UMPUMP
Proceedings Series on Social Sciences & HumanitiesProceedings Series on Social Sciences & HumanitiesPenelitian ini menggambarkan proses dan kendala penerapan program Independent Learning di Homeschooling Sigma Phineta Surakarta. Dengan metode kualitatif studi kasus, diperoleh data bahwa pembelajaran mandiri dilaksanakan melalui pemantauan jarak jauh via video call, buku teks, dan kuis daring. Kendala utama adalah jaringan internet tidak stabil, semangat peserta didik menurun, serta minimnya pengawasan orang tua. Hasilnya dapat dijadikan model bagi homeschooling lain.
Program Independent Learning di Homeschooling Sigma Phineta dilaksanakan secara daring melalui WhatsApp, Zoom, atau Google Meet dengan pendampingan tutor privat maupun orang tua.Evaluasi dilakukan via WhatsApp dan diakhiri home visit untuk memantau perkembangan.Meski dihadapkan pada kendala jaringan, penurun semangat, dan kurangnya pengawasan orang tua, program ini tetap efektif untuk anak yang butuh pembelajaran fleksibel dan personal.
Bagaimana jika penelitian berikutnya mengembangkan aplikasi pemantauan belajar mandiri berbasis AI yang otomatis memberikan notifikasi kepada orang tua saat anak menunjukkan penurunan semangat belajar? Selain itu, bisa pula diteliti penerapan modul Bahasa Indonesia berbasis game interaktif untuk menumbuhkan motivasi peserta didik program Independent Learning. Terakhir, menarik pula untuk mengeksplorasi pelatihan daring singkat bagi orang tua guna meningkatkan kemampuan mendampingi anak belajar mandiri di rumah, sehingga kendala pengawasan dapat teratasi tanpa menambah behatenaga tutor.
- DOI Name 10.37985 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 57z crossref email support... doi.org/10.37985DOI Name 10 37985 Values doi name values index type timestamp data hs serv 57z crossref email support doi 10 37985
- Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Program Independent Learning: Studi Kasus Homeschooling Sigma Phineta... conferenceproceedings.ump.ac.id/pssh/article/view/1313Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Program Independent Learning Studi Kasus Homeschooling Sigma Phineta conferenceproceedings ump ac pssh article view 1313
| File size | 273.55 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-1YP |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STTBISTTBI Hasil studi: 1) Roh Kudus adalah pribadi Allah Tritunggal, Ia aktif hadir sebagai subyek dan sebagai obyek yang dipelajari dalam pembelajaran PendidikanHasil studi: 1) Roh Kudus adalah pribadi Allah Tritunggal, Ia aktif hadir sebagai subyek dan sebagai obyek yang dipelajari dalam pembelajaran Pendidikan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hasil menunjukkan bahwa PAK efektif dalam membangun identitas peserta didik dengan mengajarkan iman, kasih, dan kebenaran Firman Tuhan, membantu merekaHasil menunjukkan bahwa PAK efektif dalam membangun identitas peserta didik dengan mengajarkan iman, kasih, dan kebenaran Firman Tuhan, membantu mereka
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Data dianalisis melalui pendekatan hermeneutik filosofis untuk menemukan sintesis antara iman Kristen dan nilai-nilai dialogis dalam pendidikan. TemuanData dianalisis melalui pendekatan hermeneutik filosofis untuk menemukan sintesis antara iman Kristen dan nilai-nilai dialogis dalam pendidikan. Temuan
STITALSTITAL Temuan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam konsistensi alokasi sumber daya pendidikan dan potensi ketidakmerataan akses pendidikan antar kecamatan.Temuan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam konsistensi alokasi sumber daya pendidikan dan potensi ketidakmerataan akses pendidikan antar kecamatan.
STITALSTITAL Dengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat, pserta didik danDengan menggukan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan datanya dengan menggunakan metode Observasi (Kondisi tempat, pserta didik dan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penerapan teknik coaching dalam supervisi membantu guru mengenali kelemahan mereka dan mengubahnya menjadi kekuatan, yang pada akhirnya menciptakan lingkunganPenerapan teknik coaching dalam supervisi membantu guru mengenali kelemahan mereka dan mengubahnya menjadi kekuatan, yang pada akhirnya menciptakan lingkungan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Hasil statistik tersebut menolak hipotesis nol dan menerima hipotesis alternatif, yang menyatakan adanya pengaruh positif media flipbook terhadap pencapaianHasil statistik tersebut menolak hipotesis nol dan menerima hipotesis alternatif, yang menyatakan adanya pengaruh positif media flipbook terhadap pencapaian
STTSIMPSONSTTSIMPSON Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 40 peserta yang terdiri dari staf, dosen, dan mahasiswa, serta observasi. Temuan penelitian menunjukkan tingkatData dikumpulkan melalui wawancara terhadap 40 peserta yang terdiri dari staf, dosen, dan mahasiswa, serta observasi. Temuan penelitian menunjukkan tingkat
Useful /
MACHUNGMACHUNG Penelitian ini menggunakan teori kritik seni Feldman yang mencakup empat tahap yakni deskripsi, analisis, interpretasi, dan evaluasi. Sebagai produk khasPenelitian ini menggunakan teori kritik seni Feldman yang mencakup empat tahap yakni deskripsi, analisis, interpretasi, dan evaluasi. Sebagai produk khas
MACHUNGMACHUNG Penelitian ini menyimpulkan bahwa cover Majalah Bobo edisi khusus tahun 2015 menggunakan ilustrasi digital dengan tokoh kelinci yang dipersonifikasikanPenelitian ini menyimpulkan bahwa cover Majalah Bobo edisi khusus tahun 2015 menggunakan ilustrasi digital dengan tokoh kelinci yang dipersonifikasikan
IPTRISAKTIIPTRISAKTI Hasil dianalisis secara tematik saling melengkapi. Klaster 1 menunjukkan dimensi interpretatif, interpersonal, dan manajerial sebagai atribut inti layananHasil dianalisis secara tematik saling melengkapi. Klaster 1 menunjukkan dimensi interpretatif, interpersonal, dan manajerial sebagai atribut inti layanan
UMPUMP Kurikulum Merdeka memberikan Capaian Pembelajaran tiap-tiap fase (A-F) untuk masing-masing elemen (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan,Kurikulum Merdeka memberikan Capaian Pembelajaran tiap-tiap fase (A-F) untuk masing-masing elemen (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan,