UBHUBH
ABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITYPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1040 setelah dilakukan pack carburizing. Pengaruh variasi temperatur pada proses pack carburizing terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1040 diamati melalui perubahan warna pada foto struktur mikro. Karbon yang berdifusi lebih banyak terjadi pada suhu 1000°C dibandingkan pada suhu 800°C, 900°C, dan bahan mentah. Nilai kekerasan tertinggi tercatat pada suhu 1000°C, yaitu 50,53 HRA, dengan peningkatan sebesar 67,32% dari bahan baku yang hanya mencapai 30,2 HRA. Proses pack carburizing menyebabkan peningkatan kandungan karbon pada permukaan spesimen, sehingga meningkatkan kekerasan permukaan material.
Suhu optimal proses carburizing untuk meningkatkan kekerasan baja AISI 1040 adalah 1000°C, dengan nilai kekerasan rata-rata 50,53 HRA atau peningkatan 67,32% dari bahan baku.Semakin tinggi temperatur dalam proses pack carburizing, semakin besar pula peningkatan kekerasan pada spesimen.Hasil uji struktur mikro menunjukkan peningkatan kandungan karbon pada permukaan spesimen, terutama pada temperatur 1000°C, yang menyebabkan peningkatan kekerasan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji pengaruh jenis arang bambu yang berbeda, seperti dari usia tanam atau bagian batang yang berbeda, terhadap efektivitas proses pack carburizing agar dapat ditentukan sumber arang optimal secara spesifik. Kedua, sebaiknya diteliti durasi waktu tahan (soaking time) yang ideal selama proses pack carburizing pada suhu 1000°C untuk mengetahui titik optimum difusi karbon tanpa merusak struktur internal baja. Ketiga, perlu dikembangkan studi perbandingan antara arang bambu dan media karburasi lainnya secara sistematis, termasuk analisis ekonomi dan dampak lingkungan, untuk mengevaluasi potensi arang bambu sebagai alternatif berkelanjutan dalam industri perlakuan panas logam. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dan membuka jalan bagi pemanfaatan bahan alami lokal secara lebih efisien dan ramah lingkungan.
| File size | 504.49 KB |
| Pages | 4 |
| Short Link | https://juris.id/p-3fd |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Kertas ini memenuhi standar SNI untuk kertas kemasan ringan. Penggunaan limbah kulit pisang menurunkan kebutuhan kayu sebesar 40% dan mengurangi polusiKertas ini memenuhi standar SNI untuk kertas kemasan ringan. Penggunaan limbah kulit pisang menurunkan kebutuhan kayu sebesar 40% dan mengurangi polusi
UMBUMB Penelitian ini menyelidiki pengaruh pencampuran gas HHO terhadap kinerja mesin pada berbagai kondisi beban rem. Karburator dimodifikasi agar gas HHO dariPenelitian ini menyelidiki pengaruh pencampuran gas HHO terhadap kinerja mesin pada berbagai kondisi beban rem. Karburator dimodifikasi agar gas HHO dari
UNSULTRAUNSULTRA Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam menghasilkan arang berkualitas melalui metode karbonisasi sederhana,Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam menghasilkan arang berkualitas melalui metode karbonisasi sederhana,
UNPAMUNPAM Hasil menunjukkan bahwa kertas dari kulit pisang memiliki kekuatan tarik 25% lebih rendah dibanding kertas kayu, namun cukup untuk aplikasi note-taking.Hasil menunjukkan bahwa kertas dari kulit pisang memiliki kekuatan tarik 25% lebih rendah dibanding kertas kayu, namun cukup untuk aplikasi note-taking.
STIE AMKOPSTIE AMKOP Temuan menyoroti pentingnya uji tuntas yang ketat, proses pemilihan manajer, dan pengawasan peraturan dalam mengurangi risiko yang terkait dengan investasiTemuan menyoroti pentingnya uji tuntas yang ketat, proses pemilihan manajer, dan pengawasan peraturan dalam mengurangi risiko yang terkait dengan investasi
UMMUMM Metode yang digunakan meliputi proses pemasakan, pemblanjaan, pembentukan lembaran, dan pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan dariMetode yang digunakan meliputi proses pemasakan, pemblanjaan, pembentukan lembaran, dan pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan dari
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Program inti meliputi pengenalan limbah, pembentukan kelompok, pendampingan pembuatan hasil kreatifitas, dan evaluasi program. Pelaksanaan kegiatan dilakukanProgram inti meliputi pengenalan limbah, pembentukan kelompok, pendampingan pembuatan hasil kreatifitas, dan evaluasi program. Pelaksanaan kegiatan dilakukan
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bioplastik ramah lingkungan. Limbah kulit pisang mengandung selulosa tinggi sehinggaPenelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bioplastik ramah lingkungan. Limbah kulit pisang mengandung selulosa tinggi sehingga
Useful /
JK RISKJK RISK Analisis antara jenis kelamin, usia, IMT, diabetes, merokok, gagal jantung kronik (GJK), hipertensi, stroke, karakteristik lesi, skor CHA2DS2-VASc, trombosit,Analisis antara jenis kelamin, usia, IMT, diabetes, merokok, gagal jantung kronik (GJK), hipertensi, stroke, karakteristik lesi, skor CHA2DS2-VASc, trombosit,
UBHUBH Penelitian menunjukkan bahwa komposisi 17,5/2,5/80% menghasilkan tegangan lentur tertinggi sebesar 70,5 MPa dan kekerasan maksimum 99,1. Komposisi danPenelitian menunjukkan bahwa komposisi 17,5/2,5/80% menghasilkan tegangan lentur tertinggi sebesar 70,5 MPa dan kekerasan maksimum 99,1. Komposisi dan
UBHUBH Selain itu, terjadi penurunan penyerapan energi dalam bentuk kalor pada kondensor ketika laju massa fluida meningkat. Distribusi temperatur air mengalamiSelain itu, terjadi penurunan penyerapan energi dalam bentuk kalor pada kondensor ketika laju massa fluida meningkat. Distribusi temperatur air mengalami
UICUIC Perlakuan P2 memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 41,68 cm, jumlah daun 13,47 helai, panjang daun 17,64 cm, dan berat bersih 22,83Perlakuan P2 memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 41,68 cm, jumlah daun 13,47 helai, panjang daun 17,64 cm, dan berat bersih 22,83