STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar belakang: Deteksi dini dan skrining faktor risiko pada wanita hamil merupakan upaya penting untuk mengidentifikasi potensi risiko selama kehamilan. Dampak dari risiko ini dapat mencakup keguguran, persalinan tersumbat, perdarahan antepartum, kematian bayi dalam kandungan, keracunan kehamilan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan kematian ibu. Mengingat tingginya insiden kehamilan berisiko, tenaga kesehatan tidak mampu mengidentifikasi semua kasus secara individu. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi risiko kehamilan sangat penting. Alat diperlukan untuk memungkinkan wanita hamil atau anggota masyarakat menilai risiko kehamilan secara mandiri, dengan hasil yang dapat diakses oleh tenaga kesehatan melalui aplikasi pendidikan JIHP. Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi pengetahuan dan sikap wanita hamil setelah menerima pendidikan melalui aplikasi JIHP Android. Metode: Desain quasi-eksperimental digunakan dalam studi ini, dengan sampel 100 wanita hamil dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (menerima pendidikan melalui aplikasi JIHP Android) dan kelompok kontrol (tidak menerima pendidikan melalui aplikasi ebumil). Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling sederhana. Variabel studi adalah pengetahuan dan sikap wanita hamil, yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis data. Hasil: Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kelompok intervensi, dari skor pre-test 81,10 (post 1) menjadi 91,50 (post 2), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan, dengan skor 45,75 (post 1) dan 45,50 (post 2). Demikian pula, sikap meningkat dalam kelompok intervensi, dengan skor naik dari 79,40 (post 1) menjadi 90,25 (post 2). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan sikap, dengan skor 45,80 (post 1) dan 45,75 (post 2). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p 0,000, yang lebih kecil dari α = 0,05, menunjukkan efek signifikan dari pendidikan melalui aplikasi JIHP terhadap pengetahuan dan sikap wanita hamil tentang kehamilan berisiko. Kesimpulan: Studi menyimpulkan bahwa pendidikan melalui aplikasi JIHP secara signifikan memengaruhi pengetahuan dan sikap wanita hamil tentang kehamilan berisiko. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan sikap setelah intervensi pendidikan. Diharapkan wanita hamil dapat menerapkan pengetahuan online yang diperoleh untuk membuat keputusan yang informasi dalam mengelola kehamilannya.

Studi menyimpulkan bahwa pendidikan melalui aplikasi JIHP secara signifikan memengaruhi pengetahuan dan sikap wanita hamil tentang kehamilan berisiko.Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan sikap setelah intervensi pendidikan.Diharapkan wanita hamil dapat menerapkan pengetahuan online yang diperoleh untuk membuat keputusan yang informasi dalam mengelola kehamilannya.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan fitur aplikasi JIHP untuk mengintegrasikan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan melalui video call, sehingga memperkuat interaksi dan pemahaman pengguna. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas aplikasi JIHP dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat pedesaan dalam deteksi dini risiko kehamilan, khususnya di daerah dengan akses kesehatan terbatas. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan modul pendidikan berbasis gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi informasi pengguna aplikasi.

  1. Pregnant Women's Knowledge And Attitudes About High-Risk Pregnancy: The Effect of Using the JIPH... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/910Pregnant Womens Knowledge And Attitudes About High Risk Pregnancy The Effect of Using the JIPH stikbar ycabpublisher index php PHI article view 910
Read online
File size140.96 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test