UPPUPP
Riau Jurnal Teknik InformatikaRiau Jurnal Teknik InformatikaProses bimbingan skripsi yang dikelola secara manual di perguruan tinggi menimbulkan sejumlah hambatan operasional yang berulang, mencakup keterlambatan umpan balik dokumen, transparansi status pengajuan, dan tidak adanya mekanisme pemantauan kemajuan mahasiswa secara terpusat. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen skripsi berbasis web yang mendigitalisasi keseluruhan alur bimbingan akademik menggunakan metodologi Waterfall untuk tiga kelompok pengguna: Administrator, Dosen Pembimbing, dan Mahasiswa. Pengujian fungsional terhadap 47 skenario black-box mengonfirmasi pemenuhan seluruh kebutuhan fungsional sistem. User Acceptance Testing dengan 20 partisipan mencatat tingkat kepuasan 85% dengan rata-rata skor 4,25 dari 5,00. Pengukuran pasca-implementasi menunjukkan penurunan waktu approval pembimbing sebesar 87,5%, penurunan waktu respons umpan balik dosen sebesar 71,4%, dan efisiensi penjadwalan sidang sebesar 95%, memperlihatkan dampak terukur sistem terhadap proses bimbingan akademik di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bale Bandung.
Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem LUNA sebagai platform manajemen skripsi berbasis web yang mengintegrasikan keseluruhan siklus bimbingan akademik dalam satu ekosistem digital di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bale Bandung.Pengujian fungsional terhadap 47 skenario black-box mengonfirmasi pemenuhan seluruh kebutuhan fungsional sistem.Pengujian keamanan tidak menemukan kerentanan pada lima kategori yang diuji, sementara pengujian performa menunjukkan waktu respons sistem stabil di bawah 800 ms bahkan pada beban 50 request per detik.User Acceptance Testing dengan 20 partisipan mencatat rata-rata skor 4,25 dari 5,00 atau setara 85% kepuasan pengguna, masuk dalam kategori sangat baik.Evaluasi dampak pasca-implementasi menunjukkan penurunan waktu approval pembimbing sebesar 87,5%, penurunan waktu respons umpan balik dosen sebesar 71,4%, dan efisiensi penjadwalan sidang sebesar 95% dibandingkan kondisi manual sebelumnya.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan integrasi Single Sign-On (SSO) dengan sistem akademik institusi untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan akses pengguna. 2. Melakukan pengujian performa pada skala pengguna yang lebih besar untuk memastikan sistem dapat menangani beban tinggi dengan efisien. 3. Membangun aplikasi mobile untuk meningkatkan aksesibilitas dan fleksibilitas pengguna dalam mengakses sistem manajemen skripsi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, sistem manajemen skripsi online berbasis web dapat menjadi lebih terintegrasi, aman, dan mudah diakses oleh seluruh pengguna, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas proses bimbingan akademik.
| File size | 542.13 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UADUAD Penelitian ini menyelidiki bagaimana siswa remaja di Yaba Local Council Development Area, Lagos State, Nigeria, secara akademik terkait dengan hubunganPenelitian ini menyelidiki bagaimana siswa remaja di Yaba Local Council Development Area, Lagos State, Nigeria, secara akademik terkait dengan hubungan
UADUAD Hasil studi ini menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok mengalami peningkatan, kelompok PBL menunjukkan peningkatan yang lebih besar dan konsisten dibandingkanHasil studi ini menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok mengalami peningkatan, kelompok PBL menunjukkan peningkatan yang lebih besar dan konsisten dibandingkan
UPPUPP Pengendalian suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan kondisi lingkungan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan proses budidaya tanaman menjadiPengendalian suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan kondisi lingkungan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan proses budidaya tanaman menjadi
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menggunakan teori legitimasi rasional-legal Max Weber sebagai landasan analisis.Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menggunakan teori legitimasi rasional-legal Max Weber sebagai landasan analisis.
UMKLAUMKLA Pada akhirnya, ini akan membantu universitas mencapai tujuan akademiknya. Implementasi kerangka kerja COBIT 5 DSS04 secara terstruktur terbukti dapatPada akhirnya, ini akan membantu universitas mencapai tujuan akademiknya. Implementasi kerangka kerja COBIT 5 DSS04 secara terstruktur terbukti dapat
SINERGISINERGI Kepemimpinan digital, atau e-leadership, menjadi fondasi penting dalam memaksimalkan Total Quality Management (TQM) di pendidikan. Hal ini dicapai melaluiKepemimpinan digital, atau e-leadership, menjadi fondasi penting dalam memaksimalkan Total Quality Management (TQM) di pendidikan. Hal ini dicapai melalui
ISTNISTN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kerangka kerja Cobit 5 pada domain EDM 4, APO 7, dan BAI 4, dengan model assessment proses COBIT 5 yangMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kerangka kerja Cobit 5 pada domain EDM 4, APO 7, dan BAI 4, dengan model assessment proses COBIT 5 yang
UNISBAUNISBA 1 menggunakan metode Process Assessment Model. Dari hasil pengukuran pada sistem informasi akademik di STKIP GARUT yang dilakukan untuk level 1 sampai1 menggunakan metode Process Assessment Model. Dari hasil pengukuran pada sistem informasi akademik di STKIP GARUT yang dilakukan untuk level 1 sampai
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0,001), pola pengasuhan (p-value 0,001), dan dukungan keluarga (p-value 0,003) dengan pemberianTerdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0,001), pola pengasuhan (p-value 0,001), dan dukungan keluarga (p-value 0,003) dengan pemberian
ISTNISTN Penjadwalan merupakan masalah yang klasik dan sering ditemui. Berbagai instansi sedang dihadapkan dengan masalah penjadwalan untuk para pegawai atau staf,Penjadwalan merupakan masalah yang klasik dan sering ditemui. Berbagai instansi sedang dihadapkan dengan masalah penjadwalan untuk para pegawai atau staf,
ISTNISTN Kerusakan paling dominan adalah part rusak sebesar 41,1% dan gap & transition sebesar 36,6%, sehingga perbaikan perlu difokuskan pada dua jenis kerusakanKerusakan paling dominan adalah part rusak sebesar 41,1% dan gap & transition sebesar 36,6%, sehingga perbaikan perlu difokuskan pada dua jenis kerusakan
ISTNISTN FHRP dapat melakukan failover otomatis ke router secondary dalam kurang dari satu detik, memenuhi standar failover maksimum 60 detik dan memastikan availabilityFHRP dapat melakukan failover otomatis ke router secondary dalam kurang dari satu detik, memenuhi standar failover maksimum 60 detik dan memastikan availability