PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahTanaman obat telah dikenal dan digunakan di seluruh dunia selama beribu tahun. Gaharu merupakan salah satu jenis tanaman obat yang sering digunakan karena khasiatnya sebagai penurun demam, penambah nafsu makan, pelancar haid, dan pereda nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya efek analgesik dari ekstrak metanol daun gaharu pada tikus Wistar jantan menggunakan metode rangsang panas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan dua puluh lima ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok I (kontrol negatif) diberi perlakuan dengan CMC-Na 1%. Kelompok II (kontrol positif) diobati dengan asam mefenamat 45 mg/kg BB. Tikus kelompok III, IV, dan V diberi perlakuan suspensi ekstrak metanol daun gaharu (100, 200, dan 400) mg/kg BB. Rangsangan nyeri dilakukan dengan mencelupkan ekor tikus ke dalam penangas air bersuhu 40 °C. Data waktu respon terhadap stimulus nyeri dianalisis dengan metode One Way Analysis of Variance (ANNOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey untuk mengetahui kelompok mana yang mempunyai pengaruh sama atau berbeda secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data respon waktu normal tikus terhadap stimulus nyeri berkisar antara 2,79-3,57 detik. Perlakuan CMC-Na 1% pada tikus tidak mampu meningkatkan respon waktu terhadap stimulus nyeri yang signifikan (p>0,05). Berdasarkan metode yang digunakan dalam penelitian ini, ekstrak metanol daun gaharu 400 mg/kgBB memiliki efek analgesik yang hampir sama dengan asam mefenamat 45 mg/Kg BB.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) dapat memberikan efek analgesik terhadap tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus).Dosis terbaik dalam memberikan efek analgesik adalah 400 mg/kg BB.Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak daun gaharu sebagai alternatif analgesik alami.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi metode ekstraksi lain seperti perkolasi atau sokletasi, serta menggunakan pelarut yang berbeda seperti n-heksana atau etil asetat untuk mengoptimalkan perolehan senyawa aktif dari daun gaharu. Selain itu, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa spesifik dalam ekstrak daun gaharu yang bertanggung jawab atas efek analgesiknya, sehingga dapat dikembangkan menjadi obat analgesik yang lebih efektif dan aman. Untuk memperluas pemahaman mengenai potensi analgesik daun gaharu, penelitian di masa depan dapat menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari efek analgesiknya, termasuk interaksinya dengan reseptor nyeri dan jalur inflamasi, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam model nyeri yang berbeda pada hewan uji.
| File size | 676.59 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Dengan demikian, permainan lompat tali efektif digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan aspek motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini menunjukkanDengan demikian, permainan lompat tali efektif digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan aspek motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini menunjukkan
POLKESBANPOLKESBAN Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggiDiabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggi
UNDIPUNDIP Peningkatan perilaku self-care lebih tinggi terlihat pada kelompok yang mendapat intervensi dibandingkan kelompok kontrol.metode ini dapat diterapkan diPeningkatan perilaku self-care lebih tinggi terlihat pada kelompok yang mendapat intervensi dibandingkan kelompok kontrol.metode ini dapat diterapkan di
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN ASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi yang diberikan sejak awal kelahirannya hingga berusia 6 bulan. Selain mendapatkan ASI, bayi yang berusia lebih dariASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi yang diberikan sejak awal kelahirannya hingga berusia 6 bulan. Selain mendapatkan ASI, bayi yang berusia lebih dari
UNDIPUNDIP Studi sebelumnya telah berfokus pada intervensi tunggal dalam pengelolaan DM. Oleh karena itu, intervensi EMAS (pendidikan, pengelolaan nutrisi, aktivitasStudi sebelumnya telah berfokus pada intervensi tunggal dalam pengelolaan DM. Oleh karena itu, intervensi EMAS (pendidikan, pengelolaan nutrisi, aktivitas
CERICCERIC Selain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan studi mengenai intensitas, durasi, frekuensi, dan jenis latihan fisik yang paling baik untukSelain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan studi mengenai intensitas, durasi, frekuensi, dan jenis latihan fisik yang paling baik untuk
CERICCERIC Terdapat perbedaan yang bermakna antara rerata respons nyeri pada kelompok PMK dan pemberian empeng. Karakteristik variabel responden pada penelitian iniTerdapat perbedaan yang bermakna antara rerata respons nyeri pada kelompok PMK dan pemberian empeng. Karakteristik variabel responden pada penelitian ini
INABJINABJ LATAR BELAKANG: Advanced glycation end products (AGE) dan reseptornya (RAGE) berperan penting dalam perkembangan komplikasi pada diabetes. Penelitian terkiniLATAR BELAKANG: Advanced glycation end products (AGE) dan reseptornya (RAGE) berperan penting dalam perkembangan komplikasi pada diabetes. Penelitian terkini
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil observasi menunjukkan bahwa anak yang tidak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara berkala berisiko tinggi mengalami stunting dan wasting,Hasil observasi menunjukkan bahwa anak yang tidak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara berkala berisiko tinggi mengalami stunting dan wasting,
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO transposisi media dan gaya, interpretasi ulang makna, dan intertekstualitas. Teks akademik diubah menjadi narasi visual yang komunikatif, dengan bahasatransposisi media dan gaya, interpretasi ulang makna, dan intertekstualitas. Teks akademik diubah menjadi narasi visual yang komunikatif, dengan bahasa
UNDIPUNDIP Data hasil transkripsi secara harfiah dianalisis menggunakan metode Giorgi. Hasil: Pengolahan data mengungkap tiga tema utama, yaitu tantangan yang berasalData hasil transkripsi secara harfiah dianalisis menggunakan metode Giorgi. Hasil: Pengolahan data mengungkap tiga tema utama, yaitu tantangan yang berasal
UNDIPUNDIP Latar Belakang: Nursing Outcome Classification (NOC) Self-care for Toileting merupakan instrumen untuk mengukur kemampuan perawatan diri toileting padaLatar Belakang: Nursing Outcome Classification (NOC) Self-care for Toileting merupakan instrumen untuk mengukur kemampuan perawatan diri toileting pada