TRISAKTITRISAKTI

International Journal on Livable SpaceInternational Journal on Livable Space

Kota image mengacu pada persepsi kota, yang dibentuk oleh pengalaman visual, interaksi sosial, dan pengaruh budaya. Hal ini mencakup elemen fisik seperti arsitektur dan lanskap, serta faktor tak berwujud yang mendefinisikan identitas dan fungsi kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara aspek fisik dan tak berwujud dari citra Straat A Kupang. Metode penelitian pertama kali memeriksa prinsip citra kota Kevin Lynch. Penelitian mendokumentasikan elemen fisik Straat A menggunakan peta analisis jaringan, diikuti dengan analisis elemen fisik dan non-fisik melalui pendekatan persepsi dan pengalaman. Akhirnya, elemen dominan citra perkotaan Straat A Kupang diinterpretasikan.

Penelitian mengidentifikasi tiga dari lima elemen fisik citra kota - jalur, distrik, dan simpul - bersama dengan elemen non-fisik dominan seperti cerita kolektif, identitas, aktivitas sosial, dan pengalaman pengguna.Temuan ini meningkatkan teori citra kota dan menawarkan wawasan berharga untuk desain perkotaan, terutama bagi arsitek dan pemangku kepentingan.Penelitian ini memperkenalkan pendekatan baru untuk menganalisis citra perkotaan yang mencakup elemen fisik dan non-fisik dalam suatu area perkotaan.Pertama, dibuat catatan fisik area menggunakan peta analisis jaringan.Kemudian, diberikan deskripsi berdasarkan prinsip elemen fisik dan non-fisik citra kota yang diuraikan oleh Kevin Lynch.Akhirnya, disajikan interpretasi persepsi dan pengalaman empiris.Analisis peta analisis jaringan Straat A Kupang mengungkapkan bahwa area tersebut mampu mewakili hanya tiga elemen fisik citra kota.Elemen fisik tersebut adalah jalan, distrik, dan simpul.Sebaliknya, elemen non-fisik citra perkotaan Straat A Kupang muncul sebagai narasi kolektif, identitas dan makna, aktivitas sosial, dan pengalaman pengguna.

Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan strategi pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan untuk elemen citra kota. Pemahaman mendalam tentang elemen fisik dan non-fisik citra Straat A dapat menjadi dasar untuk merancang citra perkotaan yang serupa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara elemen fisik dan non-fisik dalam membentuk identitas dan fungsi kota. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman teoritis arsitektur perkotaan secara umum dan citra kota Kupang secara khusus. Metode penelitian dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menginterpretasikan elemen citra perkotaan yang ditampilkan oleh kasus studi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi arsitektur tentang elemen kunci yang harus dipertimbangkan dalam desain perkotaan.

  1. KAJIAN ELEMEN CITRA KOTA DALAM KAWASAN KOTA DEPOK (TEORI KEVIN LYNCH) | Journal of Architectural Design... journal.uib.ac.id/index.php/jad/article/view/6306KAJIAN ELEMEN CITRA KOTA DALAM KAWASAN KOTA DEPOK TEORI KEVIN LYNCH Journal of Architectural Design journal uib ac index php jad article view 6306
  2. Open Journal Systems. open journal systems journals prosiding seminar nasional konstelasi dipublikasi... ojs.uajy.ac.idOpen Journal Systems open journal systems journals prosiding seminar nasional konstelasi dipublikasi ojs uajy ac
  3. Identifikasi Elemen Pembentuk Citra Kota Marisa Menurut Teori Kevin Lynch | TOBA: Journal of Tourism,... doi.org/10.55123/toba.v1i4.1648Identifikasi Elemen Pembentuk Citra Kota Marisa Menurut Teori Kevin Lynch TOBA Journal of Tourism doi 10 55123 toba v1i4 1648
  4. Agora. kajian kawasan beji depok jawa agora jurnal penelitian karya ilmiah arsitektur usakti main navigation... doi.org/10.25105/agora.v20i1.12857Agora kajian kawasan beji depok jawa agora jurnal penelitian karya ilmiah arsitektur usakti main navigation doi 10 25105 agora v20i1 12857
Read online
File size833.52 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test