ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

OrnamenOrnamen

Cikal merupakan lambang dari gerakan pramuka Indonesia yang di ciptakan oleh Soeharjo Admodipura. Gerakan pramuka lahir pada tanggal 14 Agustus tahun 1961. Pencetus gerakan pramuka merupakan Boden Powell. Pramuka dalam dunia internasional disebut scouting. Singkatan dari pramuka merupakan Praja Muda Karana. Kata praja muda karana memiliki arti seorang anak muda yang suka berkarya. Latar belakang bentuk simbolis cikal pramuka menarik untuk diangkat sebagai ide penciptaan karya tugas akhir untuk menghasilkan karya warangka dangan makna dari lambang cikal pramuka. Diharapkan dapat menjadi karya baru bagi pramuka yang memiliki makna sama dengan lambang pramuka. Tujuan penciptaan karya ini bagi penulis merupakan sebagai wujud apresiasi karena telah memberikan banyak pengalaman dan ilmu baik kepramukaan maupun pendidikan karakter. Penciptaan tugas akhir ini menggunakan landasan penciptaan karya seni yakni tema (subject matter) bentuk (form) dan isi (makna). Kemudian untuk mewujudkan karya menggunakan teori metode terdiri dari tiga tahap enam langkah penciptaan seni kriya, yakni eksplorasi, perencanaan dan perwujudan. Hasil dari penciptaan adalah berupa warangka keris dangan penerapan makna motif cikal pramuka pada warangka keris gaya Surakarta.

Bentuk cikal (tunas kelapa) pada lambang gerakan Pramuka dapat dijadikan sumber gagasan penciptaan karya seni warangka keris yang memiliki relasi makna di antara keduanya.Cikal dalam lambang Pramuka berarti generasi muda yang sedang tumbuh dan butuh bekal pendidikan dan pengetahuan guna mempersiapkan diri mengarungi kehidupan.Warangka keris adalah pelindung dari bilah yang sangat berharga, yang melindungi potensi dari penggunaan untuk kebaikan dan membela kebenaran, ataupun sebaliknya.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan bagaimana makna simbol cikal pramuka dapat diwujudkan dalam motif hias warangka keris, membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Untuk melengkapi temuan ini, saran penelitian selanjutnya dapat berfokus pada analisis penerimaan publik terhadap karya-karya warangka bermotif cikal pramuka yang telah diciptakan. Apakah masyarakat, khususnya anggota pramuka dan kolektor keris, dapat memahami dan mengapresiasi penggabungan nilai-nilai tradisional dengan simbol kepramukaan ini? Studi bisa dilakukan melalui survei persepsi atau wawancara mendalam untuk mengukur dampak budaya dan keberhasilan komunikasi pesan filosofis. Selain itu, mengingat potensi simbol cikal pramuka yang kaya makna, penelitian dapat diperluas untuk mengeksplorasi adaptasi motif ini pada media seni kriya tradisional Indonesia lainnya, seperti batik, tenun, atau ukiran dari daerah yang berbeda, untuk melihat bagaimana nilai-nilai kepramukaan dapat diintegrasikan dalam berbagai bentuk warisan budaya. Terakhir, sangat relevan untuk menyelidiki bagaimana warangka keris bermotif cikal pramuka ini dapat dioptimalkan sebagai alat pendidikan karakter dalam kegiatan pramuka. Penelitian dapat merancang dan menguji efektivitas program edukasi yang menggunakan artefak seni sebagai media visual untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda, sehingga memperkuat peran pramuka dalam pembentukan karakter bangsa secara lebih konkret dan kreatif.

Read online
File size600.61 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test