UIN ANTASARIUIN ANTASARI

Syariah: Jurnal Hukum dan PemikiranSyariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran

Kerapatan Qadi sebagai lembaga peradilan pada era kerajaan Banjar, tidak hanya menjadi tempat bagi para pencari keadilan, tetapi juga sebagai simbol keberlakuan hukum Islam di Kalimantan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengeksplorasi Kerapatan Qadi sebagai wujud keberlakuan hukum Islam di Kalimantan. Penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan sejarah (historical approach). Sumber data penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu data primer, sekunder, dan tersier, yang kemudian dianalisis menggunakan teori living law dan teori keberlakuan hukum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kerapatan Qadi pada masa Kesultanan Banjar merupakan lembaga peradilan Islam yang tidak hanya menjalankan fungsi adjudikatif, tetapi juga berperan dalam konstruksi hukum melalui proses rechtvinding yang kontekstual. Praktik hukumnya menunjukkan bahwa hukum Islam hidup (living law) dan adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat, serta memenuhi dimensi keberlakuan yuridis, sosiologis, dan filosofis. Dengan demikian, Kerapatan Qadi mencerminkan model penerapan hukum Islam yang integratif, dinamis, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Hukum Islam selama Kesultanan Banjar di Kalimantan tidak hanya diterapkan secara formal, tetapi juga dioperasionalkan secara kontekstual melalui Kerapatan Qadi sebagai institusi dengan wewenang luas dalam hal keluarga, agama, dan bahkan indikasi masalah pidana.Struktur institusional hierarkisnya mencerminkan adanya sistem peradilan Islam yang mapan, sekaligus menunjukkan penerapan hukum Islam yang efektif dalam kehidupan masyarakat.Selain itu, praktik yang tercermin dalam keputusan Kerapatan Qadi mengungkapkan proses rechtvinding, di mana hukum dibangun melalui interaksi antara norma-norma fiqh, wewenang Qadi, dan realitas sosial.Dari perspektif living law, hukum Islam terbukti dinamis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.Sementara itu, dalam kerangka teori legalitas, produk hukumnya memenuhi dimensi yuridis, sosiologis, dan filosofis secara bersamaan.Sehingga, Kerapatan Qadi mewakili model institusi hukum Islam yang dinamis, kontekstual, dan berorientasi pada kebaikan publik (maslahah).

Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran Kerapatan Qadi dalam menerapkan hukum Islam secara kontekstual di Kalimantan, terutama dalam hal bagaimana institusi ini menyesuaikan hukum dengan dinamika sosial masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana Kerapatan Qadi berinteraksi dengan sistem peradilan lainnya, baik sistem peradilan adat maupun sistem peradilan kolonial, untuk memahami dinamika hukum di Kalimantan secara lebih komprehensif. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana Kerapatan Qadi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perubahan sosial, politik, dan budaya di Kalimantan, terutama dalam hal bagaimana institusi ini beradaptasi dengan perubahan tersebut dan bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi penerapan hukum Islam.

  1. Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision; An Islamic Perspective... ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/13141Urgency of Falsum in Indonesian Criminal Justice System as Basis for Revision An Islamic Perspective ejournal iainmadura ac index php alihkam article view 13141
  2. ISLAM DAN BUDAYA BANJAR DI KALIMANTAN SELATAN | ITTIHAD. islam budaya banjar kalimantan ittihad penulis... doi.org/10.18592/ittihad.v14i25.865ISLAM DAN BUDAYA BANJAR DI KALIMANTAN SELATAN ITTIHAD islam budaya banjar kalimantan ittihad penulis doi 10 18592 ittihad v14i25 865
  3. PERANAN HUKUM ADAT MASYARAKAT DAYAK DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN DAN KEDAMAIAN... rechtsvinding.bphn.go.id/ejournal/index.php/jrv/article/view/134PERANAN HUKUM ADAT MASYARAKAT DAYAK DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN DAN KEDAMAIAN rechtsvinding bphn go ejournal index php jrv article view 134
  4. How Does the Kingdom of Kutaringin Develop Educational Activities | Ta'dib. kingdom kutaringin develop... doi.org/10.31958/jt.v26i2.9711How Does the Kingdom of Kutaringin Develop Educational Activities Tadib kingdom kutaringin develop doi 10 31958 jt v26i2 9711
Read online
File size3.78 MB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test