UNJAUNJA
Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan SastraPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana karakter para tokoh yang dilukiskan oleh pengarang dalam sebuah naskah drama berjudul Nyanyian Kardus karya Puntung CM. Pudjadi menggunakan teori karakterisasi telaah fiksi oleh Albertine Minderop. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan data yang diteliti berupa narasi serta dialog-dialog percakapan para tokoh yang terdapat di dalam naskah drama Nyanyian Kardus karya Puntung CM. Pudjadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik studi pustaka, dan teknik analisis data dilakukan melalui teknik analisis naratif. Penelitian ini akan menguraikan bagaimana cara pengarang dalam melukiskan karakter para tokoh dalam naskah drama Nyanyian Kardus karya Puntung CM. Pudjadi dan akan diteliti menggunakan teori karakterisasi telaah fiksi yaitu melalui metode langsung (telling) dan metode tidak langsung (showing). Selain itu, penelitian ini juga akan mengungkapkan karakter para tokoh serta pesan tersembunyi apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh pengarang kepada para pembaca melalui setiap penggambaran karakter di dalam alur ceritanya.
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa cara pengarang menggambarkan karakter para tokoh dalam naskah drama berjudul Nyanyian Kardus karya Puntung CM.Pudjadi menggunakan metode langsung (telling) menghasilkan data sebanyak 12 data, sedangkan metode tidak langsung (Showing) berjumlah 147 data.Tokoh Simbok digambarkan sebagai seorang wanita tua yang sangat keras kepala, kasar, dan berpikiran sempit, sombong, serta sangat mudah mengamuk kepada orang-orang disekitarnya.Pesan utama yang ingin disampaikan oleh pengarang adalah agar pembaca tidak salah memilih jalan untuk bertahan hidup di dunia yang kejam ini.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak kemiskinan terhadap konflik psikologis tokoh lain dalam karya Puntung CM. Pudjadi, seperti tokoh Pak Nrimo atau Marni, untuk melihat variasi penyampaian pesan sosial. Selain itu, studi perbandingan antara pendekatan karakterisasi Minderop dengan teori psikologi lainnya bisa dilakukan untuk memperkaya perspektif analisis karya sastra. Terakhir, penelitian bisa diperluas ke naskah drama lain yang mengangkat isu kemiskinan, tetapi dengan latar belakang budaya atau wilayah berbeda, sehingga mengeksplorasi variasi penyajian tema serupa dalam konteks yang beragam.
| File size | 165.92 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Kondisi tersebut mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kapasitas kerja operator yang dipengaruhi oleh aktivitas manualKondisi tersebut mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kapasitas kerja operator yang dipengaruhi oleh aktivitas manual
UNSUBUNSUB Kendala dalam pelayanan seperti antrian panjang dan keterbatasan petugas masih perlu diatasi. Upaya peningkatan pelayanan telah dilakukan, namun masihKendala dalam pelayanan seperti antrian panjang dan keterbatasan petugas masih perlu diatasi. Upaya peningkatan pelayanan telah dilakukan, namun masih
ALFARABIALFARABI Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Media Pohon Literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenaliBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Media Pohon Literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali
ALFARABIALFARABI Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian perkembangan yang melibatkan 10 anak usia 5-6 tahun. Hasil validasi oleh ahliData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian perkembangan yang melibatkan 10 anak usia 5-6 tahun. Hasil validasi oleh ahli
ALFARABIALFARABI Proses peningkatan terlihat dari kenaikan kecukupan klasikal dari 20% pada tahap pra-siklus, menjadi 50% pada Siklus I, dan mencapai 90% keberhasilan padaProses peningkatan terlihat dari kenaikan kecukupan klasikal dari 20% pada tahap pra-siklus, menjadi 50% pada Siklus I, dan mencapai 90% keberhasilan pada
UNJAUNJA Sumber data berupa wacana tertulis dalam wacana debat calon presiden 2024 jilid v, Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data berupa tuturan atau percakapanSumber data berupa wacana tertulis dalam wacana debat calon presiden 2024 jilid v, Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data berupa tuturan atau percakapan
UNJAUNJA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, adapun pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan kuesioner. TeknikPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, adapun pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan kuesioner. Teknik
UNJAUNJA Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang dihasilkan berdasarkan jenis dan fungsi tindak tutur representatif ada 14 jenis, yakni tindakMetode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang dihasilkan berdasarkan jenis dan fungsi tindak tutur representatif ada 14 jenis, yakni tindak
Useful /
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Plate Heat Exchanger (PHE) merupakan salah satu elemen yang mempunyai peran penting dalam efisiensi energi di PT. XYZ. Di PT. XYZ terdapat permasalahanPlate Heat Exchanger (PHE) merupakan salah satu elemen yang mempunyai peran penting dalam efisiensi energi di PT. XYZ. Di PT. XYZ terdapat permasalahan
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Ada beberapa tipe risiko bahaya yang ditimbulkan yaitu ringan, sedang, dan berat, jika pekerja tidak menggunakan APD yang sudah disediakan pihak perusahaan,Ada beberapa tipe risiko bahaya yang ditimbulkan yaitu ringan, sedang, dan berat, jika pekerja tidak menggunakan APD yang sudah disediakan pihak perusahaan,
STIP FARMINGSTIP FARMING Loyalitas konsumen adalah kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang ditunjukkan dengan sikap positif dan komitmen untuk terus menggunakan produk tersebutLoyalitas konsumen adalah kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang ditunjukkan dengan sikap positif dan komitmen untuk terus menggunakan produk tersebut
UNJAUNJA Tuturan dengan variasi krama yang hanya dapat ditemui pada acara-acara formal, Serta tuturan dengan variasi madya yang dapat ditemui pada tuturan yangTuturan dengan variasi krama yang hanya dapat ditemui pada acara-acara formal, Serta tuturan dengan variasi madya yang dapat ditemui pada tuturan yang