UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kekerasan verbal terhadap tokoh perempuan direpresentasikan dalam film serial Sianida. Pendekatan yang digunakan adalah analisis wacana kritis Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi utama: analisis teks (mikro), analisis praktik diskursif (meso), dan analisis praktik sosial (makro). Data utama dalam penelitian ini diperoleh dari transkrip dialog film serial Sianida, yang diproduksi oleh MVP Entertainment, terdiri dari 12 episode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dalam film ini direpresentasikan melalui kekerasan verbal terhadap female characters Jenny, Dita, dan Amelia yang beberapa kali menerima kalimat bernada ancaman, ejekan, dan penghinaan lisan dari tokoh laki-laki atau pihak berkuasa seperti, Aku bunuh kamu!, janda kembang Sejakarta, Hei perempuan anjing. Kekerasan verbal yang dialami tokoh perempuan memang tidak menimbulkan luka fisik secara langsung. Namun, dampak psikologis dan sosial dari kekerasan jenis ini tidak kalah serius dibandingkan dengan bentuk kekerasan lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian yang sama, sekaligus menjadi referensi untuk penelitian lanjutan.

Kekerasan verbal terhadap tokoh perempuan Jenny, Dita, dan Amelia dalam film serial Sianida direpresentasikan melalui ancaman, ejekan, dan penghinaan lisan yang dilakukan oleh tokoh laki-laki atau pihak berkuasa.Meskipun tidak menimbulkan luka fisik, dampak psikologis dan sosial dari kekerasan verbal ini sangat serius.Film serial Sianida menunjukkan bahwa kekerasan verbal menjadi strategi simbolik untuk menekan, merendahkan, dan mendiskreditkan eksistensi perempuan.Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran akan representasi kekerasan verbal dalam media untuk mendorong cerita yang lebih adil dan setara bagi perempuan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana perbedaan platform media (seperti film, serial, atau media sosial) memengaruhi representasi kekerasan verbal terhadap perempuan. 2. Studi lebih mendalam tentang bagaimana konteks budaya dan nilai sosial masyarakat memengaruhi interpretasi kekerasan verbal dalam film fiksi bergenre kriminal dan percintaan sesama jenis. 3. Analisis mengenai efektivitas pendidikan media dalam meningkatkan kesadaran publik tentang kekerasan verbal, terutama dalam menghadapi isu-isu seperti diskriminasi terhadap komunitas LGBTQ di media.

  1. ANALISIS WACANA SARA MILLS TENTANG KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN | GENDER EQUALITY: International... doi.org/10.22373/equality.v7i1.8743ANALISIS WACANA SARA MILLS TENTANG KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN GENDER EQUALITY International doi 10 22373 equality v7i1 8743
  2. Analisis Wacana Kritis Industri Media Netflix pada Film Dokumenter Ice Cold | Ideas: Jurnal Pendidikan,... doi.org/10.32884/ideas.v10i4.1895Analisis Wacana Kritis Industri Media Netflix pada Film Dokumenter Ice Cold Ideas Jurnal Pendidikan doi 10 32884 ideas v10i4 1895
Read online
File size345.95 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test