POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG
Nursing ArtsNursing ArtsPengetahuan ibu tentang imunisasi sangat penting agar dapat tanggap menghadapi efek samping dan memastikan kelengkapan imunisasi anak. Petugas kesehatan diharapkan terus memberikan edukasi dengan metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang imunisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Kaimana. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Experimental one group pretest-postest. Sampel berjumlah 32 responden. Alat ukur dengan menggunakan kuesioner pengetahuan. Analisa statistik dengan uji T test. Hasil analisis uji T hitung didapatkan 12,206 dengan P value 0,000< alpha 0,05. Disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah efektif terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Kaimana.
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebelum diberikan intervensi pendidikan kesehatan.Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan menjadi baik.Berdasarkan uji paired T-test dengan nilai p value 0,000 (p<0,005), dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah efektif terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang imunisasi dasar lengkap.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode ceramah dengan metode lain seperti diskusi kelompok atau demonstrasi dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang imunisasi. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah geografis dan latar belakang sosial ekonomi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif. Terakhir, penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku orang tua dalam memberikan imunisasi lengkap kepada anak mereka, seperti kepercayaan budaya, akses terhadap layanan kesehatan, dan dukungan sosial dari keluarga dan masyarakat. Penelitian ini penting untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang lebih komprehensif dan efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki angka cakupan yang rendah.
| File size | 505.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Dehidrasi dapat terjadi tanpa gejala dan jika berlanjut dapat menimbulkan gangguan kognitif, delirium/koma bahkan kematian. Hidrasi yang adekuat sangatDehidrasi dapat terjadi tanpa gejala dan jika berlanjut dapat menimbulkan gangguan kognitif, delirium/koma bahkan kematian. Hidrasi yang adekuat sangat
HTPHTP Artinya, semakin tinggi gejala depresi yang dialami lansia, maka semakin rendah fungsi kognitifnya. Temuan ini menunjukkan adanya asosiasi antara kondisiArtinya, semakin tinggi gejala depresi yang dialami lansia, maka semakin rendah fungsi kognitifnya. Temuan ini menunjukkan adanya asosiasi antara kondisi
MARANATHAMARANATHA Uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p=0,018, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam waktu antar kelompok. Hasil uji post hoc menunjukkanUji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p=0,018, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam waktu antar kelompok. Hasil uji post hoc menunjukkan
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Perawatan keperawatan yang komprehensif sangat penting dalam mengatasi gangguan kognitif, masalah komunikasi, dan masalah keamanan fisik pada lansia denganPerawatan keperawatan yang komprehensif sangat penting dalam mengatasi gangguan kognitif, masalah komunikasi, dan masalah keamanan fisik pada lansia dengan
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis uji statistik dengan Uji Wilcoxon, diperoleh nilai signifikansi 0. 000 (p < 0. 05). DapatAnalisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis uji statistik dengan Uji Wilcoxon, diperoleh nilai signifikansi 0. 000 (p < 0. 05). Dapat
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG 4%) dibandingkan dengan sumber informasi dari Orang Tua, TV dan radio cenderung rendah. Dapat disimpulkan bahwa remaja mengakses informasi tentang HIV/AIDS4%) dibandingkan dengan sumber informasi dari Orang Tua, TV dan radio cenderung rendah. Dapat disimpulkan bahwa remaja mengakses informasi tentang HIV/AIDS
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasienJenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Walking exercise dapat dilakukan 2 – 3 kali seminggu dengan durasi 15 – 30 menit yang mampu menurunkan tekanan darah. Kelebihan walking exercise memilikiWalking exercise dapat dilakukan 2 – 3 kali seminggu dengan durasi 15 – 30 menit yang mampu menurunkan tekanan darah. Kelebihan walking exercise memiliki
Useful /
MARANATHAMARANATHA Pasien kanker payudara di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru paling banyak berusia antara 41‑50 tahun, dengan status belum menopause, dan terdapat 48,32 %Pasien kanker payudara di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru paling banyak berusia antara 41‑50 tahun, dengan status belum menopause, dan terdapat 48,32 %
MARANATHAMARANATHA Simpulan laporan kasus ini, ekstraksi benda asing berhasil dilakukan dengan pendekatan endoskopi dan temuan sebuah peluru berukuran 1 x 0,8 x 0,8 cm tanpaSimpulan laporan kasus ini, ekstraksi benda asing berhasil dilakukan dengan pendekatan endoskopi dan temuan sebuah peluru berukuran 1 x 0,8 x 0,8 cm tanpa
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Remaja yang memiliki ketahanan yang baik dapat mengelola stres dengan lebih sehat, dan sebaliknya, keterampilan koping yang adaptif dapat meningkatkanRemaja yang memiliki ketahanan yang baik dapat mengelola stres dengan lebih sehat, dan sebaliknya, keterampilan koping yang adaptif dapat meningkatkan
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses strategi komunikasi pimpinan terhadap pegawai dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi selama prosesTujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses strategi komunikasi pimpinan terhadap pegawai dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi selama proses