PESMA ANNURPESMA ANNUR

An-Nur International Journal of Islamic ThoughtAn-Nur International Journal of Islamic Thought

Studi ini mengeksplorasi dimensi teologis dan politik dua gerakan pembaruan Islam utama, yaitu Salafiyyah dan Muhammadiyah. Penelitian ini memulai dengan menempatkan kedua gerakan dalam konteks yang lebih luas dari kolonialisme, runtuhnya Khilafah Ottoman, dan krisis modernitas di dunia Muslim. Secara metodologis, penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif berbasis perpustakaan dan analisis teks perbandingan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kedua gerakan mempertahankan keyakinan Sunni inti—terutama Tawhid dan penolakan terhadap bidah—mereka berbeda secara tajam dalam orientasi strategis. Salafiyyah menekankan ketatnya teologi dan pembersihan, sering kali mengarah pada eksklusivisme polemis, sedangkan Muhammadiyah menggunakan teologi sebagai platform untuk persatuan dan reformasi pragmatis. Pendekatan yang berbeda ini mencerminkan ketegangan yang lebih dalam dalam cara umat Muslim modern menegosiasikan tradisi, otoritas, dan modernitas.

Studi ini menyimpulkan bahwa kedua gerakan, Salafiyyah dan Muhammadiyah, memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pemikiran politik dan spiritual Muslim kontemporer.Meskipun terdapat perbedaan pendekatan, kedua gerakan ini tetap menjadi pusat pembaruan Islam di era modern.Mereka menawarkan paradigma yang berbeda tetapi saling melengkapi.Salafiyyah menarik mereka yang mencari kepastian agama melalui keyakinan dan teks, sementara Muhammadiyah menarik mereka yang tertarik pada aktivisme Islam, keadilan sosial, dan transformasi politik.Perbedaan teologis mereka lebih tentang metode, penekanan, dan aplikasi daripada isi doktrinal.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teologis antara Salafiyyah dan Muhammadiyah dapat meningkatkan persatuan umat Muslim di era modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak kolonialisme terhadap perkembangan gerakan pembaruan Islam di berbagai wilayah. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji peran modernitas dalam membentuk interpretasi teologis baru yang relevan dengan tantangan kontemporer. Dengan memahami dinamika ini, peneliti dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran teologi dalam membangun identitas dan otoritas Islam di tengah perubahan global.

  1. Ikhwan al-Muslimin and Political Movement : (A Study of Hasan al-Banna’s Thought) | Al-Hikmah.... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/al_hikmah/article/view/37958Ikhwan al Muslimin and Political Movement A Study of Hasan al BannaAos Thought Al Hikmah journal uin alauddin ac index php al hikmah article view 37958
  2. OSF. osf osf.io/u7j4m_v1OSF osf osf io u7j4m v1
  3. ISLAMIC PURITANISM MOVEMENT OF MUHAMMAD IBN ‘ABD AL-WAHHAB: Portrait of The Institutionalization... journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/3433ISLAMIC PURITANISM MOVEMENT OF MUHAMMAD IBN AoABD AL WAHHAB Portrait of The Institutionalization journal ibrahimy ac index php lisanalhal article view 3433
Read online
File size365.72 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test