UNIKUUNIKU

Prosiding FahutanProsiding Fahutan

Objek wisata merupakan daya tarik bagi wisatawan yang dapat menimbulkan perasaan senang dan puas di suatu destinasi wisata tertentu. Persepsi pengunjung di suatu objek wisata diperlukan dalam rangka pengoptimalan manajemennya. Penelitian ini dilakukan di Objek wisata Gunung Masurai, yang berlokasi di Taman Nasional Kerinci Seblat. Lokasi ini memiliki daya tarik wisata yang beragam, di antaranya gunung, danau, air terjun, dan berbagai tumbuhan langka. Keindahan alam yang terdapat di Gunung Masurai perlu didukung dengan adanya kesiapan aksesibilitas dan infrastruktur yang dapat mempengaruhi peningkatan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengunjung terhadap objek daya tarik wisata Gunung Masurai sehingga dapat dikembangkan menjadi objek potensial dalam menunjang kepuasan pengunjung. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 45 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini mayoritas laki-laki (85%) dengan rentang usia 15-25 tahun (98%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan persepsi pengunjung, objek daya tarik wisata di lokasi penelitian adalah lokasi dengan objek wisata yang menarik. Selain itu, responden berpendapat bahwa objek wisata ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pengunjung, terutama pengunjung pelajar atau mahasiswa. Selain itu, aksesibilitas dan infrastruktur di wisata Gunung Masurai sudah dianggap mendukung, namun tetap harus dilakukan pengawasan oleh pengelola agar tetap dalam kondisi baik.

Pengunjung wisata Gunung Masurai sebagian besar adalah laki-laki (80%) berusia 15-25 tahun (98%).Persepsi pengunjung menyatakan bahwa objek daya tarik wisata Gunung Masurai sangat menarik dan berpotensi sebagai media pembelajaran, terutama bagi pelajar dan mahasiswa.Aksesibilitas, fasilitas, dan infrastruktur di lokasi telah dianggap memadai, namun memerlukan pengawasan berkelanjutan oleh pengelola untuk menjaga kualitasnya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pemanfaatan tumbuhan langka di Gunung Masurai sebagai objek edukasi lingkungan yang sistematis bagi pelajar dan mahasiswa, dengan merancang modul pembelajaran berbasis lapangan yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Selain itu, perlu diteliti pengaruh peningkatan aksesibilitas dan infrastruktur digital—seperti jaringan komunikasi dan listrik yang stabil—terhadap keputusan wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung, mengingat sebagian besar pengunjung saat ini berasal dari lokal. Terakhir, studi dapat dikembangkan untuk memahami dinamika persepsi perempuan terhadap rintangan pendakian di Gunung Masurai, agar pengelola dapat merancang jalur atau fasilitas yang lebih inklusif, sehingga meningkatkan partisipasi perempuan dalam wisata alam dan memperluas basis pengunjung secara berkelanjutan.

  1. #daya tarik wisata#daya tarik wisata
  2. #modul pembelajaran#modul pembelajaran
Read online
File size421.24 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-Xh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test