PNLPNL

Journal of Welding TechnologyJournal of Welding Technology

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh media pendingin (Bromus Soluble Oil Cutting Coolant, Castor oil, dan Mesran Super SAE 20W-50 oil) terhadap ketangguhan dampak dan kekuatan tarik pada pengelasan GTAW aluminium 5083. Hasil uji Charpy dan tarik menunjukkan bahwa pendingin Bromus menghasilkan ketangguhan dampak tertinggi (0,264 J/mm²) dan kekuatan tarik tertinggi (12,893 Kgf/mm²). Penelitian ini menekankan pentingnya pemilihan media pendingin dalam meningkatkan integritas mekanis struktur las aluminium.

Berdasarkan hasil uji, spesimen yang didinginkan dengan pendingin Bromus menunjukkan nilai ketangguhan dampak tertinggi (0,264 J) dan kekuatan tarik tertinggi (12,893 Kgf/mm²).Kinerja unggul Bromus disebabkan oleh sifat termalnya yang lebih baik, yaitu kapasitas panas dan titik didih yang lebih tinggi dibandingkan media pendingin lain.Hal ini memungkinkan penyerapan panas yang lebih efektif dan ketahanan terhadap penguapan selama proses pendinginan.

Penelitian lanjutan dapat menguji media pendingin alternatif seperti air atau gas inert untuk membandingkan efektivitasnya dalam meningkatkan sifat mekanis las. Selain itu, perlu diteliti pengaruh variasi parameter pendinginan (misalnya, waktu pendinginan atau suhu awal) terhadap struktur mikro dan kekuatan material. Penelitian juga dapat fokus pada aplikasi praktis pendingin Bromus dalam industri maritim untuk mengoptimalkan keandalan struktur las aluminium di lingkungan ekstrem.

  1. Hardness Analysis of Aluminium 5083 A-TIG Welding Due to The Effect of Active Flux and Current | Widodo... doi.org/10.30811/jowt.v5i1.3886Hardness Analysis of Aluminium 5083 A TIG Welding Due to The Effect of Active Flux and Current Widodo doi 10 30811 jowt v5i1 3886
Read online
File size422.32 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test