UNISKA BJMUNISKA BJM
AL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESINAL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESINTingkat kematangan buah selama proses panen dan pascapanen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas kopi. Namun, metode sortasi manual yang biasa digunakan masih menghasilkan pemisahan yang tidak konsisten antara buah kopi yang sudah matang dan yang belum matang, yang berpotensi menurunkan kualitas produk akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem sortasi buah kopi berbasis warna yang menggunakan conveyor untuk meningkatkan efisiensi dan konsistensi proses pemisahan. Sistem yang dikembangkan terdiri dari sensor deteksi warna, unit kendali berbasis Arduino Uno, dan aktuator solenoid push-pull untuk membedakan buah kopi yang sudah matang dari yang belum. Sistem memiliki pembatas waktu operasi maksimum lima menit yang digunakan oleh fungsi timer mikrokontroler untuk menjaga kinerja stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat mencapai target kinerja dengan tingkat pencampuran buah kopi belum matang dalam hasil sortasi tidak melebihi 10%. Selain itu, sistem beroperasi dengan baik dan konsisten selama periode operasi. Pembatasan waktu telah ditunjukkan untuk mempertahankan akurasi pemisahan dan mencegah penurunan kinerja akibat peningkatan suhu aktuator. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas sortasi buah kopi, khususnya untuk petani dan industri kecil, sistem yang dikembangkan dapat menjadi solusi ekonomis dan praktis.
Sistem sortasi buah kopi berbasis sensor yang dikembangkan mampu membedakan buah kopi matang dan belum matang dengan tingkat konsistensi yang baik, seperti yang ditunjukkan oleh nilai error yang tetap di bawah 10%.Namun, peningkatan kapasitas input menyebabkan peningkatan persentase error dan jumlah pencampuran, yang menunjukkan penurunan akurasi pada beban yang lebih tinggi, sehingga sistem bekerja dengan baik pada kapasitas rendah hingga sedang.Oleh karena itu, untuk mempertahankan akurasi pada kapasitas yang lebih tinggi, kecepatan conveyor, respons aktuator, dan sinkronisasi sistem harus dioptimalkan lebih lanjut.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sensor dengan sensitivitas lebih tinggi untuk meningkatkan akurasi pemisahan pada beban berat. Selain itu, penggunaan algoritma machine learning untuk memperbaiki pengenalan warna buah kopi berdasarkan variasi cahaya lingkungan bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, integrasi sistem pendingin aktuator untuk menjaga suhu stabil selama operasi berkelanjutan juga layak dieksplorasi sebagai solusi untuk meningkatkan kinerja sistem pada kapasitas tinggi.
- Pengembangan Sistem Sortasi Buah Kopi Berbasis Warna Dengan Conveyor Dan Kendali Arduino | AL JAZARI... doi.org/10.31602/al-jazari.v11i1.23097Pengembangan Sistem Sortasi Buah Kopi Berbasis Warna Dengan Conveyor Dan Kendali Arduino AL JAZARI doi 10 31602 al jazari v11i1 23097
- Analysis of Coffee Pulper Machine Performance: A Comprehensive Review of Methods, Technologies, and Influencing... journal.formosapublisher.org/index.php/ijcs/article/view/9119Analysis of Coffee Pulper Machine Performance A Comprehensive Review of Methods Technologies and Influencing journal formosapublisher index php ijcs article view 9119
| File size | 619.33 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIP FARMINGSTIP FARMING Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristikMetode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik
UNISKAUNISKA Hal ini memperkuat peran dinamika kondisi keuangan perusahaan dalam membentuk strategi pajak agresif. Penelitian ini menemukan bahwa leverage dan profitabilitasHal ini memperkuat peran dinamika kondisi keuangan perusahaan dalam membentuk strategi pajak agresif. Penelitian ini menemukan bahwa leverage dan profitabilitas
UNISKA BJMUNISKA BJM Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman, dengan menerapkan teori implementasi George C. Edwards III yang mencakupTeknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman, dengan menerapkan teori implementasi George C. Edwards III yang mencakup
IAIAMCIAIAMC Modul ajar berada pada dua fungsi, yaitu sebagai dokumen formal dan sebagai rujukan umum, tetapi belum menjadi pedoman operasional pedagogis. Oleh karenaModul ajar berada pada dua fungsi, yaitu sebagai dokumen formal dan sebagai rujukan umum, tetapi belum menjadi pedoman operasional pedagogis. Oleh karena
UNISKA BJMUNISKA BJM Parameter optimal yang diperoleh adalah depth of cut 0,2 mm, feed rate 1500 mm/menit, dan cutting speed 14,13 m/menit. Variabel yang mempengaruhi hasilParameter optimal yang diperoleh adalah depth of cut 0,2 mm, feed rate 1500 mm/menit, dan cutting speed 14,13 m/menit. Variabel yang mempengaruhi hasil
UVAYABJMUVAYABJM Kesimpulannya, produk menjadi alat inovatif praktis yang meningkatkan apresiasi budaya dan keterlibatan siswa. Penelitian ini berhasil mengembangkan bahanKesimpulannya, produk menjadi alat inovatif praktis yang meningkatkan apresiasi budaya dan keterlibatan siswa. Penelitian ini berhasil mengembangkan bahan
UMBJMUMBJM Ibu merupakan pengasuh utama bayi, sehingga pengetahuan dan teknik mencuci tangan yang tepat dapat mengurangi risiko infeksi, terutama pada bayi denganIbu merupakan pengasuh utama bayi, sehingga pengetahuan dan teknik mencuci tangan yang tepat dapat mengurangi risiko infeksi, terutama pada bayi dengan
AMNUS BJMAMNUS BJM Kapal merupakan alat angkut transportasi yang sangat vital untuk mengangkut barang dan penumpang. Apa yang dimaksud dengan keselamatan pelayaran adalahKapal merupakan alat angkut transportasi yang sangat vital untuk mengangkut barang dan penumpang. Apa yang dimaksud dengan keselamatan pelayaran adalah
Useful /
UNISKA BJMUNISKA BJM 865 L/menit, tekanan 8,9 bar, dan Total Dynamic Head (TDH) sebesar 73,39 m. Seluruh parameter tersebut berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan865 L/menit, tekanan 8,9 bar, dan Total Dynamic Head (TDH) sebesar 73,39 m. Seluruh parameter tersebut berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan
UNISKA BJMUNISKA BJM Hasil analisis menunjukkan bahwa densitas daya angin berada pada kisaran 45–110 W/m² pada kondisi angin rendah hingga sedang. Berdasarkan potensi tersebut,Hasil analisis menunjukkan bahwa densitas daya angin berada pada kisaran 45–110 W/m² pada kondisi angin rendah hingga sedang. Berdasarkan potensi tersebut,
UNISKA BJMUNISKA BJM Parameter yang diamati meliputi selisih temperatur air masuk dan keluar, waktu pemanasan parafin hingga mencapai temperatur 63°C, serta laju perpindahanParameter yang diamati meliputi selisih temperatur air masuk dan keluar, waktu pemanasan parafin hingga mencapai temperatur 63°C, serta laju perpindahan
ARIMSIARIMSI Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti kondisi fisik, kecemasan, motivasi, interaksi, dan perkembangan intelektual, serta faktor eksternal berupaHal ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti kondisi fisik, kecemasan, motivasi, interaksi, dan perkembangan intelektual, serta faktor eksternal berupa