UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini menyelidiki pengaruh film thriller terhadap kecemasan dan pola hubungan antar pribadi pada mahasiswa Generasi Z di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 123 responden. Data diperoleh melalui kuesioner yang berisi 12 pertanyaan pilihan ganda dan 3 pertanyaan esai, menggunakan skala Likert untuk mengukur sikap dan pendapat responden. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan kecemasan saat menonton adegan intens dalam film thriller dan lebih sering memikirkan skenario buruk. Namun, dampak terhadap kesulitan tidur dan kecemasan yang tidak masuk akal tidak signifikan. Selain itu, film thriller mempengaruhi pola hubungan antar pribadi dengan responden menjadi lebih berhati-hati dalam mempercayai orang lain dan lebih empati terhadap situasi emosional orang lain. Berdasarkan teori Uses and Gratification, film thriller dipilih untuk memenuhi kebutuhan emosional dan hiburan. Temuan ini mengungkapkan bagaimana media, khususnya film thriller, dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan hubungan sosial generasi muda.

Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, pengaruh film thriller pada tingkat kecemasan dan pola hubungan antar pribadi mahasiswa Generasi Z dapat dijelaskan melalui berbagai teori psikologis dan komunikasi, termasuk teori Kognitif, Interaksionisme Simbolik, dan Uses and Gratification.Piaget menjelaskan bahwa perkembangan kognitif erat kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam memproses informasi dan mengatur emosi.Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun film thriller mungkin memicu perasaan kecemasan atau ketegangan sementara, efek jangka panjang seperti kesulitan tidur atau kecemasan yang tidak jelas tampaknya lebih dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam mengelola respons emosional mereka terhadap media.Dalam konteks Interaksionisme Simbolik, temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman menonton film thriller mungkin mempengaruhi cara individu menghargai hubungan sosial mereka, dengan peningkatan kewaspadaan terhadap kepercayaan atau peningkatan empati.Namun, perubahan langsung dalam hubungan antar pribadi tidak signifikan, karena interpretasi individu terhadap film thriller lebih subjektif dan kontekstual.Teori Uses and Gratification menjelaskan bahwa penonton memilih media berdasarkan kebutuhan pribadi mereka.Survei menunjukkan bahwa mahasiswa Generasi Z menggunakan film thriller sebagai bentuk pelarian emosional dari rutinitas harian dan untuk mencari tantangan emosional yang menyenangkan.Hal ini menunjukkan bahwa media, seperti film thriller, memenuhi berbagai kebutuhan individu, seperti hiburan dan pencarian pengalaman emosional yang memicu rasa penasaran atau kecemasan.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menggambarkan bagaimana media dapat memenuhi kebutuhan pribadi dan sosial penonton serta bagaimana hal itu mempengaruhi pemahaman kognitif dan interaksi sosial mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut pengaruh film thriller pada pola hubungan antar pribadi, khususnya pada aspek kepercayaan dan empati. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk memahami pengalaman individu secara mendalam dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dalam hubungan sosial. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengaruh film thriller pada kecemasan jangka panjang dan strategi penanganan emosi yang digunakan oleh generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif), penelitian ini dapat mengidentifikasi pola-pola tertentu dalam pengelolaan emosi dan mengembangkan intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif film thriller. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam konteks film thriller. Bagaimana media sosial mempengaruhi persepsi individu terhadap film thriller dan bagaimana interaksi sosial di media sosial dapat memengaruhi pola hubungan antar pribadi. Penelitian ini dapat menggunakan analisis konten dan wawancara mendalam untuk memahami dinamika interaksi sosial di media sosial yang terkait dengan film thriller.

  1. OSF. osf doi.org/10.31219/osf.io/dw7fqOSF osf doi 10 31219 osf io dw7fq
  2. 0. deprecated return type current compatible iterator mixed attribute to temporarily suppress notice... doi.org/10.37905/jik.v1i2.640 deprecated return type current compatible iterator mixed attribute to temporarily suppress notice doi 10 37905 jik v1i2 64
Read online
File size234.32 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test