UNJAUNJA
Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan SastraPenelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode simak dengan teknik catat dalam mengumpulkan datanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek leksikal antonimi dalam novel trilogi bagian pertama Ronggeng Dukuh Paruk Catatan Buat Emak karya Ahmad Tohari yang diterbitkan pada tahun 1982. Objek penelitian ini adalah antonimi (oposisi makna). Data penelitian ini berupa tuturan atau dialog antartokoh dalam novel ronggeng dukuh paruk yang didalamnya terdapat oposisi makna beserta konteksnya. Sumber data penelitian ini adalah novel ronggeng dukuh paruk karya ahmad tohari. Data penelitian kemudian dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dengan teknik lanjutan oposisi dua-dua (binary oposition). Adapaun hasil analisis data secara umum menunjukkan bahwa oposisi makna yang muncul pada teks novel trilogi pertama Ronggeng Dukuh Paruk berupa oposisi mutlak, oposisi kutub, oposisi hubungan, oposisi hirarkial, dan oposisi majemuk. Oposisi kutub merupakan oposisi makna yang paling sering digunakan oleh pengarang karena pengarang sering menggambarkan kompleksitas kehidupan tokoh yang bersifat gradasi.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai jenis oposisi makna yang muncul dalam dialog antar karakter, serta memahami bagaimana oposisi tersebut mencerminkan kompleksitas kehidupan sosial dan budaya di masyarakat Dukuh Paruk.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat lima jenis oposisi makna yang teridentifikasi, yaitu.Oposisi Kutub, Oposisi Hubungan, Oposisi Mutlak, Oposisi Majemuk, dan Oposisi Hirarkial.Dari total data yang dianalisis, oposisi kutub muncul sebanyak 64 kali, diikuti oleh oposisi hubungan (32), oposisi mutlak (10), dan oposisi majemuk (2).Penelitian ini menyoroti bagaimana bahasa dalam novel tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menggambarkan ketegangan antara tradisi dan perubahan sosial, serta antara individu dan norma-norma kolektif.Dengan demikian, novel Ronggeng Dukuh Paruk berfungsi sebagai cermin realitas sosial yang kompleks, memberikan wawasan mendalam tentang konflik nilai yang dihadapi oleh karakter-karakter dalam konteks budaya Jawa.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan oposisi makna lainnya seperti oposisi hirarkial dalam novel-novel karya Ahmad Tohari yang lain untuk melihat perbedaan strategi penyampaian konflik sosial. 2. Analisis lebih mendalam tentang bagaimana oposisi makna dalam novel ini berkontribusi pada pembentukan identitas gender melalui peran tokoh perempuan seperti Srintil dalam konteks budaya patriarkal Jawa. 3. Studi komparatif antara oposisi makna dalam Ronggeng Dukuh Paruk dengan novel-novel sastra Indonesia lainnya yang mengangkat isu sosial dan budaya untuk memahami keunikan pendekatan Ahmad Tohari dalam menyampaikan dinamika masyarakat desa.
| File size | 190.63 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIMSIARIMSI Dengan memanfaatkan teknologi seperti platform pembelajaran berbasis AI, chatbot edukatif, dan realitas virtual, AI memungkinkan pengembangan keterampilanDengan memanfaatkan teknologi seperti platform pembelajaran berbasis AI, chatbot edukatif, dan realitas virtual, AI memungkinkan pengembangan keterampilan
UNJAUNJA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekerabatan bahasa Minangkabau Isolek Pesisir Selatan dan bahasa Bengkulu Isolek Kepahiang KabupatenTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekerabatan bahasa Minangkabau Isolek Pesisir Selatan dan bahasa Bengkulu Isolek Kepahiang Kabupaten
UNJAUNJA Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian yang sama, sekaligus menjadi referensi untuk penelitian lanjutan. Kekerasan verbalPenelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian yang sama, sekaligus menjadi referensi untuk penelitian lanjutan. Kekerasan verbal
UNJAUNJA Dengan demikian, novel karya Buya Hamka bukan hanya sekadar sebuah karya biografi, melainkan juga dapat dipahami sebagai teks sastra yang mengandung pemikiranDengan demikian, novel karya Buya Hamka bukan hanya sekadar sebuah karya biografi, melainkan juga dapat dipahami sebagai teks sastra yang mengandung pemikiran
UNJAUNJA Netizen secara bebas mengkritik, menolak, menyangkal, mengidentifikasi, dan melaporkan NM yang menyebabkan banyaknya tindak tutur ilokusi ekspresif. UjaranNetizen secara bebas mengkritik, menolak, menyangkal, mengidentifikasi, dan melaporkan NM yang menyebabkan banyaknya tindak tutur ilokusi ekspresif. Ujaran
UNJAUNJA Untuk menganalisis jenis metafora konseptual yang digunakan dalam ujaran kebencian, digunakan teori metafora konseptual yang dikemukakan oleh Lakoff &Untuk menganalisis jenis metafora konseptual yang digunakan dalam ujaran kebencian, digunakan teori metafora konseptual yang dikemukakan oleh Lakoff &
UNJAUNJA Teori semiotika Michael Riffaterre bertujuan untuk mengungkapkan makna tersirat yang tersembunyi dalam karya sastra.melalui pendekatan ini, teori semiotikaTeori semiotika Michael Riffaterre bertujuan untuk mengungkapkan makna tersirat yang tersembunyi dalam karya sastra.melalui pendekatan ini, teori semiotika
ARIMSIARIMSI Dalam penelitian ini, pendekatan teoritik dikombinasikan dengan visualisasi interaktif untuk menganalisis berbagai bentuk permukaan. Melalui penggunaanDalam penelitian ini, pendekatan teoritik dikombinasikan dengan visualisasi interaktif untuk menganalisis berbagai bentuk permukaan. Melalui penggunaan
Useful /
UNJAUNJA Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukanPenelitian ini menggunakan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan
UNJAUNJA Makna kultural pada keseluruhan pantang-larang berjumlah 44 kosakata. Penulis menyarankan penelitian lanjutan untuk menambah data ujaran pantang-larangMakna kultural pada keseluruhan pantang-larang berjumlah 44 kosakata. Penulis menyarankan penelitian lanjutan untuk menambah data ujaran pantang-larang
UNJAUNJA Sastra bisa menjadi alat edukasi dan pembelajaran bagi penikmatnya, karena sastra dapat membantu memperlihatkan sisi-sisi yang tidak tampak seperti ketidakadilanSastra bisa menjadi alat edukasi dan pembelajaran bagi penikmatnya, karena sastra dapat membantu memperlihatkan sisi-sisi yang tidak tampak seperti ketidakadilan
UNJAUNJA Sebaliknya, jenis deklaratif tidak ditemukan dalam penelitian ini karena tindak tutur delaratif cenderung digunakan dalam konteks formal atau institusionalSebaliknya, jenis deklaratif tidak ditemukan dalam penelitian ini karena tindak tutur delaratif cenderung digunakan dalam konteks formal atau institusional