DELIHUSADADELIHUSADA

Jurnal Inovasi Kesehatan MasyarakatJurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat

Kinerja pegawai merupakan indikator krusial kesuksesan organisasi, terutama di sektor kesehatan seperti rumah sakit. Faktor kunci yang memengaruhi kinerja adalah proses rekrutmen dan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara proses rekrutmen dan seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua pada tahun 2025. Metode kuantitatif dengan desain cross-sectional diterapkan. Penelitian melibatkan 61 responden, mewakili seluruh pegawai administrasi, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara proses rekrutmen dan kinerja pegawai (p = 0.000 < 0,05), sedangkan tidak ditemukan hubungan signifikan antara proses seleksi dan kinerja pegawai (p = 0.104 > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan terstruktur berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja. Sebaliknya, proses seleksi yang terburu-buru tanpa indikator evaluasi yang jelas dapat menghambat pencapaian kinerja optimal. Masalah ini terlihat di rumah sakit, di mana proses seleksi dilakukan terburu-buru untuk mengisi kekosongan tanpa penilaian kandidat yang komprehensif. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen rumah sakit meningkatkan sistem seleksi dengan menetapkan kriteria evaluasi yang jelas dan memperkuat integrasi antara proses rekrutmen dan seleksi. Perencanaan yang tepat pada kedua tahap ini penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, loyal, dan berprestasi tinggi, yang mampu memberikan layanan administrasi yang unggul. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan kebijakan manajemen SDM dan dasar bagi penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi hubungan antara rekrutmen, seleksi, dan kinerja pegawai di institusi kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara proses rekrutmen dengan kinerja pegawai unit administrasi di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua tahun 2025.Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara proses seleksi dengan kinerja pegawai unit administrasi di rumah sakit yang sama.Hasil ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan terstruktur sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai.Sebaliknya, proses seleksi yang terburu-buru tanpa indikator evaluasi yang jelas dapat menghambat pencapaian kinerja optimal.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan kebijakan manajemen SDM dan dasar bagi penelitian lebih lanjut di sektor pelayanan kesehatan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara rumah sakit yang menerapkan proses rekrutmen dan seleksi yang optimal dengan rumah sakit yang masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak proses rekrutmen dan seleksi yang berbeda terhadap kinerja pegawai di berbagai unit rumah sakit. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif pegawai dan manajemen mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, termasuk proses rekrutmen dan seleksi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang hubungan antara rekrutmen, seleksi, dan kinerja pegawai di sektor kesehatan.

  1. Pengaruh Rekrutmen dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan PT Pasti Laba Solusi Teknologi (Rekalaba) |... ejournal.mediaantartika.id/index.php/jeba/article/view/507Pengaruh Rekrutmen dan Seleksi Terhadap Kinerja Karyawan PT Pasti Laba Solusi Teknologi Rekalaba ejournal mediaantartika index php jeba article view 507
Read online
File size343.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test