IKTIOLOGIIKTIOLOGI
Jurnal Iktiologi IndonesiaJurnal Iktiologi IndonesiaPenelitian efektivitas ikan pelangi arfak dalam mencari makan dilaksanakan di Laboratorium Perikanan FPIK Universitas Papua pada bulan Juli sampai Desember 2016. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas ikan pelangi arfak mencari makan pada beberapa tingkat kekeruhan air. Contoh ikan yang digunakan dalam perlakuan dikoleksi dari Sungai Nimbai, sistem Sungai Prafi, Manokwari yang diaklimatisasi selama satu bulan di laboratorium. Individu ikan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan panjang tubuh dan dikelompokkan ke dalam enam kelas ukuran. Setiap individu ikan diberi perlakuan pakan berupa larva nyamuk (tahap instar IV) sebanyak 200 individu pada tujuh tingkat kekeruhan yang berbeda (2,54; 25,07; 50,52; 100,20; 200,20; 500,60 dan 800,40 Nephelometric Turbidity Unit, NTU) dengan menggunakan partikel berukuran <63 m. Efektivitas mencari makan akan ditunjukkan berdasarkan tingkat pemangsaan dalam periode 15 menit. Tingkat pemangsaan rata-rata tidak berbeda pada tingkat kekeruhan yang rendah (50,52 NTU) dalam setiap kelas ukuran. Penurunan tingkat pemangsaan rata-rata secara nyata mulai berlangsung pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU) dengan nilai sebesar 23,2%-65,9%. Kondisi ini menunjukkan penurunan efektivitas mencari makan seiring dengan semakin meningkatnya tingkat kekeruhan air.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan pelangi arfak tidak mampu menoleransi kondisi kekeruhan air yang tinggi.Efektivitas ikan mencari makan mulai menurun pada tingkat kekeruhan yang lebih tinggi (100,12 NTU).
Dalam penelitian ini, penting untuk memperluas pemahaman tentang dampak jangka panjang dari kekeruhan air terhadap populasi ikan pelangi arfak di habitat alaminya. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas spesies ikan lain sebagai pengendali biologis dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengkaji interaksi antara faktor lingkungan seperti suhu air dan kekeruhan dalam memengaruhi perilaku pencarian makan ikan pelangi arfak.
| File size | 894.88 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IKTIOLOGIIKTIOLOGI Setiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa. Konversi pakan paling efisienSetiap stadia ikan arwana irian memiliki pola pertumbuhan yang berbeda, dengan pertambahan bobot terbesar pada stadium dewasa. Konversi pakan paling efisien
IKTIOLOGIIKTIOLOGI Parameter penelitian meliputi retensi protein, retensi lemak, retensi energi, komposisi karkas dan efisiensi pakan. Kualitas pakan dievaluasi berdasarkanParameter penelitian meliputi retensi protein, retensi lemak, retensi energi, komposisi karkas dan efisiensi pakan. Kualitas pakan dievaluasi berdasarkan
IKTIOLOGIIKTIOLOGI Survei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukanSurvei ikan air tawar dilakukan di Pulau Enggano dengan tujuan untuk mendapatkan informasi iktiofauna yang ada di pulau ini. Koleksi sampel ikan dilakukan
SINERGISSINERGIS Program EcoSuko membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik batik, melainkan jembatan antara pelestarian alam, kreativitas lokal, dan kemandirian ekonomi.Program EcoSuko membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik batik, melainkan jembatan antara pelestarian alam, kreativitas lokal, dan kemandirian ekonomi.
SINERGISSINERGIS Pemberian pelatihan penggunaan rumah pengering terbukti mempercepat proses produksi kerupuk puli serta meningkatkan kapasitas produksi. Strategi e-marketingPemberian pelatihan penggunaan rumah pengering terbukti mempercepat proses produksi kerupuk puli serta meningkatkan kapasitas produksi. Strategi e-marketing
UIGMUIGM Untuk Dolomedes—laba-laba semi-akuatik yang dikenal karena berburu di permukaan air—para ilmuwan mungkin masih menghadapi tantangan dalam mengidentifikasiUntuk Dolomedes—laba-laba semi-akuatik yang dikenal karena berburu di permukaan air—para ilmuwan mungkin masih menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi
UMUSUMUS Dengan pembagian data latih dan uji sebesar 80.20, model mencapai akurasi sebesar 85%, menunjukkan kontribusi signifikan dari jumlah dan kualitas dataDengan pembagian data latih dan uji sebesar 80.20, model mencapai akurasi sebesar 85%, menunjukkan kontribusi signifikan dari jumlah dan kualitas data
IKTIOLOGIIKTIOLOGI Tahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. IdentifikasiTahapan pembuatan preparat tulang belakang dilakukan di Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Al Muslim Kabupaten Bireuen. Identifikasi
Useful /
IKTIOLOGIIKTIOLOGI Jumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7. 550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. HubunganJumlah ikan contoh yang diukur panjang dan bobotnya adalah 7. 550 ekor dengan sebaran panjang 76-176 cm (rata-rata 129,03 cm) dan modus 150 cm. Hubungan
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis Matematika kelas V, khususnya pada materiHasil penelitian menunjukkan bahwa Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis Matematika kelas V, khususnya pada materi
UNISAPUNISAP Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara terhadap tiga guru kelas rendah dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memilikiTeknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara terhadap tiga guru kelas rendah dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki
UNISAPUNISAP Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan mata pelajaran wajib dari tingkat dasar hingga tinggi yang bertujuan membentuk warga negara berkarakter cerdas,Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan mata pelajaran wajib dari tingkat dasar hingga tinggi yang bertujuan membentuk warga negara berkarakter cerdas,