PresUnivPresUniv
FIRM Journal of Management StudiesFIRM Journal of Management StudiesKeterlibatan karyawan telah menjadi penentu kritis keberlanjutan organisasi, terutama dalam sektor layanan profesional yang semakin kompetitif. Studi ini meneliti pengaruh kepuasan gaji, hubungan interpersonal, dan fleksibilitas kerja terhadap keterlibatan karyawan di antara 150 karyawan tetap yang bekerja di perusahaan konsultasi dan teknologi di Jakarta. Menggunakan desain kuantitatif dan Model Persamaan Struktural-Paling Sedikit Kuadrat Parsial (SEM-PLS), hasil menunjukkan bahwa ketiga prediktor—kepuasan gaji (β = 0,421, p < 0,001), hubungan interpersonal (β = 0,354, p < 0,001), dan fleksibilitas kerja (β = 0,298, p < 0,001)—secara signifikan dan positif memengaruhi keterlibatan karyawan. Uji instrumen menunjukkan reliabilitas dan validitas yang kuat, dengan nilai Alpha Cronbach di atas 0,839 dan nilai AVE di atas 0,75, mengonfirmasi validitas konvergen yang robust. Meskipun hubungan statistik signifikan ini, analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata yang relatif rendah di seluruh variabel (rata-rata ≈ 2,0–2,1), menunjukkan bahwa karyawan memiliki persepsi suboptimal terhadap keadilan gaji, dukungan relasional, dan kebijakan fleksibilitas. Panduan ini menunjukkan pentingnya bagi organisasi untuk meningkatkan transparansi gaji, memupuk iklim hubungan interpersonal yang mendukung, dan memperlembaga kebijakan kerja fleksibel. Studi ini berkontribusi pada literatur perilaku organisasi dengan mengevaluasi secara bersamaan penggerak psikologis, relasional, dan struktural dari keterlibatan karyawan dalam lingkungan kerja digital yang muncul. Hal ini menekankan kebutuhan strategi sumber daya manusia yang sejalan untuk memfasilitasi tingkat keterlibatan yang lebih konsisten dan berkelanjutan di kalangan karyawan layanan profesional.
Berdasarkan analisis data, studi ini menyimpulkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kepuasan gaji, hubungan interpersonal, dan fleksibilitas kerja, memiliki pengaruh positif dan statistik yang signifikan terhadap keterlibatan karyawan di sektor layanan profesional Jakarta.Dampak langsung terbesar ditemukan dalam hubungan antara kepuasan gaji dan keterlibatan karyawan, menunjukkan bahwa persepsi keadilan, berbasis kinerja, dan transparansi gaji secara signifikan meningkatkan energi, dedikasi, dan keterlibatan karyawan di tempat kerja.Demikian pula, peran hubungan interpersonal terbukti krusial.lingkungan kerja yang mendukung, hormat, dan komunikatif meningkatkan komitmen dan keterlibatan emosional karyawan.Fleksibilitas kerja juga menunjukkan kontribusi signifikan terhadap keterlibatan, menunjukkan bahwa kebijakan fleksibilitas waktu, lokasi, dan cuti memungkinkan karyawan menyeimbangkan kebutuhan kerja dan kehidupan pribadi, menghasilkan keterlibatan psikologis yang lebih baik.Namun, analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata persepsi di seluruh variabel tetap rendah (skor rata-rata antara 2,0 hingga 2,1 pada skala 5), menunjukkan bahwa praktik saat ini dalam gaji, manajemen hubungan interpersonal, dan fleksibilitas kerja masih dianggap suboptimal.Selain itu, variabilitas respons sedang hingga tinggi menunjukkan ketidaksempurnaan implementasi kebijakan dan pengalaman karyawan di antara departemen atau peran.
Untuk meningkatkan keterlibatan karyawan secara lebih kuat dan konsisten, organisasi di sektor layanan profesional—terutama perusahaan konsultasi dan teknologi di Jakarta—dianjurkan untuk fokus pada beberapa area strategis. Pertama, meningkatkan transparansi dan keadilan gaji dengan meninjau dan memperbaiki struktur gaji untuk memastikan keselarasan antara kinerja dan penggajian. Implementasi evaluasi berkala, bonus berbasis kinerja, dan komunikasi transparan mengenai kebijakan gaji dapat meningkatkan kepercayaan dan motivasi karyawan. Kedua, memperkuat iklim hubungan interpersonal di tempat kerja dengan mengintegrasikan program pembangunan tim, sistem apresiasi rekan sejawat, dan pelatihan penyelesaian konflik ke dalam praktik HR untuk menciptakan budaya rasa hormat, dukungan, dan komunikasi terbuka. Ini akan meningkatkan keamanan psikologis dan memperkuat keterlibatan. Ketiga, mendorong kebijakan kerja fleksibel yang inklusif dan mendukung dengan mengformalkan pengaturan kerja fleksibel melalui opsi kerja hibrida, jadwal yang dapat disesuaikan, dan sistem manajemen cuti yang responsif. Pemimpin harus dilatih untuk mendukung fleksibilitas sambil mempertahankan tanggung jawab, karena fleksibilitas dikenal sebagai penggerak kesejahteraan dan keterlibatan. Selain itu, HR harus melakukan survei rutin untuk memantau perbedaan pengalaman karyawan dan menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan individu dan departemen. Investasi dalam kerangka keterlibatan holistik yang melampaui gaji, hubungan, dan fleksibilitas juga diperlukan, termasuk program pengembangan karier, pipeline kepemimpinan, dan budaya pengakuan untuk memastikan komitmen karyawan yang berkelanjutan.
