ISTNISTN

https://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstechhttps://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstech

FHRP merupakan suatu protokol yang berguna untuk jaringan agar selalu dalam kondisi on dengan cara menyediakan jalur (link) redundancy pada dua atau lebih perangkat secara fisik yang dikonfigurasi menjadi satu perangkat virtual. Salah satu perangkat akan menjadi jalur aktif (utama) dan yang lain standby atau jalur cadangan (backup link) apabila jalur utama down. Tujuan penulisan ini adalah mengimplementasikan protokol FHRP pada jaringan data untuk mengatasi single point of failure pada switch layer 3, sehingga dapat meminimalkan downtime pada pelanggan sesuai Standard Level Agreement (SLA) dengan availability 99,8% per bulan, yang berarti maksimal downtime per bulan adalah 1 jam 30 menit per lokasi.

Pengujian menunjukkan bahwa protokol FHRP berhasil menghilangkan single point of failure pada jaringan cabang, sehingga layanan tetap beroperasi meskipun terjadi outage pada salah satu ISP.FHRP dapat melakukan failover otomatis ke router secondary dalam kurang dari satu detik, memenuhi standar failover maksimum 60 detik dan memastikan availability 99,8% dengan downtime maksimal 1 jam 30 menit per bulan.Selain itu, implementasi menunjukkan perbedaan performa antar provider, dimana Indosat memberikan latency lebih rendah (12 ms) dibandingkan Lintasarta (24 ms), serta kebutuhan bandwidth yang seimbang antara link primary dan secondary.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi performa protokol FHRP dibandingkan dengan protokol redundansi lain seperti VRRP dan HSRP dalam lingkungan multi‑provider untuk menentukan solusi paling efektif dalam mengurangi downtime. Selanjutnya, perlu dikembangkan algoritma prioritas adaptif yang menyesuaikan keputusan failover secara dinamis berdasarkan trafik real‑time dan ukuran latency, sehingga jaringan dapat merespons perubahan beban dengan lebih cepat. Akhirnya, penelitian dapat menilai integrasi teknologi SD‑WAN dengan FHRP untuk meningkatkan ketersediaan jaringan secara keseluruhan, khususnya pada skenario bisnis yang membutuhkan konektivitas tinggi dan toleransi gangguan yang kuat.

  1. #assembly line#assembly line
  2. #statistical quality control (sqc)#statistical quality control (sqc)
Read online
File size2 MB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1UU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test