UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI

Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan KemasyarakatanJurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan

Tulisan ini mengkaji solusi kerusakan lingkungan alam dalam sudut pandang Tafsir An-Nur karya Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy. Kajian kerusakan lingkungan alam dari seorang mufasir Indonesia kontemporer yang bercorak bil-matsur dan bir-rayi penting untuk dilakukan guna memahami penafsiran Al-Quran dengan corak lokal. Melalui studi literatur, tulisan ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendeskripsikan tentang ayat-ayat kerusakan lingkungan alam dan solusi yang tersemat dalam term al-bīah dan fasād. Artikel ini mengargumentasikan bahwa objektifikasi dan keserakahan manusia terhadap lingkungan alam merupakan akar dari kerusakan lingkungan alam. Tercerabutnya manusia terhadap tuntunan moral-spiritual yang diajarkan agama, khususnya Islam, membawa manusia pada sikap eksploitatif terhadap lingkungan alam. Tafsir An-Nur menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan alam, yaitu memaknai kedudukan manusia sebagai khalifah secara adil dan bijaksana, menumbuhkan karakter qanaah, menghilangkan kemunafikan dalam berperilaku, dan membangun hubungan mutualisme terhadap lingkungan alam. Artikel ini menunjukkan bahwa upaya mengakhiri kerusakan lingkungan alam dimulai dari manusia dan perhatiannya pada aspek moral-spiritual ekologi.

Krisis lingkungan yang terjadi saat ini bersumber dari perilaku manusia yang mengabaikan nilai-nilai moral dan spiritual dalam mengelola alam.Tafsir An-Nur menekankan pentingnya kesadaran manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab atas lingkungan.Solusi yang ditawarkan meliputi penguatan karakter qanaah, penghapusan sikap kemunafikan, serta pembangunan hubungan saling menguntungkan dengan alam.Peran agama dalam menjaga keseimbangan ekologis menjadi kunci utama untuk mengatasi kerusakan lingkungan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep Tafsir An-Nur dalam kebijakan lingkungan modern untuk mengembangkan pendekatan berbasis nilai agama. 2. Studi komparatif antara Tafsir An-Nur dengan tafsir lain dalam konteks isu lingkungan dapat memberikan wawasan baru tentang interpretasi Al-Quran. 3. Penelitian tentang dampak praktik keagamaan masyarakat yang terinspirasi dari Tafsir An-Nur terhadap keberlanjutan ekologis dapat memperkuat hubungan antara ajaran agama dan tindakan nyata di lapangan.

  1. The Solutions of Natural Environmental Degradation in the Perspective of Tafsir An-Nur | Jurnal Fuaduna... doi.org/10.30983/fuaduna.v7i2.7343The Solutions of Natural Environmental Degradation in the Perspective of Tafsir An Nur Jurnal Fuaduna doi 10 30983 fuaduna v7i2 7343
  2. Editorial Introduction: Anthropocentrism – the origin of environmental degradation? | The Journal... whp-journals.co.uk/JPS/article/view/622Editorial Introduction Anthropocentrism Ae the origin of environmental degradation The Journal whp journals co uk JPS article view 622
  3. Three Sufi Communities Guarding the Earth: A Case Study of Mitigation and Adaptation to Climate Change... doi.org/10.14421/ajis.2019.572.359-396Three Sufi Communities Guarding the Earth A Case Study of Mitigation and Adaptation to Climate Change doi 10 14421 ajis 2019 572 359 396
Read online
File size434.32 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test