MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER

Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan TeknologiMitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat (KKA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mencakup aspek pengetahuan dan kesiapan guru dalam pembelajaran KKA. Responden penelitian berjumlah 25 guru Sekolah Dasar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai mean, median, standar deviasi, nilai minimum, maksimum, dan kuartil. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan guru terhadap KKA berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,82, median 3,80, dan standar deviasi 0,43. Skor pengetahuan guru berada pada rentang 3,00–4,60, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar guru telah memahami konsep dasar dan tujuan KKA. Sementara itu, kesiapan guru dalam pembelajaran KKA berada pada kategori sedang menuju tinggi dengan nilai rata-rata 3,59, median 3,60, dan standar deviasi 0,43, dengan rentang skor 2,80–4,40. Temuan ini menunjukkan adanya kesiapan awal guru untuk mengimplementasikan KKA, meskipun masih diperlukan penguatan kompetensi dan dukungan pelatihan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa guru Sekolah Dasar memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dengan rata-rata skor 3,82.Namun, pengetahuan kognitif tersebut belum sepenuhnya selaras dengan kesiapan implementatif yang masih berada pada kategori sedang menuju tinggi (3,59).Fenomena paradoks ini mengonfirmasi adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual dan kesiapan operasional di lapangan.Meskipun guru menunjukkan persepsi yang sangat positif dan motivasi yang kuat karena menganggap KKA sebagai instrumen strategis untuk kompetensi abad ke-21, mereka masih menghadapi hambatan psikologis berupa technostress dan keterbatasan teknis terkait infrastruktur serta ketiadaan panduan kurikulum yang operasional.

Untuk meningkatkan kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), diperlukan strategi pendukung yang koheren. Program pelatihan berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam mengintegrasikan KKA. Selain itu, penyediaan modul pembelajaran yang kontekstual dan pendampingan teknis yang intensif juga sangat penting. Sinergi antara kompetensi pedagogis guru dan dukungan kebijakan yang nyata menjadi kunci utama agar KKA dapat memberikan dampak bermakna bagi literasi digital siswa. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran kontekstual dan pendampingan teknis yang efektif, serta mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan KKA secara efektif.

Read online
File size252.69 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test