ISTNISTN

https://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstechhttps://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstech

Kepuasan konsumen merupakan salah satu faktor penting dalam memenangkan persaingan, sehingga setiap perusahaan berusaha untuk mengoptimalkan segala faktor yang dapat meningkatkan nilai kepuasan konsumen tersebut. Seiring dengan perkembangan bisnis ritel, banyak perusahaan yang bergerak di bidang ini yang awalnya dikelola secara tradisional berubah haluan menjadi toko ritel modern sehingga menjadi bisnis yang inovatif, dinamis dan kompetitif. Persaingan yang ketat di bisnis ritel tidak terlepas dari semakin menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan baik yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional dengan berbagai skala dan segmen yang dibidik. Untuk itu, pada penelitian ini diterapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk merancang . Metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah suatu model pengambilan keputusan yang meliputi proses penilaian kinerja yang dimulai dengan pembobotan kriteria yang ditetapkan untuk mengetahui kepentingan tiap-tiap indikator, kemudian dari pembobotan indikator tersebut dapat menghasilkan bobot alternatif untuk mengetahui nilai tertinggi dari alternatif yang ada. Dalam pembuatan program aplikasi sistem informasi pendukung keputusan ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database, sehingga sistem ini dilakukan untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam menentukan tingkat kepuasan konsumen, menyempurnakan proses perhitungan kepuasan konsumen, serta pengolahan data konsumen.

Sistem yang dibangun dapat membantu pimpinan PT.Lotte Shopping Indonesia dalam menentukan tingkat kepuasan pelayanan konsumen.Penentuan tingkat kepuasan konsumen dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.Bobot yang diberikan pada setiap kriteria memengaruhi hasil akhir perhitungan, sehingga perubahan bobot pada suatu kriteria juga akan memengaruhi hasil akhir penentuan kepuasan konsumen.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang menguji pengaruh perubahan bobot dinamis secara real-time terhadap hasil keputusan kepuasan konsumen, untuk melihat bagaimana fleksibilitas penyesuaian prioritas kriteria memengaruhi akurasi sistem. Kedua, dapat dilakukan studi lanjutan dengan membandingkan metode SAW terhadap metode MADM lain seperti TOPSIS atau AHP dalam konteks yang sama, untuk mengevaluasi efektivitas relatif masing-masing metode dalam menentukan kepuasan konsumen. Ketiga, perlu dirancang penelitian yang mengintegrasikan data langsung dari transaksi harian dan umpan balik konsumen secara otomatis ke dalam sistem, guna mengurangi ketergantungan pada kuesioner manual dan meningkatkan ketepatan waktu serta representativitas data. Ide-ide ini tidak hanya memperdalam validitas sistem yang ada, tetapi juga membuka jalan bagi sistem penunjang keputusan yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika kepuasan konsumen di ritel modern.

  1. #sistem pendukung keputusan#sistem pendukung keputusan
  2. #akurasi sistem#akurasi sistem
Read online
File size873.75 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1UT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test