ide ini saling melengkapi dengan saran dalam paper, terutama dalam memperkuat aspek pelatihan, keterlibatan masyarakat, dan implementasi nyata. Dengan menggabungkan pendekatan sistemik, partisipatif, dan praktik langsung, penelitian lanjutan dapat menghasilkan bukti empiris yang lebih kuat untuk mendukung kebijakan pendidikan anti korupsi yang lebih efektif dan relevan di berbagai konteks daerah di Indonesia.
| File size | 212.06 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perencanaan sarana dan prasarana di SMK N 2 Binjai merupakan tahapan awal dalam pengelolaan sarana dan prasarana diHasil penelitian mengungkapkan bahwa perencanaan sarana dan prasarana di SMK N 2 Binjai merupakan tahapan awal dalam pengelolaan sarana dan prasarana di
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Kegiatan ini juga memberikan manfaat signifikan bagi para guru dan pihak sekolah. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa KKN dan tenaga pendidik memperkuatKegiatan ini juga memberikan manfaat signifikan bagi para guru dan pihak sekolah. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa KKN dan tenaga pendidik memperkuat
IAIN SUIAIN SU Di Indonesia, tenaga pendidik semakin sering dikenai pertanggungjawaban pidana atas tindakan disiplin yang dilakukan dalam kewenangan pedagogis, terutamaDi Indonesia, tenaga pendidik semakin sering dikenai pertanggungjawaban pidana atas tindakan disiplin yang dilakukan dalam kewenangan pedagogis, terutama
UMMUBAUMMUBA Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya peserta didik yang kurang disiplin, belum konsisten menerapkan nilai religiusPermasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya peserta didik yang kurang disiplin, belum konsisten menerapkan nilai religius
UMMUBAUMMUBA Setelah disortir artikel-artikel yang dianalisis sebanyak 37 dengan ditemukan di 18 jurnal berbeda. Terdapat enam definisi mengenai WM, empat kaitannyaSetelah disortir artikel-artikel yang dianalisis sebanyak 37 dengan ditemukan di 18 jurnal berbeda. Terdapat enam definisi mengenai WM, empat kaitannya
UNDIKMAUNDIKMA Metode yang digunakan meliputi workshop, praktik langsung, serta evaluasi berbasis proyek untuk mengukur pemahaman dan keterampilan siswa. Hasil dari pengabdianMetode yang digunakan meliputi workshop, praktik langsung, serta evaluasi berbasis proyek untuk mengukur pemahaman dan keterampilan siswa. Hasil dari pengabdian
UNSERAUNSERA Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai pengelolaan sampah, pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, praktik pengolahan sampah organik menjadiMetode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai pengelolaan sampah, pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, praktik pengolahan sampah organik menjadi
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Universitas Padjadjaran bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan mengenai hak cipta, QR Code,Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Universitas Padjadjaran bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan mengenai hak cipta, QR Code,
Useful /
IAIN SUIAIN SU Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan sumber primer dari fiqh Hanafi dan teks Mutakallimin, yang dilengkapi denganMenggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan sumber primer dari fiqh Hanafi dan teks Mutakallimin, yang dilengkapi dengan
UNDIKMAUNDIKMA Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola wisata tentang budaya Jepang sebagai daya tarikTujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola wisata tentang budaya Jepang sebagai daya tarik
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Fitur-fitur interaktif, seperti suara penjelasan dan penghargaan, ditambah dengan desain tampilan yang ramah anak, diharapkan dapat meningkatkan minatFitur-fitur interaktif, seperti suara penjelasan dan penghargaan, ditambah dengan desain tampilan yang ramah anak, diharapkan dapat meningkatkan minat
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah SDLC (System Development Life Cycle) pada tahap perencanaan, analisis, perancangan, implementasi,Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah SDLC (System Development Life Cycle) pada tahap perencanaan, analisis, perancangan, implementasi,