POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG
Nursing ArtsNursing ArtsPerilaku bullying sangat rentan terjadi pada remaja. Tingginya angka kejadian bullying pada remaja memberikan dampak negatif bagi remaja seperti gangguan konsentrasi belajar, penurunan prestasi akademik, harga diri rendah, depresi, bahkan sampai keinginan remaja untuk bunuh diri. Namun, penelitian tentang bullying di kalangan remaja di kota Kupang masih langka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi koping terhadap ketahanan mental pada remaja korban bullying di SMP Negeri 3 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 128 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner The Brief COPE untuk mengukur strategi koping dan The Brief Resilience Scale untuk ketahanan mental. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa strategi koping memiliki pengaruh positif signifikan terhadap ketahanan mental (p=0,002) dengan kontribusi sebesar 7,40%. Mayoritas responden menggunakan strategi koping maladaptif (75,80%) dan memiliki ketahanan mental dalam kategori netral (66,40%). Dapat disimpulkan bahwa strategi koping yang adaptif terbukti memiliki kontribusi positif terhadap ketahanan mental remaja korban bullying.
Penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan mental dan keterampilan koping yang efektif saling terkait.Remaja yang memiliki ketahanan yang baik dapat mengelola stres dengan lebih sehat, dan sebaliknya, keterampilan koping yang adaptif dapat meningkatkan ketahanan mental mereka.Oleh karena itu, program intervensi yang lebih spesifik, seperti pelatihan keterampilan koping atau penguatan ketahanan mental sangat diperlukan untuk mengurangi dampak perundungan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi pemilihan strategi koping maladaptif oleh remaja korban bullying, seperti peran dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif remaja korban bullying dalam menggunakan strategi koping, serta dampaknya terhadap proses pemulihan mereka. Ketiga, pengembangan dan evaluasi program intervensi berbasis sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan koping adaptif dan ketahanan mental pada remaja, khususnya yang berisiko menjadi korban bullying, perlu dilakukan. Program ini dapat mencakup pelatihan keterampilan sosial, teknik relaksasi, dan strategi pemecahan masalah, serta melibatkan peran aktif dari guru, orang tua, dan konselor sekolah. Penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika bullying dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja, serta menghasilkan intervensi yang lebih efektif untuk mencegah dan mengatasi masalah ini.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.128.2.330APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 128 2 330
- Strategi Coping: Teori Dan Sumberdayanya | JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa. strategi coping teori... doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.12Strategi Coping Teori Dan Sumberdayanya JURKAM Jurnal Konseling Andi Matappa strategi coping teori doi 10 31100 jurkam v1i2 12
| File size | 484.58 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LENTERANUSALENTERANUSA Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswi setelah penyuluhan, dengan rata-rata skor awal 55,25 meningkat menjadiHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswi setelah penyuluhan, dengan rata-rata skor awal 55,25 meningkat menjadi
LENTERANUSALENTERANUSA Kegiatan ini menjadi bentuk inovatif dalam menghubungkan kesiapan akademik mahasiswa dengan kebutuhan dunia industri, sekaligus memberikan model pembinaanKegiatan ini menjadi bentuk inovatif dalam menghubungkan kesiapan akademik mahasiswa dengan kebutuhan dunia industri, sekaligus memberikan model pembinaan
UMBJMUMBJM Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini bersifat deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Data sekunder diperoleh dari dokumentasiMargono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini bersifat deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Simpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil temuanSimpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil temuan
STIKESCOLUMBIASIAMDNSTIKESCOLUMBIASIAMDN Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Desa Molompar Dua Utara. Tidak terdapatTerdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Desa Molompar Dua Utara. Tidak terdapat
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Desain penelitian yaitu analisis deskriptif, dengan menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple randomDesain penelitian yaitu analisis deskriptif, dengan menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple random
DINIYAHDINIYAH Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan mengungkap fakta-fakta secara mendalam melalui kajian literatur yang relevan. KeberadaanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan mengungkap fakta-fakta secara mendalam melalui kajian literatur yang relevan. Keberadaan
DINIYAHDINIYAH Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui perpanjangan masa penelitian dan ketelitianPengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui perpanjangan masa penelitian dan ketelitian
Useful /
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Berdasarkan Studi pendahuluan di Puskesmas Anuntodea Tipo menunjukkan bahwa dari 5 orang tua yang diwawancarai, 3 tidak mengetahui penyakit pneumonia,Berdasarkan Studi pendahuluan di Puskesmas Anuntodea Tipo menunjukkan bahwa dari 5 orang tua yang diwawancarai, 3 tidak mengetahui penyakit pneumonia,
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Salah satu proses evaluasi kesiapan praktik klinik mahasiswa adalah melalui ujian OSCE. Ujian OSCE sering memicu kecemasan yang berdampak pada kualitasSalah satu proses evaluasi kesiapan praktik klinik mahasiswa adalah melalui ujian OSCE. Ujian OSCE sering memicu kecemasan yang berdampak pada kualitas
GLOBALGLOBAL Selain itu, sistem pakar tersebut memberikan cara yang lebih efisien bagi pengguna untuk mengetahui dan mendiagnosa penyakit kulit secara dini. DenganSelain itu, sistem pakar tersebut memberikan cara yang lebih efisien bagi pengguna untuk mengetahui dan mendiagnosa penyakit kulit secara dini. Dengan
GLOBALGLOBAL Abstrak— Dalam era globalisasi, sistem informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat. PT Aneka Paperindo Sejahtera sangat membutuhkan teknologi informasiAbstrak— Dalam era globalisasi, sistem informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat. PT Aneka Paperindo Sejahtera sangat membutuhkan teknologi informasi