ISIMU PACITANISIMU PACITAN

Journal of Basic Learning and ThematicJournal of Basic Learning and Thematic

Konsep pembelajaran untuk meningkatkan ketertarikan siswa terhadap matematika yaitu menggunakan konsep etnomatematika. Pembelajaran etnomatematika mengintegrasikan matematika dengan budaya atau adat kebiasaan, dalam kaitannya dengan pembelajaran di sekolah berarti melalui konsep etnomatematika ini guru akan mengintegrasikan mata pelajaran matematika dalam media yang ada di sekitar lingkungan siswa. Tulisan ini melihat lebih jauh tentang budaya pitonan yang ada di Desa Gendingan dan guru bersama siswa akan mengeksplorasi lebih mendalam tentang alat apa saja yang ada dalam aktivitas pitonan tersebut. Guru dan siswa melakukan eksplorasi secara mendalam sehingga ditemukan unsur matematika yang ada. Selain itu dalam tulisan ini juga akan melihat tentang aktivitas cinta tanah air dalam pelaksanaan pitonan, sehingga dalam pembelajaran akan mendapatkan dua aktivitas yang dipelajari yaitu matematika dan kewarganegaraan.

Konsep etnomatematika sangat ideal dilakukan dalam pembelajaran matematika, terutama dalam materi yang terkait dengan bangun ruang.Penting mengintegrasikan nilai karakter dalam semua mata pelajaran karena ini akan memperkuat modal sosial siswa untuk berkembang dan masuk ke dalam lingkungan masyarakat.Pembelajaran bermakna sangat penting untuk dilakukan oleh guru, hal ini menjadikan sebuah pembelajaran yang dilakukan tidak hanya tentang teori tetapi juga mempunyai makna yang mendalam untuk siswa.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, beberapa arah studi baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas penerapan etnomatematika dengan pendekatan berbeda, seperti membandingkan hasil belajar antara penggunaan media tradisional pitonan dengan benda budaya lain, untuk melihat mana yang paling optimal dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penguatan karakter siswa secara lebih spesifik, misalnya dengan merancang studi yang mengukur sejauh mana integrasi nilai-nilai tradisi Jawa dalam pembelajaran matematika dapat membentuk identitas nasional dan sikap cinta tanah air pada siswa, serta apakah efeknya bertahan jangka panjang. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengembangkan model atau modul pembelajaran etnomatematika berbasis pitonan yang lebih terstruktur untuk materi lain selain bangun ruang, dan menguji kelayakan serta kepraktisannya untuk diadopsi oleh guru-guru di berbagai daerah dengan budaya lokal yang beragam, sehingga konsep ini tidak hanya terbatas pada konteks Jawa.

  1. Analisis Kesulitan Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika di SDN 012 Kp. Panjang Airtiris |... doi.org/10.31004/joe.v4i1.399Analisis Kesulitan Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika di SDN 012 Kp Panjang Airtiris doi 10 31004 joe v4i1 399
  2. Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. pendidikan matematika sekolah al khawarizmi... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/alkhawarizmi/article/view/1729Al Khawarizmi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika pendidikan matematika sekolah al khawarizmi jurnal ar raniry ac index php alkhawarizmi article view 1729
Read online
File size378.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test