UBHUBH
ABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYMesin pendingin Water Chiller merupakan sistem utama yang mengalirkan air melalui evaporator untuk menurunkan temperatur, kemudian air dingin disirkulasikan ke sistem sekunder dengan heat exchanger aliran menyilang untuk mendinginkan udara yang dihembuskan blower sentrifugal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja mesin pendingin yang dipengaruhi oleh temperatur, tekanan, laju aliran massa fluida, koefisien perpindahan kalor, kecepatan udara pendinginan relatif dikondensor, serta exergy. Metodologi penelitian didasarkan pada prinsip kerja mesin pendingin kompresi uap untuk sistem primer dan Fan Coil Unit (FCU) sebagai sistem sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja kompresor hermetic meningkat seiring dengan peningkatan laju penyerapan massa fluida air di Fan Coil Unit, serta penurunan penyerapan energi dalam bentuk kalor pada kondensor seiring peningkatan laju massa fluida. Perbandingan Kalor Sensible Air terhadap Udara mengalami penurunan dengan bertambahnya aliran fluida. Rata-rata distribusi temperatur air berkisar 11°C dan udara 7°C, dengan efisiensi minimum 39,7% pada laju aliran maksimum. Kenaikan nilai exergi seiring bertambahnya temperatur air.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerja kompresor hermetic meningkat seiring dengan peningkatan laju penyerapan massa fluida.Selain itu, terjadi penurunan penyerapan energi dalam bentuk kalor pada kondensor ketika laju massa fluida meningkat.Distribusi temperatur air mengalami penurunan sepanjang pipa seiring dengan peningkatan laju aliran fluida, dengan temperatur air tertinggi mencapai 13,3°C dan temperatur udara berkisar 9,8°C.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi desain heat exchanger pada Water Chiller dengan mempertimbangkan berbagai konfigurasi aliran fluida untuk meningkatkan efisiensi perpindahan panas. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi jenis refrigeran terhadap kinerja sistem, termasuk analisis exergi dan dampaknya terhadap lingkungan, perlu dilakukan. Terakhir, pengembangan model prediktif berbasis data yang akurat untuk memprediksi kinerja Water Chiller dalam berbagai kondisi operasional dan beban pendinginan dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan, sehingga memungkinkan pengendalian sistem yang lebih cerdas dan efisien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pendingin yang lebih berkelanjutan dan hemat energi.
| File size | 238.21 KB |
| Pages | 3 |
| Short Link | https://juris.id/p-3fc |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O–H, C–H, C=O, C=C, C–O, dan =C–H pada bioplastik tersebut. Komposisi optimal bioplastik diperoleh padaHasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O–H, C–H, C=O, C=C, C–O, dan =C–H pada bioplastik tersebut. Komposisi optimal bioplastik diperoleh pada
UNSULTRAUNSULTRA Tantangan masih berupa keterbatasan sarana produksi, rendahnya literasi kewirausahaan, dan lemahnya koordinasi lintas sektor yang memerlukan kebijakanTantangan masih berupa keterbatasan sarana produksi, rendahnya literasi kewirausahaan, dan lemahnya koordinasi lintas sektor yang memerlukan kebijakan
STIE AMKOPSTIE AMKOP Penelitian tentang pemrosesan informasi dalam struktur pasar modal telah memberikan wawasan signifikan tentang dinamika kompleks yang mengatur pasar keuangan.melaluiPenelitian tentang pemrosesan informasi dalam struktur pasar modal telah memberikan wawasan signifikan tentang dinamika kompleks yang mengatur pasar keuangan.melalui
UMPUMP Aspek struktur mikro terdiri dari semantik, sintaksis, stilistik, dan retorika yang berisi detail-detail untuk mendukung tema utama. Analisis wacana kritisAspek struktur mikro terdiri dari semantik, sintaksis, stilistik, dan retorika yang berisi detail-detail untuk mendukung tema utama. Analisis wacana kritis
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bioplastik ramah lingkungan. Limbah kulit pisang mengandung selulosa tinggi sehinggaPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bioplastik ramah lingkungan. Limbah kulit pisang mengandung selulosa tinggi sehingga
UNDIKSHAUNDIKSHA Proses produksinya lebih ramah lingkungan karena menurunkan emisi dan konsumsi air. Pemanfaatan limbah ini mendukung konsep ekonomi sirkular dan dapatProses produksinya lebih ramah lingkungan karena menurunkan emisi dan konsumsi air. Pemanfaatan limbah ini mendukung konsep ekonomi sirkular dan dapat
ITBITB Limbah kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas dengan kualitas memadai. Komposisi optimal 70% serat kulit pisang dan 30% serat kayu memenuhiLimbah kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas dengan kualitas memadai. Komposisi optimal 70% serat kulit pisang dan 30% serat kayu memenuhi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku pembuatan kertas melalui metode organosolv. Kulit pisang mengandungPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku pembuatan kertas melalui metode organosolv. Kulit pisang mengandung
Useful /
UICUIC Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi nutrisi AB Mix berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kangkung secara hidroponik. Perlakuan dengan konsentrasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi nutrisi AB Mix berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kangkung secara hidroponik. Perlakuan dengan konsentrasi
UNDIKSHAUNDIKSHA Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-modul yang dihasilkan sangatModel pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. E-modul yang dihasilkan sangat
UNDIKSHAUNDIKSHA Mahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas Google Classroom, sehingga mereka memperoleh manfaat dalam mengirim tugas tepat waktu, menerimaMahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas Google Classroom, sehingga mereka memperoleh manfaat dalam mengirim tugas tepat waktu, menerima
UNDIKSHAUNDIKSHA Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk kategori efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membuatBerdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk kategori efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membuat