UNJAUNJA
Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan SastraPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis metafora konseptual yang digunakan dalam ujaran kebencian pada komentar Grup Facebook. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan. Data penelitian ini diambil dari komentar pengguna Facebook pada tiga grup Facebook pendukung calon presiden Indonesia yang akan bertarung di pemilihan umum 2024. Grup Facebook tersebut adalah Debat Capres dan Cawapres 2024 yang memiliki ribuan anggota yang secara rutin dan aktif berpartisipasi dalam forum tersebut. Untuk menganalisis jenis metafora konseptual yang digunakan dalam ujaran kebencian, digunakan teori metafora konseptual yang dikemukakan oleh Lakoff & Johnson (1980). Menurut teori tersebut, metafora konseptual diklasifikasikan menjadi tiga yaitu metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis. Ujaran kebencian yang dibahas dalam artikel ini didasarkan pada Surat Edaran Kepolisian Republik Indonesia Nomor SE/06/X/2015 tentang penanganan ujaran kebencian. Hasil penelitian menunjukkan 16 data diklasifikasikan sebagai metafora struktural dan 1 data merupakan metafora ontologis. Tidak ada satu pun data yang ditemukan dalam penelitian ini yang diklasifikasikan sebagai metafora orientasional. Dari 17 data, 13 di antaranya diklasifikasikan sebagai penghinaan. 1 data adalah penyebaran berita bohong dan 2 data adalah pencemaran nama baik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan metafora konseptual untuk mengekspresikan ujaran kebencian pada komentar grup Facebook tidak signifikan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan metafora konseptual untuk mengekspresikan ujaran kebencian pada komentar grup Facebook tidak signifikan.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang dampak ujaran kebencian terhadap dinamika politik di media sosial, seperti mengidentifikasi pola metafora yang lebih kompleks atau membandingkan tren ujaran kebencian di platform lain. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran edukasi digital dalam mengurangi penggunaan metafora berbahaya melalui program pelatihan pengguna media sosial. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan alat deteksi otomatis ujaran kebencian berbasis AI yang mampu mengenali metafora konseptual dalam konteks budaya lokal.
- THE METAPHOR OF ACEH LANGUAGE ON INSTAGRAM SOCIAL MEDIA: POTENTIAL AND THREATS OF HATE SPEECH IN THE... doi.org/10.26858/retorika.v15i1.23694THE METAPHOR OF ACEH LANGUAGE ON INSTAGRAM SOCIAL MEDIA POTENTIAL AND THREATS OF HATE SPEECH IN THE doi 10 26858 retorika v15i1 23694
- Overview of Qualitative Research: Journal of Health Care Chaplaincy: Vol 20, No 3. overview qualitative... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/08854726.2014.925660Overview of Qualitative Research Journal of Health Care Chaplaincy Vol 20 No 3 overview qualitative tandfonline doi abs 10 1080 08854726 2014 925660
- Ahkam: Jurnal Hukum Islam. hate speech pandangan uu ite fatwa mui ahkam jurnal islam vol articles https... ejournal.iain-tulungagung.ac.id/index.php/ahkam/article/view/785Ahkam Jurnal Hukum Islam hate speech pandangan uu ite fatwa mui ahkam jurnal islam vol articles https ejournal iain tulungagung ac index php ahkam article view 785
| File size | 201.51 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekerabatan bahasa Minangkabau Isolek Pesisir Selatan dan bahasa Bengkulu Isolek Kepahiang KabupatenTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekerabatan bahasa Minangkabau Isolek Pesisir Selatan dan bahasa Bengkulu Isolek Kepahiang Kabupaten
UNJAUNJA Kekerasan verbal yang dialami tokoh perempuan memang tidak menimbulkan luka fisik secara langsung. Namun, dampak psikologis dan sosial dari kekerasan jenisKekerasan verbal yang dialami tokoh perempuan memang tidak menimbulkan luka fisik secara langsung. Namun, dampak psikologis dan sosial dari kekerasan jenis
UNJAUNJA Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan jenis-jenis metafora serta makna konseptual dalam serial Netflix Gadis Kretek, terdapat 44 data yang ditemukan,Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan jenis-jenis metafora serta makna konseptual dalam serial Netflix Gadis Kretek, terdapat 44 data yang ditemukan,
UNJAUNJA Rincian temuan mencakup: 32 item leksikal dan 11 makna kultural untuk gadis yang belum menikah; 39 item leksikal dan 7 makna kultural bagi wanita hamil;Rincian temuan mencakup: 32 item leksikal dan 11 makna kultural untuk gadis yang belum menikah; 39 item leksikal dan 7 makna kultural bagi wanita hamil;
UNJAUNJA Gabungan afiks, misalnya باجتسا dari باج, mencerminkan kompleksitas morfologi bahasa Arab. Penelitian ini mendukung kajian sebelumnya yang menyorotiGabungan afiks, misalnya باجتسا dari باج, mencerminkan kompleksitas morfologi bahasa Arab. Penelitian ini mendukung kajian sebelumnya yang menyoroti
UNJAUNJA Makna mbok telah diperluas untuk mencakup baik yang lebih tua maupun yang lebih muda. Bentuk sapaan ci kini mencakup laki-laki dan perempuan, sedangkanMakna mbok telah diperluas untuk mencakup baik yang lebih tua maupun yang lebih muda. Bentuk sapaan ci kini mencakup laki-laki dan perempuan, sedangkan
UNJAUNJA Sebaliknya, jenis deklaratif tidak ditemukan dalam penelitian ini karena tindak tutur delaratif cenderung digunakan dalam konteks formal atau institusionalSebaliknya, jenis deklaratif tidak ditemukan dalam penelitian ini karena tindak tutur delaratif cenderung digunakan dalam konteks formal atau institusional
ARIMSIARIMSI Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa konsep vektor normal dan kelengkungan permukaan sangat penting dalam aplikasi lebih lanjut, seperti dalamSelain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa konsep vektor normal dan kelengkungan permukaan sangat penting dalam aplikasi lebih lanjut, seperti dalam
Useful /
UNJAUNJA Novel Kuda karya Panji Sukma memiliki urutan naratif anakroni, durasi naratif novel ini memiliki durasi penceritaan yang dimuat dalam 330 paragraf danNovel Kuda karya Panji Sukma memiliki urutan naratif anakroni, durasi naratif novel ini memiliki durasi penceritaan yang dimuat dalam 330 paragraf dan
UNJAUNJA Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana poskolonial, untuk menyelidiki cara nasionalismeMetode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana poskolonial, untuk menyelidiki cara nasionalisme
UNJAUNJA Temuan lain menunjukkan ujaran kebencian pencemaran nama baik sebanyak 2 data, perbuatan tidak menyenangkan 18 data, penghinaan 3 data, penistaan 3 dataTemuan lain menunjukkan ujaran kebencian pencemaran nama baik sebanyak 2 data, perbuatan tidak menyenangkan 18 data, penghinaan 3 data, penistaan 3 data
UNJAUNJA Namun, dampak terhadap kesulitan tidur dan kecemasan yang tidak masuk akal tidak signifikan. Selain itu, film thriller mempengaruhi pola hubungan antarNamun, dampak terhadap kesulitan tidur dan kecemasan yang tidak masuk akal tidak signifikan. Selain itu, film thriller mempengaruhi pola hubungan antar