STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI
JKBLJKBLKasus AIDS di Kabupaten Bandung Barat tercatat sebanyak 22 kasus pada usia 15-19 tahun dan 123 kasus pada usia 20-24 tahun. Pengetahuan siswa mengenai kejadian AIDS belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengetahuan siswa mengenai AIDS. Penelitian ini menggunakan rancangan survei deskriptif dengan sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan analisis univariat, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tertinggi pada kategori pengetahuan kurang didapatkan pada 43 (71,7%) responden, diikuti oleh pengetahuan kategori cukup sebesar 11 (18,3%), dan pengetahuan kategori baik sebesar 6 (10%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa profil pengetahuan siswa SMK mengenai AIDS sebagian besar kurang. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai AIDS melalui promosi kesehatan agar siswa dapat terhindar dari penyakit AIDS.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMK di Bandung Barat memiliki pengetahuan yang kurang mengenai AIDS.Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan informasi yang perlu diatasi.Peningkatan pengetahuan tentang AIDS sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini di kalangan remaja.Oleh karena itu, diperlukan intervensi promosi kesehatan yang efektif dan terarah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai AIDS.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pengetahuan siswa mengenai AIDS, seperti pengaruh lingkungan sosial, akses informasi, dan peran keluarga. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan model promosi kesehatan yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik remaja, dengan mempertimbangkan penggunaan media sosial dan pendekatan sebaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi efektivitas integrasi pendidikan seksualitas yang komprehensif dalam kurikulum sekolah, yang mencakup informasi tentang HIV/AIDS, pencegahan, dan penanganan stigma. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terukur untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa SMK, serta berkontribusi pada upaya pengendalian HIV/AIDS secara nasional.
| File size | 549.52 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTESAPOLTESA Permasaahan yang dialami oleh masyarakat Desa Suka Baru pada saat sekarang ini adalah air yang biasa digunakan masyarakat keruh dan berwarna kuning. TujuanPermasaahan yang dialami oleh masyarakat Desa Suka Baru pada saat sekarang ini adalah air yang biasa digunakan masyarakat keruh dan berwarna kuning. Tujuan
THAMRINTHAMRIN Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah koloni Escherichia coli pada media Nutrient Agar sebagai kontrol positif yaitu sebanyak 1,71x107 CFU/mL,Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah koloni Escherichia coli pada media Nutrient Agar sebagai kontrol positif yaitu sebanyak 1,71x107 CFU/mL,
THAMRINTHAMRIN Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi ibu hamil terhadap kualitas pelayanan obstetri dengan minat kunjungan ulang AntenatalTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi ibu hamil terhadap kualitas pelayanan obstetri dengan minat kunjungan ulang Antenatal
THAMRINTHAMRIN Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat mengenai metode rebozo khususnya ibu bersalin. Berdasarkan hasilDiharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat mengenai metode rebozo khususnya ibu bersalin. Berdasarkan hasil
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tingkat penggunaan media social terutama pada remaja sangat tinggi. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kebisaan mengonsumsi makan siap saji (fast food)Tingkat penggunaan media social terutama pada remaja sangat tinggi. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kebisaan mengonsumsi makan siap saji (fast food)
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Walking exercise adalah exercise yang aman, tidak menimbulkan efek samping, mudah, ekonomis, dapat dilakukan tanpa memerlukan pelatihan khusus. Tujuan:Walking exercise adalah exercise yang aman, tidak menimbulkan efek samping, mudah, ekonomis, dapat dilakukan tanpa memerlukan pelatihan khusus. Tujuan:
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Data pengetahuan gizi diperoleh dengan pengisian form kuesioner, data pola makan diperoleh dengan pengisian food frequency dan data status gizi diperolehData pengetahuan gizi diperoleh dengan pengisian form kuesioner, data pola makan diperoleh dengan pengisian food frequency dan data status gizi diperoleh
STIKES KESDAM UDAYANASTIKES KESDAM UDAYANA Metode: Pendidikan kesehatan daring selama 90 menit diberikan pada 22 peserta dengan menggunakan media power point dan video. Perbedaan tingkat pengetahuanMetode: Pendidikan kesehatan daring selama 90 menit diberikan pada 22 peserta dengan menggunakan media power point dan video. Perbedaan tingkat pengetahuan
Useful /
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatanH. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatan
STIMSUKMAMEDANSTIMSUKMAMEDAN Elleair International Trading Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini ditolak, terbukti dari nilai t hitung < t tabel (1,866 < 2,052).Elleair International Trading Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini ditolak, terbukti dari nilai t hitung < t tabel (1,866 < 2,052).
STIMSUKMAMEDANSTIMSUKMAMEDAN Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja Satpol PP Deli Serdang, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F hitung >Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja Satpol PP Deli Serdang, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai F hitung >
STIMSUKMAMEDANSTIMSUKMAMEDAN Secara simultan, variabel profesionalisme kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Artinya hipotesisSecara simultan, variabel profesionalisme kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Artinya hipotesis