IPBIPB

Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan)Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan)

Penelitian ini bertujuan mengkaji apakah Dana Desa (DD) yang sudah berjalan hampir satu dekade sejak awal diberlakukannya pada tahun 2015 telah mampu menurunkan ketimpangan desa-kota di Indonesia. Mengingat, selain menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan nasional, penurunan ketimpangan juga menjadi salah satu agenda dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan terdiri dari dua tahap analisis utama. Pertama, dilakukan paired sample t-test untuk menguji bagaimana tingkat ketimpangan desa-kota di Indonesia sebelum (Pre) dan setelah (Post) Dana Desa. Kedua, penulis melakukan analisis dampak Dana Desa terhadap ketimpangan desa-kota melalui linear regression test. Hasil menunjukan bahwa terdapat penurunan ketimpangan desa-kota sebesar 0.0335 sampai 0.0462 setelah dilakukan pengujian pada data Pre-DD dan Post-DD. Sementara melalui penggunaan data panel tingkat provinsi tahun 2016 sampai 2023 ditemukan bahwa terjadinya penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia dipengaruhi oleh kebijakan Dana Desa. Dalam kata lain, Dana Desa sebagai salah satu kebijakan insentif finansial untuk pembangunan desa memberikan dampak terhadap penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia, meskipun pengaruh yang diberikan masih sangat terbatas.

Penelitian ini bertujuan melakukan studi untuk menguji dampak Dana Desa terhadap upaya penurunan ketimpangan desa-kota.Hasil menunjukan bahwa ketimpangan desa-kota menurun sebesar 0.0462 setelah dilakukannya implementasi kebijakan insentif finansial untuk pembangunan desa melalui Dana Desa.Adapun melalui uji dampak, diketahui bahwa Dana Desa memberikan dampak terhadap penurunan ketimpangan-desa kota di Indonesia.Tentunya program yang berjalan selama sembilan tahun atau hampir satu dekade ini, setidaknya selain mampu menjawab salah satu agenda pembangunan nasional untuk menurunkan kesenjangan pembangunan juga turut serta dalam pencapaian salah satu dari 17 SDGs, yaitu Reduced Inequalities.Akan tetapi, dampak yang diberikan masih sangat rendah dan terbatas.Terdapat faktor-faktor lain yang turut berpengaruh dalam mendorong penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia selain insentif finansial Dana Desa.Maka dari itu, penulis merekomendasikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menguji faktor lain diluar Dana Desa yang turut mempengaruhi penurunan ketimpangan desa-kota, khususnya di Indonesia.Masih jarangnya penelitian terkait ketimpangan pembangunan desa-kota di Indonesia menjadi peluang bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas diskusi akademik mengenai hal ini.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar Dana Desa yang berpengaruh terhadap penurunan ketimpangan desa-kota di Indonesia. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak Dana Desa terhadap aspek-aspek pembangunan desa selain ketimpangan, seperti infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi alternatif dalam mengurangi ketimpangan desa-kota, seperti intervensi kebijakan atau program yang lebih terintegrasi dan komprehensif.

Read online
File size381.56 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test