IRSCIRSC

PHINISIPHINISI

Perkembangan kompetisi di antara hotel bintang empat mendorong operator untuk mengoptimalkan strategi pemasaran guna mempertahankan tingkat hunian kamar. Studi ini mengeksplorasi pengaruh strategi posisi dan diferensiasi terhadap keinginan kembali, dampaknya terhadap tingkat hunian kamar, serta peran branding hotel syariah sebagai kondisi batas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel 200 tamu hotel. Hasil menunjukkan bahwa strategi posisi dan diferensiasi secara signifikan memengaruhi keinginan kembali dan meningkatkan tingkat hunian kamar. Branding hotel syariah memberikan kontribusi terbesar dalam kedua model regresi, mendukung peran sebagai penguat kepercayaan.

Strategi posisi dan diferensiasi secara signifikan memengaruhi keinginan kembali dan tingkat hunian kamar.Branding hotel syariah memperkuat hubungan ini dengan meningkatkan kepercayaan.Studi ini menunjukkan pentingnya strategi pemasaran yang terintegrasi dengan nilai syariah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan efektivitas operasional.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji interaksi langsung antara branding syariah dengan strategi pemasaran melalui model regresi berinteraksi. 2. Analisis perbandingan antara hotel syariah dan konvensional untuk mengevaluasi efektivitas branding syariah dalam konteks yang berbeda. 3. Penelitian lebih lanjut tentang persepsi pelanggan non-muslim terhadap fitur syariah dan dampaknya terhadap keputusan menginap, termasuk faktor kebersihan, keamanan, dan kenyamanan keluarga.

  1. Positioning and differentiation strategies as drivers of revisit intention and room occupancy rate: the... journal.irsc.co.id/index.php/Phinisi/article/view/130Positioning and differentiation strategies as drivers of revisit intention and room occupancy rate the journal irsc index php Phinisi article view 130
Read online
File size591.82 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test