UNIMUSUNIMUS
JURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASIJURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASIPercobaan ini membandingkan tiga algoritma heuristik, yaitu Genetic Algorithm (GA), Simulated Annealing (SA), dan Ant Colony Optimization (ACO), dalam menyelesaikan masalah Travelling Salesman Problem (TSP) menggunakan dataset Berlin. TSP merupakan masalah kombinatorial yang bertujuan untuk menentukan rute terpendek yang mengunjungi sejumlah titik dan kembali ke titik awal. Metode percobaan mencakup penerapan ketiga algoritma dengan pengaturan parameter yang konsisten, termasuk jumlah iterasi sebanyak 10 kali, untuk mengevaluasi kinerja masing-masing algoritma. Hasil percobaan menunjukkan bahwa GA mencapai solusi terbaik dengan total jarak tempuh 27.539,86, diikuti oleh ACO dengan jarak 28.774,06, dan SA dengan jarak 28.897,26. Analisis hasil menunjukkan bahwa GA secara efektif mengeksplorasi ruang solusi, menghasilkan rute yang lebih efisien dibandingkan kedua algoritma lainnya. Selain itu, percobaan ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk tuning parameter dan penerapan algoritma pada skala yang lebih besar. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga untuk implementasi algoritma heuristik dalam memecahkan masalah optimasi dalam dunia nyata.
Berdasarkan perbandingan tiga algoritma yaitu Genetic Algorithm (GA), Simulated Annealing (SA), dan Ant Colony Optimization (ACO) dalam menyelesaikan Travelling Salesman Problem (TSP) menggunakan dataset Berlin, GA menunjukkan kinerja paling unggul dengan rute terbaik mencapai 27.539,86, diikuti oleh ACO dengan jarak 28.Keunggulan GA dapat dikaitkan dengan karakteristiknya yang efektif dalam mengeksplorasi ruang solusi besar melalui mekanisme seleksi, perkawinan, dan mutasi, memungkinkannya mengeksplorasi berbagai kemungkinan rute secara simultan.Sementara itu, ACO menunjukkan performa yang bersaing berkat kemampuannya mensimulasikan perilaku semut dalam mencari rute optimal menggunakan feromon, dan SA, meskipun lebih sederhana, tetap mampu memberikan solusi yang memadai melalui pendekatan probabilistik dalam menjelajahi ruang solusi, menjadikan ketiga algoritma ini pilihan yang baik untuk menyelesaikan TSP, dengan GA sebagai pilihan utama berdasarkan hasil yang diperoleh.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma hybrid yang menggabungkan keunggulan GA, SA, dan ACO untuk meningkatkan efisiensi pencarian solusi. Selain itu, perlu dilakukan eksperimen dengan dataset TSP yang lebih besar atau kompleks untuk menguji skalabilitas algoritma. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi teknik tuning parameter otomatis yang lebih canggih untuk meningkatkan konvergensi dan stabilitas hasil. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul solusi inovatif yang lebih efektif dalam menyelesaikan masalah optimasi kombinatorial.
| File size | 527.73 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Namun, pemilihan penerima manfaat selama periode 2022-2024 dilakukan secara manual, yang dapat menyebabkan keputusan yang subjektif dan kurang terarah.Namun, pemilihan penerima manfaat selama periode 2022-2024 dilakukan secara manual, yang dapat menyebabkan keputusan yang subjektif dan kurang terarah.
ITKITK Penelitian ini mengintegrasikan Maximal Covering Location Models dan Vehicle Routing Problem dengan algoritma Tabu Search untuk mengoptimalkan sistem distribusiPenelitian ini mengintegrasikan Maximal Covering Location Models dan Vehicle Routing Problem dengan algoritma Tabu Search untuk mengoptimalkan sistem distribusi
PUBLINEPUBLINE Random Forest mampu memprediksi kebutuhan rawat inap pasien berdasarkan data hematologi dengan akurasi. Optimasi hiperparameter melalui RandomizedSearchCVRandom Forest mampu memprediksi kebutuhan rawat inap pasien berdasarkan data hematologi dengan akurasi. Optimasi hiperparameter melalui RandomizedSearchCV
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Artikel ini menyimpulkan dengan implikasi bagi manajer portofolio, regulator, dan kurikulum pendidikan tinggi dalam keuangan kuantitatif dan investasiArtikel ini menyimpulkan dengan implikasi bagi manajer portofolio, regulator, dan kurikulum pendidikan tinggi dalam keuangan kuantitatif dan investasi
UNIMUSUNIMUS Sistem ini dirancang dengan arsitektur modular yang mendukung kemudahan dalam pengelolaan data, seperti pencatatan barang masuk, barang keluar, dan peminjamanSistem ini dirancang dengan arsitektur modular yang mendukung kemudahan dalam pengelolaan data, seperti pencatatan barang masuk, barang keluar, dan peminjaman
SEMINAR IDSEMINAR ID Temuan ini menunjukkan bahwa ACO adalah pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan efektivitas prediksi dalam aplikasi kesehatan. Matriks kebingunganTemuan ini menunjukkan bahwa ACO adalah pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan efektivitas prediksi dalam aplikasi kesehatan. Matriks kebingungan
UPBUPB 754) mengelompokkan 54 item di cluster 0, 18 di cluster 1, 20 di cluster 2, dan 28 di cluster 3. Temuan ini direkomendasikan untuk optimasi pengelolaan754) mengelompokkan 54 item di cluster 0, 18 di cluster 1, 20 di cluster 2, dan 28 di cluster 3. Temuan ini direkomendasikan untuk optimasi pengelolaan
RAHARJARAHARJA Gamifikasi telah menjadi sektor yang paling banyak diperhatikan saat ini. Hal ini karena gamifikasi dapat diterapkan dalam berbagai cara, mulai dari sektorGamifikasi telah menjadi sektor yang paling banyak diperhatikan saat ini. Hal ini karena gamifikasi dapat diterapkan dalam berbagai cara, mulai dari sektor
Useful /
UIN SUKAUIN SUKA Studi ini menyimpulkan bahwa fatwa tidak seharusnya diinterpretasikan sebagai perintah yang tidak dapat diganggu gugat tetapi sebagai teks diskursif yangStudi ini menyimpulkan bahwa fatwa tidak seharusnya diinterpretasikan sebagai perintah yang tidak dapat diganggu gugat tetapi sebagai teks diskursif yang
UIN SUKAUIN SUKA Integrasi epistemologi hukum Islam melingkupi tipe subjektif, objektif, dan intersubjektif. Model integrasi epistemologi di bidang ini telah menjadi diskursusIntegrasi epistemologi hukum Islam melingkupi tipe subjektif, objektif, dan intersubjektif. Model integrasi epistemologi di bidang ini telah menjadi diskursus
UNIMUSUNIMUS Hasil yang diperoleh stabil dan mendekati nilai optimal. Algoritma ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengeksplorasi solusi secara efisien untukHasil yang diperoleh stabil dan mendekati nilai optimal. Algoritma ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengeksplorasi solusi secara efisien untuk
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai brain rot dan peningkatan kesadaran dampak media sosial. Program ini membuktikan bahwaHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai brain rot dan peningkatan kesadaran dampak media sosial. Program ini membuktikan bahwa