POLIWANGIPOLIWANGI

JriteksJriteks

Pembangunan di berbagai daerah perkotaan yang padat penduduk salah satunya ada di Kota Tangerang. Pemerintah kota Tangerang berfokus terhadap infrastuktur lainya seperti gedung bertingkat, bendungan, hingga akses jalan. Salah satu akses jalan yang sedang di laksanakan adalah pembangunan fly over Martadinata. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui nilai daya dukung pondasi bore pile dan nilai penurunan tiang pondasi bore pile yang terjadi di proyek pembangunan flyover Martadinata. Dalam melaksanakan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian yaitu metode penelitian deskriptif. Dalam pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari proyek pembangunan fly over Martadinata yang dikelolah oleh Manajemen Konstruksi PT.Likatama Graha Mandiri sedangkan data primer diperoleh dari survey langsung di lapangan. Analisa penelitian yang digunakan dari data N-SPT dengan menganalisa kapasitas daya dukung menggunakan metode (Reese & Oneil) dan untuk penurunan pondasi tiang menggunakan metode (Poulus dan Davis). Dari hasil perhitungan perencanaan pondasi tiang pancan bore pile dengan data N-SPT pada kedalaman 21m dan diameter 1m sedangkan mutu beton digunakan mutu beton sebesar 30mpa. Hasil perhitungan daya dukung pondasi tiang bored pile dengan metode analitis (Resse dan ONeil) pada tanah non-kohesif didapatkan nilai sebesar 1134,96 kN dengan pembagi faktor aman (SF=2,5) sedangkan Hasil penurunan pondasi tiang bored pile dengan metode analitis (Poulus dan Davis ) pada tanah non-kohesif dengan nilai PDA test sebesar 1280 Ton didapatkan nilai penurunan sebesar 6,23mm dimana syarat untuk memenuhi penurunan pondasi S≤S ijin, dengan demikian perhitungan penurunan pondasi sudah memenuhi syarat.

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa daya dukung pondasi tiang bore pile pada proyek fly over Martadinata mencapai 1134,96 kN dengan faktor aman 2,5, sementara penurunan yang terjadi sebesar 6,23 mm, sesuai dengan syarat toleransi.Analisis menggunakan metode Reese & ONeil dan Poulos & Davis memberikan hasil yang konsisten.Namun, perbedaan parameter tanah dan kedalaman pengujian memengaruhi hasil perhitungan.Data teknis yang lengkap sangat penting untuk mendukung analisis yang akurat.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, dilakukan perbandingan antara metode analitis dan dinamis dalam menentukan kapasitas daya dukung pondasi tiang untuk memperkuat validasi hasil. Kedua, dilakukan studi terhadap pengaruh variasi kedalaman dan jenis tanah terhadap penurunan pondasi, terutama pada lapisan tanah non-kohesif. Ketiga, dikembangkan model prediksi jangka panjang untuk memantau stabilitas pondasi tiang bore pile selama masa operasional proyek. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru dalam optimasi desain fondasi dan mitigasi risiko penurunan yang tidak terduga.

  1. Analisis Daya Dukung Tanah Pada Perencanaan Proyek Gedung Dengan Metode Terzaghi, Meyerhof, Hansen Dan... e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/2979Analisis Daya Dukung Tanah Pada Perencanaan Proyek Gedung Dengan Metode Terzaghi Meyerhof Hansen Dan e journal unmas ac index php jikt article view 2979
Read online
File size781.77 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test