- Workload, job satisfaction, and salary satisfaction with turnover intention of health workers | Jurnal... doi.org/10.61099/junedik.v3i2.113Workload job satisfaction and salary satisfaction with turnover intention of health workers Jurnal doi 10 61099 junedik v3i2 113
- Salary Satisfaction of Vietnamese Teachers | Journal Evaluation in Education (JEE). salary satisfaction... doi.org/10.37251/jee.v6i1.1302Salary Satisfaction of Vietnamese Teachers Journal Evaluation in Education JEE salary satisfaction doi 10 37251 jee v6i1 1302
| File size | 471.11 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PresUnivPresUniv Sebaliknya, pengaruh sosial dan persepsi manfaat tidak signifikan dalam konteks ini. Temuan ini menekankan peran penting keamanan sistem dan dukungan infrastrukturSebaliknya, pengaruh sosial dan persepsi manfaat tidak signifikan dalam konteks ini. Temuan ini menekankan peran penting keamanan sistem dan dukungan infrastruktur
IJCSNETIJCSNET Tersedianya laporan keuangan yang terstruktur dan praktik tata kelola yang ditingkatkan meningkatkan kesiapan UMKM untuk mengakses kredit formal dan pendanaanTersedianya laporan keuangan yang terstruktur dan praktik tata kelola yang ditingkatkan meningkatkan kesiapan UMKM untuk mengakses kredit formal dan pendanaan
PresUnivPresUniv Selain itu, reputasi KAP dan dewan komisaris secara signifikan memoderasi hubungan antara profitabilitas, ukuran perusahaan, dan leverage dengan ARL. StudiSelain itu, reputasi KAP dan dewan komisaris secara signifikan memoderasi hubungan antara profitabilitas, ukuran perusahaan, dan leverage dengan ARL. Studi
UNMUSUNMUS Tingkat pelayanan jalan berkategori C dengan nilai q/C 0,61, menunjukkan arus stabil namun kecepatan operasi terbatas oleh kondisi lalu lintas. RumbleTingkat pelayanan jalan berkategori C dengan nilai q/C 0,61, menunjukkan arus stabil namun kecepatan operasi terbatas oleh kondisi lalu lintas. Rumble
UMMUMM Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM Batik di wilayah Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kota Semarang dan KabupatenPopulasi dalam penelitian ini adalah UMKM Batik di wilayah Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kota Semarang dan Kabupaten
LIFESCIFILIFESCIFI Temuan penelitian ini menekankan kebutuhan akan upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi keuangan, dan penyedia teknologi untuk membangun ekosistemTemuan penelitian ini menekankan kebutuhan akan upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi keuangan, dan penyedia teknologi untuk membangun ekosistem
LIFESCIFILIFESCIFI Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan secara konsisten memperkuat nilai-nilai budaya organisasi dan menciptakan lingkungan kerja yangBerdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan secara konsisten memperkuat nilai-nilai budaya organisasi dan menciptakan lingkungan kerja yang
UMTUMT Namun, film Indonesia belum mampu menjadi unggulan di pasar dalam negeri karena kurangnya apresiasi. Jumlah penonton film Indonesia tidak sebanding denganNamun, film Indonesia belum mampu menjadi unggulan di pasar dalam negeri karena kurangnya apresiasi. Jumlah penonton film Indonesia tidak sebanding dengan
Useful /
IJCSNETIJCSNET Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap SOLO Taxonomy dan kemampuan peserta untuk merancang serta menganalisis aktivitas pembelajaran yang mendorongHasil menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap SOLO Taxonomy dan kemampuan peserta untuk merancang serta menganalisis aktivitas pembelajaran yang mendorong
IJCSNETIJCSNET Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa bimbingan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta, di mana 86% guru menyatakan bahwa merekaHasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa bimbingan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta, di mana 86% guru menyatakan bahwa mereka
UMTUMT Hubungan yang diperoleh adalah positif ( ), yang menggambarkan bahwa variabel prediktor (antarmuka pengguna smartphone) akan mempengaruhi minat pembelianHubungan yang diperoleh adalah positif ( ), yang menggambarkan bahwa variabel prediktor (antarmuka pengguna smartphone) akan mempengaruhi minat pembelian
UMTUMT Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, kepemilikan manajerial perusahaan berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, kepemilikan manajerial perusahaan berpengaruh