UNTABUNTAB

Jurnal Ilmiah Sains Sosial, Kewirausahaan dan KebudayaanJurnal Ilmiah Sains Sosial, Kewirausahaan dan Kebudayaan

Penelitian ini menganalisis pengaruh jumlah penduduk, retribusi daerah, dan pengeluaran pemerintah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan. Dengan pendekatan kuantitatif, hasil menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD. Melalui integrasi teori ekonomi inklusif dan peran strategis tata kelola desa, penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi PAD bukan sekadar masalah administratif, melainkan instrumen untuk mencapai pertumbuhan yang merata. Rekomendasi kebijakan difokuskan pada digitalisasi retribusi dan penguatan kapasitas SDM lokal guna menghadapi dinamika ekonomi pasca-pandemi di Bali.

Penelitian ini mengonfirmasi bahwa jumlah penduduk, retribusi daerah, dan pengeluaran pemerintah adalah determinan vital PAD Kabupaten Tabanan.Sinergi antara kebijakan makro dan praktik mikro di lapangan menentukan keberlanjutan fiskal daerah.Optimasi PAD memerlukan pendekatan holistik yang menggabungkan penguatan kapasitas SDM, digitalisasi layanan, dan kebijakan fiskal yang inklusif.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak digitalisasi sistem retribusi terhadap kepatuhan wajib pajak di wilayah pesisir Bali. 2. Studi tentang peran BUMDes dalam mengoptimalkan PAD di daerah dengan struktur ekonomi berbeda, seperti wilayah agraris versus pariwisata. 3. Analisis korelasi antara pertumbuhan ekonomi inklusif dan kebijakan pemerintah daerah dalam mengurangi kesenjangan regional di Pulau Bali.

Read online
File size394.52 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test