ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA

Wallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & AkuntansiWallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) di PT DOLOROSA Merauke, dengan fokus pada prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan prinsip transparansi melalui pelaporan keuangan rutin kepada pemegang saham dan keterbukaan informasi internal, meskipun belum tersedia akses informasi secara publik. Sementara itu, prinsip akuntabilitas dijalankan melalui struktur organisasi yang jelas, sistem pelaporan triwulan, serta audit keuangan oleh Kantor Akuntan Publik. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan dalam penyampaian informasi publik dan tantangan dalam mempertahankan efisiensi ditengah keterbatasan sumber daya.

PT DOLOROSA Merauke telah menunjukkan upaya positif dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance, terutama dalam transparansi internal dan akuntabilitas melalui audit keuangan eksternal.Namun, implementasi tersebut masih terbatas akibat kurangnya infrastruktur informasi publik, sistem evaluasi kinerja yang tidak terukur, serta budaya organisasi yang informal.Untuk menjadikan GCG sebagai budaya kerja yang berkelanjutan, diperlukan penguatan sistem, pelatihan rutin, dan penyesuaian dengan budaya lokal yang mendukung profesionalisme.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana membangun sistem transparansi digital yang efektif bagi perusahaan keluarga di daerah terpencil, dengan fokus pada pengembangan website dan media sosial yang mampu menyediakan laporan keuangan dan proyek secara berkala, serta menilai dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat dan kredibilitas bisnis. Kedua, penting untuk mengkaji pembuatan sistem evaluasi kinerja berbasis indikator kinerja utama (KPI) yang disesuaikan dengan struktur organisasi kecil dan budaya kekeluargaan, termasuk bagaimana merancang mekanisme evaluasi yang objektif tanpa mengganggu hubungan kerja yang harmonis. Ketiga, perlu dikembangkan model pelatihan GCG berkelanjutan yang bisa diakses secara daring dan luring, dengan materi yang mencakup etika bisnis, pelaporan keuangan, dan tata kelola, serta diteliti efektivitasnya dalam meningkatkan literasi manajemen dan perubahan budaya organisasi di perusahaan lokal yang sumber dayanya terbatas. Penelitian-penelitian ini akan saling melengkapi dalam membangun tata kelola perusahaan yang kuat, transparan, dan adaptif terhadap konteks lokal.

  1. #pelayanan publik#pelayanan publik
  2. #efisiensi biaya#efisiensi biaya
Read online
File size312.85 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1Wq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test