POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG

Nursing ArtsNursing Arts

Penyakit bronkitis saat ini diderita oleh sekitar 64 juta orang di dunia. Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap penyakit ini meliputi perilaku merokok dan paparan polusi udara. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan merokok dan paparan polusi dengan penyakit bronkhitis di RSUD Kabupaten Sorong. Metode penelitian menggunakan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 144 pasien yang berobat ke Poliklinik RSUD Kabupaten Sorong. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square dan Uji Fisher. Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan antara merokok dengan penyakit bronkhitis di RSUD Kabupaten Sorong Tahun 2022 dengan nilai P value = 0,00 atau < nilai α = 0,05. Sedangkan, tidak ada hubungan antara paparan polusi dengan penyakit bronkhitis di RSUD Kabupaten Sorong Tahun 2022 dengan nilai P value = 0,728 atau > nilai α = 0,05. Disarankan untuk meningkatkan edukasi mengenai bahaya merokok dan menyediakan layanan konseling berhenti merokok di Rumah Sakit.

Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara merokok dengan kejadian bronkhitis, sementara paparan polusi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan edukasi tentang bahaya merokok serta menyediakan layanan konseling berhenti merokok di fasilitas pelayanan kesehatan.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki pengaruh polusi udara secara mendalam, sementara penerapan kebijakan kawasan bebas rokok dan kolaborasi lintas sektor perlu diperkuat sebagai upaya pencegahan dan penanganan yang komprehensif.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengapa studi ini tidak menemukan hubungan signifikan antara paparan polusi dan bronkitis, dengan merancang penelitian yang menggunakan metode pengukuran paparan yang lebih objektif, seperti alat pemantau kualitas udara pribadi atau analisis data polusi dari satelit untuk wilayah tempat tinggal responden. Arah studi lain yang perlu diteliti adalah apakah pola hubungan antara merokok dan bronkitis yang sangat kuat ini akan konsisten jika dilakukan di lokasi dengan karakteristik berbeda, misalnya di kota besar dengan tingkat polusi kendaraan yang jauh lebih tinggi atau di daerah pedesaan dengan sumber polusi utama berupa asap dapur, untuk melihat pengaruh konteks lokal. Terakhir, bukan hanya menerapkan, tetapi kita perlu meneliti efektivitas intervensi yang diusulkan, misalnya dengan mengajukan pertanyaan penelitian: seberapa besar penurunan angka kejadian bronkitis akut di komunitas setelah diterapkannya program edukasi berhenti merokok intensif di puskesmas, atau bagaimana dampak kebijakan kawasan bebas rokok di fasilitas publik terhadap paparan asap rokok pasif di kalangan non-perokok. Pendekatan ini akan memberikan bukti konkret bahwa langkah-langkah pencegahan yang diambil benar-benar berhasil di lapangan.

  1. #kualitas tidur#kualitas tidur
  2. #perilaku masyarakat#perilaku masyarakat
Read online
File size673.68 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1Vl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test