PIRAMIDAAKADEMIPIRAMIDAAKADEMI
Literal: Disability Studies JournalLiteral: Disability Studies JournalPeningkatan kapasitas guru dalam melakukan asesmen adalah hal yang krusial di satuan Pendidikan khusus. Guru kelas di sekolah khusus perlu memiliki keterampilan dan keberanian untuk melakukan asesmen informal agar program belajar sesuai dengan kondisi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi peningkatan kapasitas guru dalam melakukan asesmen di Sekolah Luar Biasa. Data dikumpulkan menggunakan pendekatan kualitatif berupa wawancara tidak terstruktur, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan (Miles & Hubberman). Keabsahan data penelitian dilakukan dengan triangulasi data, ketekunan peneliti, dan member check. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa proses workshop asesmen dapat dilakukan secara flip class dengan sesi daring untuk materi konseptual terkait asesmen, sementara sesi luring untuk praktik penyusunan instrumen dan pelaksanaan asesmen.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses workshop asesmen dapat dilakukan secara flip class dengan sesi daring untuk materi konseptual terkait asesmen, sementara sesi luring untuk praktik penyusunan instrument dan pelaksanaan asesmen.Kegiatan peningkatan kapasitas guru memang penting, akan tetapi dalam pelaksanaannya memerlukan pengaturan yang efektif dan efisien agar kegiatan berjalan dengan fokus dan guru siap menerima materi.Meskipun demikian, workshop asesmen diakui dapat memberikan pemahaman tentang cara membuat instrumen bagi guru.Gambaran pelaksanaan workshop asesmen dalam penelitian ini cukup memberikan gambaran tentang teknis cara pelaksanaan dan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan peningkatan kapasitas guru untuk melakukan asesmen.Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi pelaksanaan oleh pengelola lembaga Pendidikan khusus yang lain dengan menekankan perhatian pada manajemen pelaksanaan kegiatan yang lebih baik lagi.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi terhadap waktu pelaksanaan workshop agar lebih tepat dan kondusif, serta mempertimbangkan kesiapan guru. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran flip class yang efektif untuk meningkatkan kinerja akademik guru. Ketiga, studi mendatang dapat mengeksplorasi strategi capacity building yang inovatif, seperti penggunaan teknologi dan kolaborasi antar guru, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kinerja guru di sekolah khusus.
- Peningkatan Capacity Building Guru Madrasah Ibtidaiyah Ma`Arif Kabupaten Purbalingga Berbasis Active... ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/btj/article/view/5105Peningkatan Capacity Building Guru Madrasah Ibtidaiyah Ma Arif Kabupaten Purbalingga Berbasis Active ppjp ulm ac journals index php btj article view 5105
- COVIDâ19 as the tipping point for integrating eâassessment in higher education practices... bera-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/bjet.13169COVIDyAAAa19 as the tipping point for integrating eyAAAaassessment in higher education practices bera journals onlinelibrary wiley doi 10 1111 bjet 13169
- Outcomes Assessment in Undergraduate Information Literacy Instruction: A Systematic Review | Erlinger... crl.acrl.org/index.php/crl/article/view/16600Outcomes Assessment in Undergraduate Information Literacy Instruction A Systematic Review Erlinger crl acrl index php crl article view 16600
- jgme. jgme need enable javascript run app doi.org/10.4300/JGME-D-15-00221.1jgme jgme need enable javascript run app doi 10 4300 JGME D 15 00221 1
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s10763-015-9704-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s10763 015 9704 8
| File size | 925.58 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PAYUNGIPAYUNGI Penelitian ini menggunakan metode eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup pada 74 responden denganPenelitian ini menggunakan metode eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup pada 74 responden dengan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Sampel penelitian ini adalah kepala Sekolah dan Guru-guru SMA Negeri 1 Ngawen sejumlah 50 orang. Sampel penelitian ditetapkan dengan menggunakan teknikSampel penelitian ini adalah kepala Sekolah dan Guru-guru SMA Negeri 1 Ngawen sejumlah 50 orang. Sampel penelitian ditetapkan dengan menggunakan teknik
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Tujuannya untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan konsep diri terhadap pengambilan keputusan kepala sekolah. Populasi penelitian meliputi seluruhTujuannya untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan konsep diri terhadap pengambilan keputusan kepala sekolah. Populasi penelitian meliputi seluruh
UNJAUNJA Adapun, proses polimorfemis yang terdapat pada nama-nama dusun di Desa Wanurejo berupa kata polimorfemis satu kata dasar berimbuhan, kata polimorfemisAdapun, proses polimorfemis yang terdapat pada nama-nama dusun di Desa Wanurejo berupa kata polimorfemis satu kata dasar berimbuhan, kata polimorfemis
UNJAUNJA Hasil kedua dari penelitian ini adalah dampak yang terjadi pada kepribadian A Ho dan perubahan serta perkembangan diri A Ho yang menjadi lebih baik karenaHasil kedua dari penelitian ini adalah dampak yang terjadi pada kepribadian A Ho dan perubahan serta perkembangan diri A Ho yang menjadi lebih baik karena
UNJAUNJA Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik studi pustaka, dan teknik analisis data dilakukan melalui teknik analisis naratif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik studi pustaka, dan teknik analisis data dilakukan melalui teknik analisis naratif.
PIRAMIDAAKADEMIPIRAMIDAAKADEMI Subjek penelitian adalah 44 orang guru SD di Gugus 01 UPT PP Kecamatan Bambanglipuro. Teknik pengumpulan digunakan dengan tes, observasi, wawancara danSubjek penelitian adalah 44 orang guru SD di Gugus 01 UPT PP Kecamatan Bambanglipuro. Teknik pengumpulan digunakan dengan tes, observasi, wawancara dan
PIRAMIDAAKADEMIPIRAMIDAAKADEMI Faktor penunjang dan penentunya adalah pada kualitas sumber daya manusia, ketersedian teknologi, serta partisipasi pihak-pihak terkait. Pada proses implementasiFaktor penunjang dan penentunya adalah pada kualitas sumber daya manusia, ketersedian teknologi, serta partisipasi pihak-pihak terkait. Pada proses implementasi
Useful /
PIRAMIDAAKADEMIPIRAMIDAAKADEMI Kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus di masa mendatang dipersiapkan melalui pendidikan vokasional. Kompetensi guru dalam menjalankan pendidikanKemandirian peserta didik berkebutuhan khusus di masa mendatang dipersiapkan melalui pendidikan vokasional. Kompetensi guru dalam menjalankan pendidikan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Karena usia mereka sangat mudah terpengaruh dengan dunia luar. Dengan sesuainya buku ajar diharapkan dapat membantu peserta didik agar menjadi pribadiKarena usia mereka sangat mudah terpengaruh dengan dunia luar. Dengan sesuainya buku ajar diharapkan dapat membantu peserta didik agar menjadi pribadi
UNJAUNJA Dibentuk dengan menambahkan imbuhan, menggabungkan kata, atau mengubah bentuk kata yang sudah ada. Dalam bahasa Indonesia, salah satu kata turunan tersebutDibentuk dengan menambahkan imbuhan, menggabungkan kata, atau mengubah bentuk kata yang sudah ada. Dalam bahasa Indonesia, salah satu kata turunan tersebut
IAIAMCIAIAMC Perbedaan sikap perilaku dan kemandirian pada anak, serta status ekonomi keluarga menjadi latar belakang penelitian ini. Penulis ingin melakukan observasiPerbedaan sikap perilaku dan kemandirian pada anak, serta status ekonomi keluarga menjadi latar belakang penelitian ini. Penulis ingin melakukan observasi