STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar belakang: Penerapan rekam medis penting untuk memastikan kualitas layanan kesehatan dengan mendukung perawatan pasien, fungsi administratif, dan pengembangan kebijakan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pelatihan yang tidak memadai, dan infrastruktur yang tidak cukup sering menghambat praktik optimal rekam medis di puskesmas, terutama di wilayah berkembang seperti Kabupaten Konawe, Indonesia. Tujuan: Studi ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan penerapan rekam medis di Puskesmas Kabupaten Konawe. Metode: Desain penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan studi kasus kontrol. Populasi penelitian mencakup seluruh staf yang bertanggung jawab atas kualitas layanan di puskesmas, seperti kepala puskesmas, staf administrasi, dan personel yang bertanggung jawab atas rekam medis. Total responden yang terpilih adalah 124 orang menggunakan teknik sampling acak sederhana. Hasil: Temuan menunjukkan hubungan signifikan antara berbagai faktor dan penerapan rekam medis: dana yang memadai secara positif memengaruhi praktik rekam medis; personel terlatih meningkatkan implementasi rekam medis; manajemen waktu yang efektif dan adaptasi mendukung praktik yang lebih baik; kepemimpinan yang kuat dan dukungan organisasi meningkatkan proses rekam medis; infrastruktur yang memadai sangat penting untuk manajemen rekam medis yang sukses. Kesimpulan: Studi menyimpulkan bahwa faktor finansial, sumber daya manusia, organisasi, waktu perubahan, dan infrastruktur secara signifikan memengaruhi penerapan rekam medis di Puskesmas Kabupaten Konawe. Menangani faktor-faktor ini penting untuk meningkatkan praktik rekam medis dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

Studi ini menyimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara faktor finansial, sumber daya manusia, waktu, faktor organisasi, dan infrastruktur dengan penerapan rekam medis.Faktor finansial yang memadai meningkatkan praktik rekam medis, personel terlatih meningkatkan implementasinya, manajemen waktu yang efektif dan adaptasi mendukung praktik yang lebih baik, kepemimpinan yang kuat dan dukungan organisasi meningkatkan proses rekam medis, serta infrastruktur yang memadai sangat penting untuk manajemen rekam medis yang sukses.Menangani faktor-faktor ini sangat penting untuk meningkatkan praktik rekam medis dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak sistem rekam medis elektronik (EMR) terhadap efisiensi dan akurasi data di puskesmas daerah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengembangan program pelatihan khusus untuk staf medis dalam manajemen rekam medis. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran kepemimpinan dan kebijakan pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur dan sumber daya untuk mendukung penerapan rekam medis yang optimal. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan baru tentang solusi berbasis teknologi, pendidikan, dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

  1. ANALYSIS OF INA-CBG'S FARE AND GOVERNOR REGULATION FAREON SURGERY AT INPATIENT ROOM OF UNDATA REGIONAL... doi.org/10.36685/phi.v2i1.19ANALYSIS OF INA CBGS FARE AND GOVERNOR REGULATION FAREON SURGERY AT INPATIENT ROOM OF UNDATA REGIONAL doi 10 36685 phi v2i1 19
  2. Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center, Indonesia... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/853Factors Associated with the Implementation of Medical Records at the Konawe District Health Center Indonesia stikbar ycabpublisher index php PHI article view 853
  3. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.33560/.v5i1.146One moment please one moment please wait request verified doi 10 33560 v5i1 146
Read online
File size125.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test