UNISKA BJMUNISKA BJM

AL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESINAL JAZARI : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak antar sirip dan debit aliran air terhadap kinerja perpindahan panas pada alat penukar kalor dengan media parafin. Parameter yang diamati meliputi selisih temperatur air masuk dan keluar, waktu pemanasan parafin hingga mencapai temperatur 63°C, serta laju perpindahan panas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kecil jarak antar sirip, semakin besar selisih temperatur air dan semakin cepat waktu yang dibutuhkan parafin untuk mencapai temperatur target. Peningkatan debit aliran air juga meningkatkan selisih temperatur air, namun justru memperpanjang waktu pemanasan parafin. Selain itu, laju perpindahan panas meningkat seiring dengan semakin rapatnya jarak antar sirip dan semakin besarnya debit aliran air. Nilai laju perpindahan panas tertinggi diperoleh pada debit 12 LPM dengan jarak antar sirip 3 cm sebesar 542,60 W, sedangkan nilai terendah terjadi pada debit 4 LPM dengan jarak antar sirip 5 cm sebesar 32,78 W. Hasil ini menunjukkan bahwa konfigurasi sirip dan debit aliran air memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi perpindahan panas pada alat penukar kalor.

Dalam penelitian ini, jarak antar sirip dan debit aliran air memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi perpindahan panas.Semakin dekat jarak antar sirip, selisih temperatur air meningkat dan waktu pemanasan parafin menjadi lebih cepat.Namun, peningkatan debit aliran air meningkatkan selisih temperatur air tetapi memperpanjang waktu pemanasan parafin.Laju perpindahan panas tertinggi tercapai pada debit 12 LPM dengan jarak sirip 3 cm (542,60 W), sedangkan terendah pada debit 4 LPM dengan jarak sirip 5 cm (32,78 W).

1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan material PCM berbasis nanokomposit untuk meningkatkan konduktivitas termal parafin, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa parafin memiliki konduktivitas termal rendah (~0,2 W/m.ºC). 2) Perlu dilakukan eksperimen dengan variasi geometri sirip yang lebih kompleks, seperti sirip berbentuk zig-zag atau berlubang, untuk mengoptimalkan area perpindahan panas. 3) Studi lebih lanjut tentang optimasi debit aliran air dalam konteks aplikasi industri dapat dilakukan, karena peningkatan debit meningkatkan efisiensi perpindahan panas tetapi memperpanjang waktu pemanasan parafin.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-319-20922-7Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 319 20922 7
  2. Pengaruh Variasi Jarak Antar Sirip Aksial Dan Debit Aliran Air Terhadap Kinerja Perpindahan Panas Alat... doi.org/10.31602/al-jazari.v11i1.22909Pengaruh Variasi Jarak Antar Sirip Aksial Dan Debit Aliran Air Terhadap Kinerja Perpindahan Panas Alat doi 10 31602 al jazari v11i1 22909
Read online
File size664.61 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test