UKiPUKiP

EIRENE : Jurnal Ilmiah TeologiEIRENE : Jurnal Ilmiah Teologi

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan sebagian orang percaya masa kini yang memahami panggilan Tuhan secara terbatas pada aktivitas religius dan pelayanan gerejawi, sehingga mengabaikan dimensi ketaatan total yang menjadi inti panggilan ilahi dalam Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologis panggilan dan janji Allah kepada Abram dalam Kejadian 12:1–3 melalui pendekatan eksegesis gramatikal-historis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan analisis teks Ibrani terhadap unsur panggilan, struktur janji, serta dimensi universal berkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panggilan Allah kepada Abram bersifat personal, radikal, dan transformatif, karena menuntut pemutusan terhadap identitas lama serta respons iman yang menyeluruh. Selain itu, janji Allah tidak hanya berorientasi individual, tetapi juga memiliki dimensi universal sebagai sarana berkat bagi seluruh bangsa. Kesimpulannya, perikop ini menandai awal sejarah perjanjian dan menjadi fondasi penting bagi pemahaman tentang panggilan, iman, dan misi Allah dalam keseluruhan narasi Alkitab. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis gramatikal teks Ibrani, konteks historis, dan relevansi teologisnya bagi kehidupan orang percaya masa kini.

1–3 menegaskan bahwa panggilan Allah kepada Abram bersifat personal, radikal, dan universal.Panggilan ini menuntut ketaatan total dan perubahan identitas, sekaligus menjadi fondasi teologi panggilan dan perjanjian dalam Alkitab.Analisis teks Ibrani menunjukkan bahwa janji Allah melibatkan dimensi berkat yang mencakup seluruh bangsa, bukan hanya individu.Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan gramatikal-historis dalam memahami makna teologis panggilan ilahi.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dimensi universal panggilan Allah dalam kitab-kitab lain di Perjanjian Lama, seperti Yosua atau Yeremia, untuk memperkuat pemahaman tentang keterkaitan antara panggilan individu dan tujuan universal. Kedua, analisis perbandingan antara metode eksegesis gramatikal-historis dengan pendekatan teologis kontemporer untuk mengevaluasi efektivitas masing-masing pendekatan dalam memahami teks Alkitab. Ketiga, studi tentang dampak konsep panggilan Allah pada praktik gereja modern, khususnya dalam merancang program pelayanan yang lebih sesuai dengan prinsip ketaatan total dan transformasi hidup yang terdokumentasi dalam Kejadian 12:1–3.

Read online
File size425.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test