POLINEMAPOLINEMA

Jurnal Akuntansi dan Ekonomi BisnisJurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan aplikatif bagaimana nilai-nilai Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (transparan), dan Fathonah (cerdas) dapat diinternalisasikan dalam praktik akuntansi modern. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yang dikombinasikan dengan simulasi contoh kasus akuntansi pada perusahaan berbasis prinsip syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan nilai profetik mampu memperkuat transparansi laporan keuangan, mencegah manipulasi, serta meningkatkan tanggung jawab dan kecerdasan profesional akuntan dalam menghadapi dilema etika. Simulasi praktik yang disertakan menggambarkan siklus akuntansi dari transaksi hingga laporan keuangan, sekaligus menunjukkan bagaimana setiap nilai profetik memberikan kerangka moral yang konkret dalam pengambilan keputusan.

Nilai-nilai Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah bukan hanya atribut pribadi Nabi Muhammad SAW, tetapi juga panduan etik universal yang relevan dan dapat diimplementasikan secara praktis dalam dunia profesional, khususnya dalam bidang akuntansi.Shiddiq mengajarkan pentingnya kejujuran dalam pencatatan dan pelaporan keuangan, yang menjadi fondasi kepercayaan publik terhadap profesi akuntansi.Amanah menekankan integritas serta tanggung jawab akuntan dalam menjaga kerahasiaan informasi dan menunaikan tugas profesional dengan penuh komitmen.Tabligh mewajibkan transparansi dan keterbukaan dalam menyampaikan informasi keuangan kepada para pemangku kepentingan, sehingga keputusan yang diambil berbasis data yang benar dan adil.Sementara Fathonah mengajarkan kecerdasan intelektual dan kebijaksanaan dalam menganalisis, mengevaluasi, dan memberikan solusi terhadap permasalahan keuangan yang kompleks.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak penerapan nilai-nilai profetik dalam praktik akuntansi terhadap kinerja keuangan dan reputasi perusahaan. 2. Meneliti bagaimana nilai-nilai ini dapat diterapkan dalam konteks akuntansi publik, khususnya dalam audit dan konsultasi keuangan. 3. Mengembangkan model pelatihan etika profesi akuntansi yang berbasis nilai-nilai Islam, dengan fokus pada pengembangan karakter dan moralitas akuntan.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified journal.parahikma.ac.id/el-iqtishod/article/view/187One moment please one moment please wait request verified journal parahikma ac el iqtishod article view 187
  2. Pemahaman Nilai-Nilai Dasar Akuntansi Syari’ah dan Komunikasi Pedagang dalam Transaksi Jual-Beli... doi.org/10.35836/jakis.v10i2.339Pemahaman Nilai Nilai Dasar Akuntansi SyariAoah dan Komunikasi Pedagang dalam Transaksi Jual Beli doi 10 35836 jakis v10i2 339
  3. AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID MUHAJIRIN | Al Dzahab. transparansi pengelolaan... ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/al-dzahab/article/view/1539AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID MUHAJIRIN Al Dzahab transparansi pengelolaan ejournal iainkerinci ac index php al dzahab article view 1539
  4. Akuntabilitas Organisasi Nirlaba: Analisis dalam Metafora Empat Sifat Rasul | Kompartemen : Jurnal Ilmiah... jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/kompartemen/article/view/12399Akuntabilitas Organisasi Nirlaba Analisis dalam Metafora Empat Sifat Rasul Kompartemen Jurnal Ilmiah jurnalnasional ump ac index php kompartemen article view 12399
Read online
File size482.17 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test