KALBISKALBIS

KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan KomunikasiKALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi digital dan dimensi-dimensinya—teknis, kognitif, dan sosial-emosional—terhadap kesadaran kejahatan siber di kalangan mahasiswa, dengan perbandingan antara Generasi Y dan Generasi Z. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 108 responden melalui kuesioner daring menggunakan purposive sampling. Analisis regresi menunjukkan bahwa semua dimensi literasi digital secara signifikan memengaruhi kesadaran kejahatan siber, dengan dimensi teknis memiliki dampak paling substansial. Perbandingan antar generasi menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Generasi Z, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Generasi Y. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengadopsi pendekatan multidimensi dan responsif terhadap generasi untuk mengembangkan literasi digital dan meningkatkan kesadaran keamanan siber.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital—yang mencakup dimensi teknis, kognitif, dan sosial-emosional—berpengaruh signifikan terhadap kesadaran kejahatan siber, terutama pada Generasi Z.Dimensi teknis menunjukkan pengaruh paling kuat, diikuti oleh dimensi kognitif dan sosial-emosional.Namun, literasi digital tidak berdampak signifikan terhadap Generasi Y, yang menunjukkan perbedaan respons berdasarkan latar belakang generasi.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji perkembangan literasi digital secara longitudinal untuk melihat bagaimana keterampilan digital dan kesadaran keamanan siber berubah seiring waktu pada individu dari Generasi Y dan Z. Kedua, diperlukan studi komparatif yang lebih luas melibatkan populasi di luar mahasiswa, seperti pekerja informal atau masyarakat pedesaan, untuk mengevaluasi apakah temuan tentang pengaruh literasi digital terhadap kesadaran kejahatan siber berlaku secara umum. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh kepercayaan digital (digital confidence) dan kebiasaan daring terhadap respons terhadap ancaman siber, untuk memahami faktor non-kognitif yang mungkin memengaruhi efektivitas literasi digital dalam konteks nyata. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang program literasi digital yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis bukti. Dengan pendekatan longitudinal, kita bisa melihat efektivitas intervensi pendidikan digital dari waktu ke waktu. Melibatkan kelompok masyarakat yang lebih beragam akan memperkaya temuan dan meningkatkan relevansi kebijakan. Memahami variabel seperti kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi juga penting karena bisa menjelaskan mengapa individu dengan kemampuan literasi tinggi tetap rentan terhadap serangan siber. Gabungan ketiga arah penelitian ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang dinamika literasi digital dan kesadaran siber di Indonesia.

  1. 0. pdf obj endobj kids type pages count fields parent annots resources contents page mediabox filter... doi.org/10.5121/ijnsa.2023.152030 pdf obj endobj kids type pages count fields parent annots resources contents page mediabox filter doi 10 5121 ijnsa 2023 15203
  1. #pasar global#pasar global
  2. #inovasi pemasaran#inovasi pemasaran
Read online
File size290.58 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1UA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test