IJCSNETIJCSNET

International Journal Of Community ServiceInternational Journal Of Community Service

Pengembangan desa wisata di Indonesia menyebabkan peningkatan jumlah homestay sebagai akomodasi berbasis komunitas yang berkontribusi pada perekonomian lokal. Namun, penggunaan kemasan aksesori sekali pakai di homestay berpotensi meningkatkan limbah plastik dan belum sepenuhnya selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan mengembangkan desain kemasan aksesori homestay berbasis Prinsip Global Code of Ethics for Tourism yang dikeluarkan oleh PBB World Tourism Organization. Kegiatan dilaksanakan di Desa Wisata Bantar Agung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang memiliki 120 homestay serta potensi wisata alam dan budaya yang berkembang sejak 2016. Metode pelaksanaan mencakup observasi, edukasi pariwisata berkelanjutan dan konsep green hospitality, workshop desain kemasan ramah lingkungan, serta bantuan berbasis partisipasi bersama Pokdarwis dan manajer homestay. Hasil yang diharapkan berupa prototipe kemasan aksesori daur ulang atau biodegradable, peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan homestay ramah lingkungan, dan penguatan citra desa wisata berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, meningkatkan kualitas layanan homestay, serta mendukung konservasi lingkungan dan daya saing pariwisata berkelanjutan.

Program pelayanan masyarakat di Desa Wisata Bantar Agung berhasil meningkatkan kapasitas manajer homestay dalam mengembangkan aksesori rendah limbah yang selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan dan Global Code of Ethics for Tourism.Melalui pelatihan dan mentoring, peserta memperoleh pemahaman mengenai material kemasan ramah lingkungan, penggunaan wadah daur ulang dan biodegradable, serta pentingnya mengurangi limbah plastik dalam operasional pariwisata.Program ini juga menekankan kebutuhan prosedur pembersihan dan sterilisasi yang tepat untuk wadah daur ulang, terutama botol isi ulang, agar sesuai standar kesehatan dan higiene.Penyerahan desain kemasan dan botol ramah lingkungan memberikan output konkret yang dapat langsung diimplementasikan oleh manajemen desa wisata.Inovasi ini diharapkan meningkatkan kualitas produk, memperkuat citra destinasi ramah lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah layanan homestay.Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada pengembangan praktik pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Bantar Agung sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan stakeholder pariwisata dan pengunjung.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian identitas lokal ke dalam desain kemasan aksesori homestay untuk memperkuat citra desa wisata. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas jangka panjang program ini dalam mengurangi limbah plastik dan meningkatkan kepuasan pengunjung. Penelitian lain bisa mengeksplorasi alternatif bahan ramah lingkungan yang lebih ekonomis dan cocok untuk kondisi tropis seperti di Bantar Agung. Penelitian juga bisa mengkaji dampak sosial program ini terhadap partisipasi masyarakat dalam praktik pariwisata berkelanjutan. Terakhir, studi tentang pengembangan sistem pelatihan berkelanjutan untuk manajer homestay agar keahlian mereka tetap terjaga dan berkembang.

Read online
File size424.63 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test