STIP FARMINGSTIP FARMING

AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu PertanianAGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian

Loyalitas konsumen adalah kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang ditunjukkan dengan sikap positif dan komitmen untuk terus menggunakan produk tersebut serta berniat untuk melakukan pembelian di masa mendatang. Ketatnya persaingan antar kompetitor madu, membuat produsen harus mampu mempertahakan loyalitas konsumen agar perusahaan tetap dapat mempertahankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan pengaruh marketing mix (product, price, promotion, dan place) terhadap loyalitas konsumen Madu Pramuka di Kota Semarang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2023 di Kota Semarang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik non probability sampling, yaitu accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 100 orang pada lima outlet Madu Pramuka di Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan analisis deksriptif, responden didominasi oleh 54% laki-laki, 39% berusia 31- 40 tahun, 56% sudah menikah, 28% karyawan swasta, 35% berpenghasilan Rp 3.000.000-Rp 5.000.000, dan 41% 2 hingga 3 kali frekuensi pembelian madu pramuka dalam sebulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk (product) Madu Pramuka sudah memiliki variasi rasa dan ukuran, harga (price) Madu Pramuka bersaing dan sudah sesuai dengan kemampuan daya beli konsumen, tempat (place) penjualan Madu Pramuka strategis dan mudah dijangkau, dan promosi (promotion) Madu Pramuka dilakukan melalui website, Instagram, dan brosur. Berdasarkan hasil regresi linear berganda didapatkan nilai koefisien determinasi sebesar 61%, secara simultan produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Madu Pramuka di Kota Semarang. Secara parsial produk, harga, dan promosi berpengaruh signifikan, sedangkan tempat tidak berpengaruh signifikan.

Variabel produk sudah mendapat respon positif dari konsumen dengan rata-rata skor 4,28.Variabel harga secara keseluruhan juga sudah baik dengan rata-rata skor 4,12.Variabel tempat juga cukup baik dengan rata-rata skor 4,35, namun masih ada kekurangan pada spanduk atau papan nama yang kurang terlihat dengan jelas.Variabel promosi secara keseluruhan sudah baik dengan rata-rata skor 4,15.Variabel loyalitas konsumen secara keseluruhan sudah baik dengan rata-rata skor 4,09.Variabel produk, harga, tempat, dan promosi secara serempak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen Madu Pramuka di Kota Semarang.Hasil uji-t menunjukkan bahwa secara parsial variabel produk, harga, dan promosi mempengaruhi loyalitas konsumen, sedangkan variabel tempat tidak mempengaruhi loyalitas konsumen Madu Pramuka di Kota Semarang.Secara serempak produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas.Secara parsial produk, harga, dan promosi berpengaruh signifikan, sedangkan tempat belum berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi promosi digital untuk meningkatkan kesadaran merek di kalangan generasi muda melalui platform media sosial. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor psikologis yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih madu, seperti preferensi rasa atau kepercayaan terhadap kualitas produk. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak variasi kemasan produk terhadap loyalitas konsumen, khususnya dalam meningkatkan daya tarik visual dan informasi kandungan nutrisi yang terdapat pada label kemasan.

Read online
File size326.25 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test