UNIMUSUNIMUS

JURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASIJURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Inventaris Sekolah berbasis desktop sebagai solusi terhadap permasalahan pencatatan aset yang selama ini masih dilakukan secara manual dan rentan terhadap kesalahan. Aplikasi dikembangkan menggunakan paradigma Pemrograman Visual dengan bahasa VB.NET pada platform Microsoft Visual Studio, serta menerapkan pendekatan multi-form dan prinsip event-driven programming untuk menghasilkan alur kerja yang terstruktur dan interaktif. Sistem ini dirancang dengan arsitektur modular yang mendukung kemudahan dalam pengelolaan data, seperti pencatatan barang masuk, barang keluar, dan peminjaman aset sekolah. Selain itu, aplikasi menyediakan mekanisme validasi otomatis, tampilan antarmuka yang mudah digunakan, serta proses pengolahan data secara real-time guna meningkatkan akurasi dan efisiensi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik dan mampu mendukung kegiatan administrasi inventaris tanpa memerlukan integrasi basis data eksternal. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam meningkatkan ketertiban, akurasi, serta transparansi pengelolaan aset sekolah.

Berdasarkan hasil perancangan, implementasi, dan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa aplikasi inventaris S-Inventory berbasis desktop berhasil dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Aplikasi ini mampu menggantikan sistem pencatatan manual menjadi terkomputerisasi, sehingga meminimalkan risiko kesalahan manusia (human error) dan redundansi data.Fitur unggulan seperti notifikasi stok kritis, validasi kode barang otomatis, dan mekanisme pembaruan stok real-time terbukti meningkatkan akurasi data aset.Selain itu, ketersediaan fitur ekspor laporan ke format Excel memberikan efisiensi bagi administrator dalam menyusun rekapitulasi aset.Hasil pengujian Black Box mengonfirmasi bahwa seluruh fungsi sistem berjalan valid dan bebas dari kesalahan logika.

Pengembangan sistem manajemen aset sekolah ke platform berbasis web atau mobile akan memungkinkan pengguna mengakses dan memantau data inventaris secara real-time dari lokasi mana pun, meningkatkan fleksibilitas penggunaan. Integrasi teknologi pemindaian barcode atau QR code dapat mempercepat proses input dan pelacakan barang fisik, mengurangi kesalahan manual, serta mempermudah inventarisasi. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan fitur prediktif untuk mengidentifikasi kebutuhan inventaris berdasarkan pola penggunaan historis, sehingga membantu pengambilan keputusan manajemen yang lebih efektif. Ketiga saran ini saling melengkapi dan membuka peluang penelitian yang lebih luas dalam bidang sistem informasi pendidikan.

Read online
File size766.65 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test