UNTADUNTAD

Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)

Sebuah tutorial farmakokinetika dua kompartemen ekstravaskuler berbasis populasi dilakukan dengan pendekatan persamaan diferensial dan model efek campuran non linear. Pertama, disusun tingkat dari model dua kompartemen ekstravaskuler. Kemudian, persamaan diferensial dikembangkan model kovariat dan non-kovariat dengan paket nlmeODE dan nlme yang terpasang dalam perangkat lunak R. Model terbaik dipilih berdasarkan nilai AIC, BIC, dan LogLik. Sebuah model tanpa kovariat dipilih sebagai model terbaik. Model yang terpilih menunjukkan kesesuaian fungsi yang baik dengan data eksperimental dan plot residual model menunjukkan bahwa tidak terdapat satu pun asumsi yang dilanggar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa nlme dan nlmeODE mampu menghasilkan model prediktif farmakokinetika dua kompartemen berbasis populasi yang memadai untuk rute ekstravaskuler.

Pemodelan farmakokinetika berbasis populasi untuk rute ekstravaskuler dengan model dua kompartemen baik menggunakan paket nlme dan nlmeODE yang dibuat berdasarkan pada persamaan diferensial.Dengan demikian, paket nlme dan nlmeODE dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif perangkat lunak sumber terbuka dalam pengembangan model farmakokinetika dua kompartemen berbasis populasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi apakah pendekatan pemodelan nlmeODE dapat diterapkan pada rute pemberian obat lain seperti oral atau transdermal, serta membandingkan akurasi prediksi dengan perangkat lunak komersial lainnya; selanjutnya, penting untuk menyelidiki pengaruh variabel fisiologis seperti usia, berat badan, atau faktor genetik sebagai kovariat dalam model farmakokinetika populasi guna meningkatkan kemampuan prediktif dan menyesuaikan dosis secara individual; terakhir, pengembangan kerangka kerja Bayesian yang mengintegrasikan pengetahuan prior dengan nlmeODE dapat memperbaiki estimasi parameter pada dataset yang spars dan memungkinkan evaluasi ketidakpastian model secara lebih komprehensif.

  1. #streptococcus mutans#streptococcus mutans
  2. #asam lemak#asam lemak
Read online
File size377.64 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1Zf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test