UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumSetelah diterbitkannya Undang‑Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, masyarakat semakin aktif melakukan protes dan kritik. Respons ini muncul karena terdapat beragam penyimpangan legislatif dalam proses pembuatan RUU Cipta Kerja yang tidak mematuhi prinsip dan prosedur pembentukan undang‑undang. Penyimpangan utama disebabkan oleh etika legislator yang kurang patuh dan taat terhadap peraturan perundang‑undangan serta etika sosial, serta dipengaruhi oleh pandangan materialistik‑positivistik yang menimbulkan sikap konsumtif, hedonistik, dan sekuler. Berdasarkan hal tersebut, artikel ini berupaya mengkritik serta merekonstruksi etika legislator dalam legislasi. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan RUU Cipta Kerja cenderung mengesampingkan prinsip transparansi dan partisipasi publik melalui pola tertutup dan tergesa‑gesa, sehingga menjadi agenda terselubung yang memprioritaskan regulasi dan pengawasan secara top‑down. Etika kerja yang didasarkan pada nilai‑nilai profetik—yang mencakup humanisasi, pembebasan, dan transendensi—dapat menjadi konstruksi baru untuk menghasilkan proses legislasi yang lebih baik dan adil.
Kritik terhadap proses perancangan UU Cipta Kerja mengungkap penyimpangan legislatif yang bersifat tertutup, tergesa‑gesa, serta mengabaikan transparansi dan partisipasi publik, sehingga nilai‑nilai sosial warga tidak dapat terakomodasi secara proporsional.Pola legislasi top‑down yang memprioritaskan kepentingan penguasa dan investor menghasilkan produk hukum yang represif dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan.Pendekatan paradigma profetik, dengan mengedepankan humanisasi, liberalisme, dan transendensi, menawarkan rekonstruksi etika legislatif yang berlandaskan nilai moral, kesejahteraan rakyat, dan keberkahan Allah.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris sejauh mana partisipasi publik dalam proses penyusunan RUU Cipta Kerja berkontribusi pada legitimasi hukum, misalnya dengan melakukan survei persepsi masyarakat terhadap transparansi dan keterlibatan mereka. Selanjutnya, dapat dilakukan studi perbandingan antara penerapan paradigma profetik dalam etika legislatif Indonesia dengan negara lain yang memiliki kerangka nilai religius serupa, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memfasilitasi integrasi nilai moral ke dalam praktik legislasi. Terakhir, disarankan penelitian mendalam mengenai dampak implementasi nilai‑nilai humanisasi, liberalisme, dan transendensi pada kualitas regulasi yang dihasilkan, termasuk analisis kasus hukum pasca‑RUU Cipta Kerja untuk menilai perubahan perilaku legislator dan konsekuensi sosial‑ekonomi yang timbul.
- POLITIK HUKUM OMNIBUS LAW DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA | Darmawan | Indonesian Journal... doi.org/10.31000/ijlp.v1i1.2655POLITIK HUKUM OMNIBUS LAW DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA Darmawan Indonesian Journal doi 10 31000 ijlp v1i1 2655
- Criticisms toward the job creation bill and ethical reconstruction of legislators based on prophetic... doi.org/10.22219/ljih.v29i1.14991Criticisms toward the job creation bill and ethical reconstruction of legislators based on prophetic doi 10 22219 ljih v29i1 14991
- KONSEPTUALISASI OMNIBUS LAW DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN REGULASI PERTANAHAN | Arena Hukum. omnibus... doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2017.01002.4KONSEPTUALISASI OMNIBUS LAW DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN REGULASI PERTANAHAN Arena Hukum omnibus doi 10 21776 ub arenahukum 2017 01002 4
| File size | 292.8 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan logis-matematis dan sikap religius siswa, yang mengindikasikanHasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan logis-matematis dan sikap religius siswa, yang mengindikasikan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Bandongan memberikan kesempatan bagi santri untuk memahami materi secara holistik melalui pendampingan guru, sorogan mendorong interaksi langsung dan evaluasiBandongan memberikan kesempatan bagi santri untuk memahami materi secara holistik melalui pendampingan guru, sorogan mendorong interaksi langsung dan evaluasi
UIN SUSKAUIN SUSKA Sebanyak 85 siswa kelas VII dari SMP Al Azhar Syifa Budi Solo dan SMPIT Insan Mulia Surakarta dipilih secara random dan dibagi menjadi kelompok kontrolSebanyak 85 siswa kelas VII dari SMP Al Azhar Syifa Budi Solo dan SMPIT Insan Mulia Surakarta dipilih secara random dan dibagi menjadi kelompok kontrol
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Strategi intensif fokus pada pengembangan program belajar mengajar, sementara strategi diversifikasi mencakup pembaruan model dan metode pembelajaran.Strategi intensif fokus pada pengembangan program belajar mengajar, sementara strategi diversifikasi mencakup pembaruan model dan metode pembelajaran.
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Beberapa strategi pengajaran modern efektif meningkatkan keterampilan belajar siswa Kelas 9, tetapi mungkin tidak sepenuhnya selaras dengan preferensiBeberapa strategi pengajaran modern efektif meningkatkan keterampilan belajar siswa Kelas 9, tetapi mungkin tidak sepenuhnya selaras dengan preferensi
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Studi ini menginvestigasi tujuan, praktik, dan tantangan pengajaran bahasa Inggris di pesantren melalui pendekatan triangulasi. Hasil menunjukkan bahwaStudi ini menginvestigasi tujuan, praktik, dan tantangan pengajaran bahasa Inggris di pesantren melalui pendekatan triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa
UIN SGDUIN SGD Berdasarkan uji korelasi product-moment dan tes hasil regresi linear berada di level 5% dan 1%. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa terdapatBerdasarkan uji korelasi product-moment dan tes hasil regresi linear berada di level 5% dan 1%. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa terdapat
UIN SGDUIN SGD Secara umum, implementasi bias dikategorikan sukses namun ada beberapa hal yang perlu diperahtikan terkait dua program yang belum berjalan optimal yaituSecara umum, implementasi bias dikategorikan sukses namun ada beberapa hal yang perlu diperahtikan terkait dua program yang belum berjalan optimal yaitu
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk pembelajaran energi terbarukan, mengharuskan analisis berbasis bukti, evaluasi, dan pengambilan keputusanKeterampilan berpikir kritis sangat penting untuk pembelajaran energi terbarukan, mengharuskan analisis berbasis bukti, evaluasi, dan pengambilan keputusan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) di universitas seharusnya tidak dipisahkan dari keyakinan religius yang bermakna para mahasiswa. OlehPendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD) di universitas seharusnya tidak dipisahkan dari keyakinan religius yang bermakna para mahasiswa. Oleh
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Strategi pembelajaran berbasis visual harus dioptimalkan, tetapi metode adaptif diperlukan bagi siswa dengan gaya belajar berbeda. Implementasi programStrategi pembelajaran berbasis visual harus dioptimalkan, tetapi metode adaptif diperlukan bagi siswa dengan gaya belajar berbeda. Implementasi program
UIN SUSKAUIN SUSKA Pengembangan e‑module interaktif ini valid (nilai 0,84) dan efektif meningkatkan keterampilan abad ke-21—berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi,Pengembangan e‑module interaktif ini valid (nilai 0,84) dan efektif meningkatkan keterampilan abad ke-21—berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi,